DEKADE RENGKUHAN ALIN

DEKADE RENGKUHAN ALIN
26


__ADS_3

Keesokan harinya


09:21 WIB


Alin tengah berada di kamar gilang untuk meletakkan baju gilang yang ternyata terbawa di tumpukan baju miliknya.


Alin membuka lemari gilang lalu meletakan pakaian gilang.


Setelah menaruh pakaian ia terdiam sejenak dan memadangi kamar gilang yang memang sangat rapi, ia duduk di kursi belajar milik gilang sembari melihat lihat barang milik gilang


Alin membuka laci milik gilang dimana terdapat berbagai kertas ulangan yang berisi nilai bagus ia juga melihat ada sebuah amplop berisi uang dimana amplop tersebut bertuliskan "sepatu"


Hati alin sedikit tersentuh melihat betapa mandirinya gilang.


Alin memang hanya membelikan gilang tas dan sepatu saat sd dan saat smp alin memang hanya membayarkan biaya sekolah juga seragam namun tidak untuk tas dan sepatu.


Cindy memang pernah bilang kalau gilang butuh sepatu tapi alin tidak menggubrisnya dan ternyata gilang tengah mengumpulkan uang untuk membeli sepatu.


Alin membuka laci lainnya dimana disitu terdapat foto alm citra dan dani.


Kenapa sulit sekali bagi alin untuk melupakan hal mengenai citra hingga ia harus melampiaskan pada gilang.


Gilang memang tidak tau mengenai apapun tapi alin selalu melampiaskannya pada gilang.


Hingga alin menemukan sebuah kertas bertuliskan biodata peserta olimpiade. Alin membulatkan matanya, ia tidak tau bahwa ternyata gilang lah yang di tunjuk sekolah untuk mengikuti olimpiade.


Gilang telah melengkapi seluruh biodata namun belum memiliki tanda tangan dari orang tua/wali murid.


Alin mencoba mengalahkan ego nya ia seharusnya tidak perlu melakukan hal hal tidak pantas pada gilang padahal gilang sudah banyak membantu cindy dan bagas.


Alin lalu menandatangani kertas tersebut dan ketika selesai menandatangani ia terkejut melihat tanggal pengumpulannya hari ini.


Ia lalu menuju kamarnya untuk bersiap-siap menuju sekolah tempat gilang dan cindy berada.


*****


Sekolah


11:21 WIB


Semenjak pernyataan cindy tadi malam, gilang benar benar merasa cindy terlalu mengekangnya. Gilang telah banyak berkorban bahkan mengorbankan olimpiadenya karena cindy memaksa agar gilang tidak mengikutinya. Cindy takut alin akan marah padanya jika gilanglah yang ikut olimpiade mewakili sekolah.


Gilang dan cindy sekarang tidak duduk bersama lagi, gilang duduk dengan fadli sedangkan cindy duduk dengan radit.


"Kalian tuh ada masalah apa sih?"tanya radit


"Gatau, dia gajelas"ucap cindy menuduh gilang


"Kalau suka makanya bilang jangan sok gengsi"ucap radit


"Udah gue udah bilang tadi malam supaya gilang mutusin sonya"ucap cindy yang membuat radit membulatkan mata


"Ya gak gitu juga cindy"ucap radit


"Udahlah berisik! Dia tuh terlalu sok! Lupa diri! Tanpa gue dia bukan apa apa"ucap cindy yang di angguki radit

__ADS_1


Cindy terus memandangi gilang dengan tatapan sinis dan gilang tanpa sengaja melihat cindy tengah menatapnya dengan sinis.


Walaupun dalam hati gilang merasa bersalah meminta pisah tempat duduk dengan cindy tapi ia merasa cindy keterlaluan.


Cindy pun lalu izin pergi ke toilet untuk mencari udara segar ia terasa sesak berada di kelas melihat gilang yang acuh padanya.


Saat ia berjalan menuju toilet, ia melihat mamahnya tengah berjalan keluar dari ruang guru.


