
Count mengangguk anggukan kepalanya paham"baiklah tuan putri saya akan memasukan namamu ke dalam daftar list peserta kontes berburu permata biru ini"
"Ada yang di perlukan lagi tuan putri?"
"Tidak,kau bisa pergi"
Count Smith mengangguk lalu melanjutkan perjalanan menuju ruang sang pangeran utama Frastivoz,William.
Tok tok
"Masuk saja!"teriak seseorang dari dalam.
Dengan perlahan count Smith membuka pintu itu hati hati.Ia mendapati William yang tengah fokus dengan semua berkas berkas politiknya.Count Smith menghampiri William.
"Salam hormat pangeran,saya kesini ingin memberikan data data para peserta kontes berburu permata biru." ucapnya seadanya sambil menyerahkan laporan itu.
William menatap laporan itu lalu membukanya.Ia membaca data itu berurutan.
"Oh iya,tadi saat perjalanan kemari saya berpapasan dengan tuan putri,pangeran"
Mata yang tadinya fokus membaca urutan nama langsung beralih menatap count Smith kala mendengar kata tuan putri di sebut.
"Almora? Untuk apa?"tanya William penasaran.
"Tuan putri meminta saya untuk menuliskan namanya ke dalam list peserta kontes berburu dan katanya anda sudah mengizinkan tuan putri untuk mengikuti kontes ini"
William melotot terkejut,perempuan itu sungguh akan berburu?
"Ya itu terserah dia"ujarnya tak peduli.
William lalu bangkit dari duduknya.
"Count Smith,kau bisa lanjut mengurus tempat acara"
"Baik pangeran,saya permisi"ucap count Smith lalu membungkuk sejenak untuk memberi hormat.
Jika ada yang bertanya,dimana anggota kerajaan vanarez?Mereka sudah pulang tiga jam yang lalu.Di karenakan ada beberapa masalah yang muncul di sana.Sebab itu, Duke Bara tidak bisa berlama-lama di sini.
🌹🌹🌹
Malam ini adalah malam dimana kontes berburu akan terjadi.Seluruh peserta dari berbagai kalangan sudah berkumpul di ruangan outdoor istana.
"Baiklah,selamat malam kepada seluruh peserta kontes berburu permata biru ini.
Malam ini adalah malam yang kita tunggu-tunggu kedatangannya.Untuk itu, sebagai ketua penyelenggara,saya raja Harry menyatakan kontes berburu permata biru ini,resmi dibuka!"Ucap raja Harry dengan penuh wibawa.
Prok prok prok
Riuh tepuk tangan menggema di ruangan ini.Semua peserta tampak senang mendengar ungkapan dari sang ketua penyelenggara.
"Oleh karena itu,sebelum acara ini di mulai,para peserta diperkenankan untuk makan malam bersama terlebih dahulu."
__ADS_1
Putus raja harry.
Setelah mendengar hal itu,semua peserta berbondong-bondong untuk mengambil makanan lalu duduk di tempat yang telah disediakan.
Disaat semua orang sibuk dengan makanannya,Almora malah sibuk dengan penampilannya.Ia masih di kamarnya ditemani Lyn.
"apakah pakaianku ini cocok Lyn?"Ujar Almora seraya melihat penampilannya di cermin besar kamarnya.
"iya,pakaianmu sangat cocok tuan putri"
balas Lyn seadanya.
"baiklah,Lyn doakan aku supaya menang perburuan ini ya!"seru Almora penuh harap.
"tidak mungkin"bukan Lyn yang menjawab melainkan William yang baru saja masuk ke kamar Almora.
Almora mendelik lalu berjalan menghampiri sang tunangan "Hei! berani sekali kau masuk ke kamar seorang gadis tanpa izin!"
Tidak ingin menjadi nyamuk,Lyn memilih meninggalkan pasangan pertunangan tanpa rasa ini."tuan putri,pangeran,saya pamit undur diri.Permisi!"
"Dan apa kau bilang,tidak mungkin?!"
Sambung Almora kesal.
"memangnya aku salah bicara? oh dan ya,memangnya aku tak boleh melihat penampilan Tunanganku di kamarnya?!"
balas William sambil menekankan kata Tunanganku.
"Harusnya aku yang bertanya seperti itu padamu! semua peserta sedang makan malam dan kau di sini,malah sibuk dengan penampilanmu?!"Ucap William sambil meninggikan suaranya.
"Memangnya apa masalahmu?!"
William bersedekap dada"sudahlah, jangan ikuti perburuan ini, lagipula pasti nya kau tak akan bisa menang!"ujarnya tanpa mempedulikan perasaan Almora.
