
2 hari kemudian...
Restaurant
14:22 WIB
"Apartemen yang kamu sewa untuk citra itu apartement d'palace ?"tanyaku pada farhan
"Iya. Kenapa?"tanya farhan
Ck! Kurang ajar!
Flashback****
"Gue ngeliat farhan sama cewe di d'palace. Bantuin pindahan kayanya"ucap aldo
"Citra?"tanyaku
"Mana gue tau. Gue kan gapernah liat foto citra"jawab aldo
"Ck!"decakku
"Jangan putus dulu dari rangga, dan jangan berharap sama farhan. Bisa aja mereka balik lagi, citra tuh masih cinta sama farhan lin"ucap aldo
"Mau ngapain sih farhan tuh sok baik! Bantuin citra pindahan! Bikin kesel aja"ucapku
"Farhan juga nginep loh lin"ucap aldo yang membuatku membultkan mata
Flashback off.
"Ngapain kamu nginep sama si citra? Segala bantuin dia pindahan juga?"tanyaku
Farhan menghentikan kegiatannya, ia kemudian menatapku.
"Aku cuma bantuin dia pindahan aja, sebagai permintaan maaf aku atas sikap aku selama ini"ucap farhan
"Terus sampai harus nginep?"tanyaku
"Kenapa? Dia istri aku. Gak ada yang salah"jawab farhan yang membuatku tidak habis pikir
"Kamu serius gak sih mau cerai sama dia?!"tanyaku dengan nada kesal
"Kamu aja akan berlibur sama si rangga, itu yang salah lin. Aku tidur sama istri aku masa dibilang salah?"tanya farhan
"Han! Kamu serius gak sih sama aku?"tanyaku
"Aku serius. Kamu seharusnya jangan mikir macam-macam"ucapnya
"Kalau kamu gak serius, udah cukup aja sampai disini!"ucapku kemudian pergi meninggalkan farhan
Farhan memanggil namaku tapi tidak ku hiraukan.
Aku akan bertemu citra sekarang juga! Lihat saja apa yang akan aku lakukan.
Aku mengeluarkan ponselku dan mengirim pesan pada aldo agar menemaniku bertemu dengan citra
******
Apartment d'palace
15:20 WIB
Aku dan aldo sudah berada di depan kamar citra.
"Lo serius?"tanya aldo
"Kenapa? Lo takut? Takut sama anak kecil kaya dia?"tanyaku
"Jangan buat keributan nanti kita di usir sama security"ucap aldo
"Berisik lo"ucapku
Aku terus mengetuk pintu kamar alin hingga akhirnya terbuka.
Ia terkejut melihat kedatanganku
Aku menobros masuk tanpa di persilahkan terlebih dahulu.
__ADS_1
"Ngapain farhan nginep disini semalam?"tanyaku
"Mmm mas farhan yang minta bu"ucap citra
"Suara kamu tuh gausah dibuat buat sok polos sok kalem! jangan licik kamu ya! Saya kasih kamu kerjaan saya kasih kamu beasiswa saya minta ke farhan supaya kamu diberikan tempat tinggal. Tapi gini kelakuan kamu HAH!"ucapku dengan nada tinggi, aku benar benar tersulut emosi.
"Lin jangan gini lin"ucap aldo mencoba menenangkanku
"Sampai kamu gajadi cerai sama farhan! Saya buat hidup kamu menderita citra! Gausah sok kecentilan deketin farhan!"ucapku
Citra terdiam tidak berani menatapku
"Saya udah memperingatkan kamu ya! Kamu harus sadar kamu siapa dan saya siapa! Farhan gak pantas untuk kamu"ucapku
"Sampe saya tau farhan nginep disini dan kamu masih sok kecentilan, saya pastiin kamu akan benar benar menderita"sambungku
"Ayo aldo kita pergi dari sini"ucapku diikuti oleh aldo.
Aku berjalan keluar dari kamar citra menuju lift.
Namun ketika lift terbuka aku terkejut melihat terdapat farhan disitu.
Farhan juga mengeluarkan ekspresi terkejut melihat diriku
"Alin?"tanya farhan sembari keluar dari lift
Aku mengabaikan farhan dan langsung berjalan memasuki lift.
"Lin!"panggil farhan padaku. Namun pintu lift lebih dulu tertutup
"Jangan berharap sama farhan lin, perasaan gue gak enak"ucap aldo
"Iya do"jawab gue
"Jangan sedih lin, gue gamau lo galau kaya dulu lagi sampai ngurung diri"ucap aldo
Aku hanya terdiam tidak menanggapi ucapan aldo.