Cindy lalu berlari mengejar mamahnya


"Mamah!"panggil cindy pada alin


"Loh? Kok gak di kelas?"tanya alin


"Mau ke toilet"jawab cindy


"Mamah ngapain kesini?"tanya cindy


"Ngasih formulir olimpiade gilang"jawab alin yang membuat cindy membulatkan mata terkejut


"Mamah!!! Kenapa sih? Harusnya jangan! Cindy gasuka pokoknya"ucap cindy


"Gpp lah, dia juga kan bisa"ucap alin


"Mah, gilang aja marah sama cindy sekarang. Dia minta pisah tempat duduk"ucap cindy yang membuat alin mengernyitkan dahi


"Nanti biar mamah ngomong ke gilang"ucap alin


"Udah sana cepet ke toilet habis itu balik ke kelas"sambung alin yang di angguki cindy


*****


12:40 WIB


Cindy tengah makan di bangkunya sendirian sembari menonton film di laptopnya.


Disisi lain, gilang yang tengah makan di kantin bersama sonya di telpon oleh alin perihal apa yang di sampaikan cindy tadi.


Alin bercerita kalau ia telah mengirimkan formulir olimpiade karena bantuan cindy walaupun kenyataannya tidak, tapi alin berkata seperti itu agar gilang menyesel dengan keputusannya.


Gilang seketika lalu kembali ke kelasnya dan berjalan menuju bangkunya. Ia merapikan bukunya lalu mengambil tasnya dan berjalan menuju cindy


Cindy menyadari bahwa gilang berjalan ke arahnya dan mulai meletakan tas nya di samping cindy.


Cindy lalu menoleh dan menatap tajam gilang, ia lalu membuang semua buku gilang yang sudah gilang letakan di meja sebelahnya.


"Pergi!"ucap cindy ketus


"Aku minta maaf, cindy"ucap gilang


"Pergi!!!!"ucap cindy dengan nada tinggi


"Aku minta maaf, aku mohon"ucap gilang


"Aku gak akan mau duduk di sebelah kamu lagi! Sampai kapanpun"ucap cindy

__ADS_1


"Aku mau ngelakuin apa aja asal kamu maafin aku"ucap gilang


Cindy mengernyitkan dahi sembari menatap gilang


"Putusin sonya"ucap cindy yang membuat gilang menghela nafas


Gilang lalu duduk di sebelah cindy lalu menatapnya


"Aku sama dia gak pacaran, aku gak ngerti sebenarnya. Dia bilang hts dulu"ucap gilang


"Aku aja gak paham apa itu hts"sambung gilang


"Tapi kamu suka sama sonya?"tanya cindy


"Gatau"jawab gilang


"Ck!"decak cindy kesal


"Aku mau fokus belajar aja, gak seharusnya aku ngelakuin hal kaya gitu padahal om sama tante menyekolahkan aku disini untuk belajar dan ngejaga kamu"ucap gilang


"Tapi kamu aja selalu bareng sonya"ucap cindy


"Cuma makan sama belajar"ucap gilang


"Gak pernah ngajak aku"ucap cindy cemberut


Gilang lalu mendekatkan kursinya pada cindy hingga jarak mereka sangat dekat


"Besok gak lagi, tadi terakhir"ucap gilang


"Serius?"tanya cindy


"Iya"jawab gilang sembari tersenyum yang membuat cindy tersenyum


"Aku minta maaf ya?"tanya gilang


"Hm"jawab cindy


"Makasih mau bantu tante alin untuk menandatangani formulir olimpiade aku"ucap gilang yang membuat bingung cindy namun ia hanya menganggukan kepala saja


"Aku juga mau ikut olimpiade padahal"ucap cindy cemberut


"Aku juga mau ikut pertandingan taekwondo padahal"ucap gilang menyindir cindy sembari bercanda. Ya cindy akan mengikuti pertandingan taekwondo mewakili kota.


"Jangan pernah bilang mau pindah sekolah lagi ya? Nanti aku sendirian"sambung gilang yang di angguki cindy


Gilang lalu menatap makanan dan laptop cindy


"Nonton apa sih?"tanya gilang


"Ini film detektif gitu"jawab cindy


"Ayo nonton, sekalian kamu makan nih abisin"ucap gilang yang di angguki cindy


Cindy benar benar sangat senang ketika mendengar bahwa gilang tidak ada hubungan apapun dengan sonya.

__ADS_1


Ia tidak dapat berhenti tersenyum selama makan dan menonton bersama gilang.


bersambung


__ADS_2