Almora menggeram tertahan "dasar jahat!" yang langsung menginjak kaki William dengan keras dan pergi keluar kamar.
"arghh-"Ringis William.
William hanya menatap datar kepergian Almora."Dasar keras kepala!" Umpatnya dalam hati.Lalu menyusul Almora keluar.
Jika ada yang bertanya,dimana anggota kerajaan vanarez?Mereka sudah pulang tiga jam yang lalu.Dikarenakan ada beberapa masalah yang muncul disana.Sebab itu, Duke
🌹🌹🌹
Semua peserta sudah siap pada posisinya masing-masing.Mereka sudah menempati kuda yang akan menemani mereka saat lomba.Termasuk Almora yang sudah menduduki kuda kesayangannya,yang dibawa dari vanarez.Ralat,kuda kesayangan aylmora.
"wahai putriku,apa kau yakin akan mengikuti perburuan ini?"Tanya ratu Hana khawatir terhadap keselamatan sang menantu.Ralat, segera menjadi menantu.
Almora menoleh menatap calon mertuanya
"iya ibu tenang saja,aku sangat yakin"dengan senyuman hangatnya.
__ADS_1
Ya,Almora sudah memanggil ratu Hana dengan sebutan ibu.Itu karena beliau yang memintanya.
Ratu Hana menghembuskan nafasnya pelan,
"baiklah jika begitu,Tapi kau harus hati hati ya mora!" Ucapnya tulus.
Almora mengangguk ria"Siap ibu,aku berjanji akan berhati-hati!"Sambil memposisikan tangannya hormat.
Ratu Hana tersenyum hangat lalu mengangguk"baiklah,semangat sayang!"
Seseorang melihat interaksi keduanya hanya mendengus kesal."Lihatlah,betapa menjengkelkannya dia untuk mencari perhatian ibuku!"Gerutu William.
"Dasar kakak,cemburu itu jangan sama ibu! lihatlah peserta dari kerajaan phantom dan groffer,mereka tak henti hentinya menatap memuja pada kakak ipar"Seru Angelo.
Dan benar saja,William melihat peserta dari dua kerajaan itu tak henti-hentinya menatap kagum pada tunangannya. Cie diakui gak tuh..
"Apa peduliku!"Sahut William.
Angelo memutar bola matanya malas "Awas saja jika kakak ipar kenapa-napa dan kakak khawatir,aku akan mentertawakan dirimu kak!"
William tak mengindahkan ucapan adiknya itu,Ia lalu pergi meninggalkan Angelo sendiri.
"YA,BAIKLAH,SEMUANYA LOMBA BERBURU PERMATA BIRU DALAM HITUNGAN DETIK AKAN SEGERA DIMULAI!"
"DIHARAPKAN SEMUANYA SEGERA BERSIAP DENGAN POSISINYA!"Interuksi dari count Smith di balas anggukan dari para peserta.
"TIGA...DUA...SATU,MELAJU!"
Semua peserta mengendarai kudanya dengan kecepatan penuh.Mereka berbondong- bondong memasuki area hutan belantara. Yang dipenuhi hewan buas dan jinak.
Perlombaan ini tidak hanya melibatkan lelaki saja tapi wanita juga banyak yang mengikuti kontes ini,termasuk Almora.Ada dua puluh peserta laki laki dan delapan peserta perempuan.
Almora mengendarai kudanya dengan hati-hati."Vivi ayo melaju kencang,kita cari permata biru itu sampai dapat!"Yang dibalas suara kuda.
Vivi adalah nama dari kuda kesayangan Aylmora.Aylmora sudah memeliharanya sejak Lima tahun yang lalu.Darimana Almora tahu akan hal itu?tentu saja dari pemilik aslinya.
Memang awalnya,Almora hanya bisa bertemu dengan aylmora melalui cermin kamarnya dulu di kerajaan vanarez.Tapi kini,Almora bisa berkomunikasi dengannya lewat pikirannya alias telepati.
Almora terus melajukan kudanya ke depan sana,tapi tiba tiba ia melihat ada pergerakan disemak semak.Almora mengperlambat laju kudanya dan mengangkat busur panahnya.
Saat Almora menarik busur panahnya dan siap menembak ke arah semak itu,tiba tiba seseorang muncul dari sana.
"Berhenti,jangan tembak aku!"
Almora melotot terkejut melihat siapa yang muncul dari semak itu.
"Kau!!"
Bersambung......
Hargai penulis dengan menekan like and subscribe 🥰
__ADS_1