Aku tidak ingin sakit hati kedua kalinya karena farhan.
••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
3 hari kemudian
Rumah alin
09:17 WIB
aku tengah bersantai di taman belakang sembari menemani hasby yang tengah berlatih gitar. Mencoba melupakan kejadian yang lalu.
"Jangan lagu galau dong! Lagu ceria aja"ucapku pada hasby
"Ini lagi viral kak lagunya"ucap hasby
"Lumayan nanti pas di upload ke youtube banyak yang nonton"sambung hasby
"Apaan! Buktinya sampe sekarang nih udah setahun, subscribers kamu cuma 500 orang. Apaan! Gak berkembang"ucap ku
"Berisik aja kakak! Gausah komen komen deh"ucap hasby
"Lin, ini ada tamu"ucap mamah yang membuatku menoleh.
Aku melihat farhan yang berada di belakang mamah.
Farhan melangkah ke arahku dan duduk di sebelahku
"Hai kak farhan"sapa hasby pada farhan
"Hai hasby. Lagi latihan gitar ya?"tanya farhan
"Iya kak. Yaudah aku pergi aja deh ntar ganggu"ucap hasby
"Sini aja"ucapku
"Gak ah"ucap hasby kemudian pergi dari taman belakang menarik mamah.
Aku terdiam tidak menoleh pada farhan. Aku sedang kesal padanya, sangat-sangat kesal.
__ADS_1
"Kenapa chat sama telpon aku gak pernah di respon?"tanya farhan
Aku hanya terdiam malas menanggapi
"Aku mau jelasin semuanya ke kamu"ucap farhan. Aku masih tetap terdiam
"Maaf ya, sikap aku buat kamu gak percaya sama keseriusan aku"sambungnya
"Aku gak akan berharap besar sama kamu, aku gamau sakit hati untuk ke dua kalinya karena kamu"ucapku
"Harusnya aku memang gak perlu ketemu citra lagi"ucap farhan
"Kamu mulai suka kan sama citra?"tanyaku
Farhan terdiam, aku menoleh padanya.
"Bener apa kata aku?"tanyaku
"Enggak"jawab farhan
"Aku gamau han, kita berhubungan kalau ternyata kamu sukanya sama citra"ucapku
"Enggak lin, aku gasuka sama citra"ucap farhan
"Bohong"ucapku
Farhan menarik nafasnya dalam dan menghembuskannya perlahan.
Ia menatapku lekat
"Aku serius sama kamu"ucap farhan
"Aku gak akan putus sama rangga sampai kamu benar benar gak ada hubungan sama citra"ucap ku
"Iya gak masalah. Karena sebentar lagi aku akan cerai sama citra"ucap farhan
"Kalau kamu gak ada perasaa sama citra, jangan ketemu dia lagi apalagi sampai nginep di tempat dia"ucapku
"Kamu gak ngapa ngapain kan sama dia?"tanyaku
"Enggak, aku gak ngapa-ngapain sama dia"ucap farhan
"Dia jahat, dia gatau diri! Aku udah banyak bantu dia tapi dia gamau ngelepasin kamu"ucapku
"Iya. Aku minta maaf ya"ucap farhan yang ku angguki
"Besok sidang perceraian aku sama citra"sambung farhan
"Lusa, aku diminta ketemu orang tua rangga"ucap ku
"Buat apa ketemu orang tua rangga?"tany farhan mengernyitkan dahi
"Gatau"jawabku
"Aku serius sama kamu lin, jangan sampai kamu terlaluh jauh berhubungan sama rangga"ucapku
"Semua tergantung sama kamu. Kamu punya waktu sampai lusa untuk benar benar bisa serius sama aku han. Lebih dari itu aku akan serius sama rangga"ucapku
"Aku selalu mencoba untuk self revenge agar gak berharap sama kamu"sambungku
"Kamu kan gak cinta sama rangga, gimana bisa kamu serius"ucap farhan
Aku tertawa pelan lalu menatap farhan
"Kamu sendiri kan yang bilang kalau cinta ada karena terbiasa"ucapku
"Dan mungkin itu juga berlaku sama kamu dan citra"sambungku
"Besok aku cerai. Aku gak cinta sama citra, lin"ucap farhan
Aku hanya terdiam.
Sejujurnya perasaanku tidak menentu bercampur aduk.
Jika di tanya apa yang kuinginkan, aku ingin bisa serius dengan farhan. Dan farhan benar benar serius denganku
bersambung
__ADS_1