Descendant Of Goddess Wysteria

Descendant Of Goddess Wysteria
Awal dari semuanya


__ADS_3

"Tha,pinjem earphone Lo dong!" Pinta Andre.


Dengan malas,Agatha memberikan earphone miliknya kepada Andre "Nih,awas kalo rusak! gue pitesin kepala Lo!"


Andre melotot mendengar ancaman dari teman perempuan galaknya itu."iya gue bakal jaga baik baik earphone milikmu Baginda ratu" Sambil berlutut layaknya seorang pelayan raja kepada sang raja.


Almora yang menyaksikan hal itu hanya bisa menggeleng gelengkan kepalanya tak habis pikir dengan dua satwa beda kelamin itu.


Ia lebih memilih mengerjakan tugas yang diberikan sang wali kelas.


"Tha,ndre bantuin gue dong ngerjain ini soal, susah banget perasaan!"Gerutu Almora.


Dengan serentak Andrea dan Agatha menolehkan kepalanya ke arah sang pemanggil.Andrea berdecak kesal setelah melihat pertanyaan soal tersebut.


"ini itu bukan soalnya yang susah,tapi Lo nya yang katrok!"


Almora mendelik saat mendengar ungkapan sang teman laknatnya itu."awas aja Lo,gue doain Lo berjodoh sama Agatha,amiin!"


"amit-amit!"


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


Jam pelajaran telah usai lima menit yang lalu.Namun,nampaknya Almora masih sibuk dengan bukunya.Bila kalian kira dia membaca buku pelajaran,salah besar. Almora,dia tidak sedang membaca buku pelajaran melainkan buku novel.


"Njir emang sihir sama elemen itu nyata ya?"tanyanya pada Agatha yang baru saja kembali dari ruang guru untuk mengambil tas.

__ADS_1


"Dasar korban novel fantasi,yang begituan dipercayain"ujar Agatha terkekeh.


"Ih jawab dulu,emang ada ya?"tanya Almora kembali.


Agatha merenung sebentar "em...menurut gue nih ya,semacam kekuatan kaya sihir, elemen,atau apapun itu.Terlalu mustahil untuk nyata so,gue gak begitu percaya!"


"Tapi kalo zaman dulu sih,gak menampik kalo itu ada soalnya kan,gak mungkin para penulis atau ilmuan menulis teori yang belum sama sekali mereka lihat" lanjutnya.


Almora mengangguk"yaudah ah ayo kita pulang" ucapnya seraya memasukan novelnya ke dalam tas.


Mereka berdua melangkah keluar secara beriringan.Namun,saat sudah dekat dengan area parkiran,Almora ingin buang air kecil.Alhasil Almora menyuruh Agatha untuk pulang terlebih dahulu.


"Eh kayaknya gue kebelet pipis deh! lo duluan aja tha"Ujar Almora.


Almora segera berjalan menuju toilet sekolah.


ia membuka salah satu bilik toilet itu,lalu mulai melakukan kegiatan buang airnya. Almora membasuh mukanya dengan air. Setelah selesai,Almora kemudian berjalan keluar toilet dan segera pulang.


Namun,di tengah perjalanan Ia melewati sebuah ruangan yang entah sejak kapan berada di sana.Almora pun dengan rasa penasaran yang tinggi melangkah masuk ke dalam ruang tersebut.


"Sejak kapan ruang ini ada?"monolognya pada diri sendiri.


Almora menatap sekeliling ruangan itu.


Netranya berhenti di satu titik yaitu sebuah cermin yang bercahaya terang.Ia melangkah mendekati cermin itu.Tiba-tiba dalam sekejap mata tubuhnya seakan terseret masuk ke dalam cahaya itu.

__ADS_1


"Aaaa tol-"suara Almora seketika lenyap di ikuti dengan memudarnya cahaya itu.


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


Plang...brukkk


Suara tubuh Almora yang terjatuh.


Almora memijit keningnya yang pusing,ia


Bangun dari duduknya.Lalu,menatap suasana sekitarnya.


"Gue ada dimana?!"batinnya bertanya-tanya.


Baru beberapa menit yang lalu ia bertanya kepada Agatha perihal adanya sihir dan elemen.Ini,malah tiba tiba masuk ke dalam


Dunia ala novel yang di bacanya.Dengan cara diluar nalar pula.


Dulu Almora memang memiliki keinginan untuk bisa berada di dunia fantasi.Karena,


Terinspirasi dari sebuah film yang di tontonnya dulu.Kini tuhan telah mengabulkan keinginannya itu.


Kisahnya dimulai dari sini.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2