De Tranen

De Tranen
Episode 20


__ADS_3

Episode 20


Hari pernikahan


“Apakah keputusan ku benar? Aku sangat mencintainya tapi ini terlalu cepat untuk ku, mengingat usiaku yang masih remaja” Batinnya


“Mbaknya nervous ya, tidak apa mbak biasa kalau persiapan menjelang akad. Dulu kami juga gitu, tapi nanti saat sudah acaranya pasti bakal hilang nervousnya karena sudah fokus sama calon suaminya mbak” Kata penata rias yang membantu zaynamaura untuk bersiap


“Masak sih mbak?”


“Iya mbak, biasa godaan sebelum nikah itu banyak! Mbak harus yang sabar ya”


“pasti mbak” ucap zayna, setelah perbincangan mereka langsung lanjut rias lagi


*


“saya Terima nikah dan kawinnya zayna farhan binti farhan Sebastian dengan mas kawin diatas dibayar tunai “ ucap raya dengan sekali hembusan nafas


“saksi sah? Tanya penghulu kepada kedua saksi


“sah!! “ jawab mereka dengan sangat lantang dan diikuti orang-orang


“alhamdulillah,,,, “ sang penghulu melanjutkan dengan doa


“silakan sang pengantin perempuan dibawa ke mari!” perintah sang penghulu

__ADS_1


Tak selang beberapa lama, zayna dibawa turun oleh fina dan Melinda. Raya yang tak sabar ingin melihat zayba, setelah dia mengetahui jika yang menjemput zayna mama dan mertuanya raya tersenyum. Lalu dipandangnya zayna tanpa berkedip “apakah ini beneran zayna yang selama ini bersama ku? “ tanyanya dalam hati


“jangan dilihatin kayak gitu nak, dia tidak akan kemana-mana. Nanti saja kalau tamu sudah pulang kamu puasin lihat istrimu” goda sang papa raya yang melihat anaknya tidak henti memandangi sang istri dibawa turun dalam acara karena ijab qobul sudah selesai


Disini lain


“Liat tuh sayang, suami kamu aja nggak kedip saat melihat kamu” goda sang mertua


“Tante apa sih”


“Siapa yang menyuruh kamu panggil tante, panggil mama sayang seperti kamu memanggil mama fani dan panggil om fernadi dengan panggilan papa bukan om lagi ya sayang “


“Iya tan eh ma, saya sayang kalian berdua”


“Ini nangis bahagia ma, nana sekarang nambah banyak yang sayang dan menjaga nana” peluk zayna kepada kedua mamanya tersebut


“Udah jeng ayo, udah ditunggu sama yang lain” tegur Melinda karena merasa mereka sudah dilihatin banyak orang


“oiya jeng ayo nanti kita bakal ditegur sama suami dan papa nana, lihat saja tuh tatapan mereka” ucap fani ditanggapi dengan tawa nana dan Melinda. Setelah mereka sudah siap mereka melanjutkan turun ke acara.


Setelah sampai dilantai bawah, mereka langsung mendudukkan zayna disebelah Raymond “kamu sangat cantik sayang” ucap ray sambil membisikkan ke telinga zayna, pipi zayna pun langsung merona


“hmm”


“Kok hmm sayang, kamu ngambek sama kakak?”

__ADS_1


“bukan ngambek Cuma malu kak, kakak godain zayna terus sih”tanggapan zayna dengan menundukkan wajahnya


“kenapa harus malu sayang, aku sekarang sudah menjadi suami mu dan kamu juga sudah menjadi istri sah ku” ucap ray yang tambah membuat zayna semakin merona


“kakak ingin membuat nana tambah malu ya, udah dong godanya nana udah sangat malu ini sayang “ rajuk zayna, karena dirasa dirinya sudah tidak bisa menahan malunya lagi


*


“ sayang kamu jangan ngambek terus dong, masak iya aku dicuekin terus sejak tadi?”


“Apa sih kak, kakak jangan resek deh” tegur zayna yang merasa terganggu oleh aktivitas ray yang merengek sejak tadi.


“masak kamu terganggu dengan aku, aku kangen sama kamu. Setelah kita tidak ketemu dua hari ini. Aku sangat kengen sayang” rajuk ray sambil memeluk dan menciumi zayna


“iya kak, tapi ini nana masih melepas aksesoris. Setelah selesai baru kangen-kangenan sayang “


“Bantuin apa yang!!” pintar zayna kepada suami karena dia sendiri tidak mungkin bisa melepaskan semua aksesoris yang dia pakai tanpa bantuan oranglainnya.


maaf ya kak lambat up-nya karena author lagi banyak agenda.


untuk seminggu ini author bakal absen..


author usahakan up setiap hari..


jangan lupa share, vote, dan komen ya kak buat kelanjutan De Tranen

__ADS_1


__ADS_2