
"Apa yang ingin kau bicarakan?"tanya Almora to the poin.
"Aku hanya beralasan pergi denganmu agar aku tak diperhatikan oleh kedua saudarimu itu!"ucap William.
"Hoho sombong sekali kau,wahai putra mahkota kerajaan Frastivoz"balas Almora.
"Mentang mentang kau tampan!"lanjutnya.
"Berhentilah mengoceh,tujuanku kemari untuk menikmati pemandangan dari atas sini!"tukas William.
Almora tak mengindahkan ucapan William,
Ia berjalan mendekati pagar balkon istananya itu.Ia memejamkan matanya menikmati semilir angin yang sejuk tak terlalu panas ini.
"Kau bukannya wanita yang sama dengan yang kutemui di tempat kontes memanah
Beberapa hari yang lalu kan?!"tanya William memastikan.
Almora membuka matanya lalu berjalan mendekati William."iya,itu aku kenapa?"
William menggeleng "aku hanya memastikan"
"Oh iya apa kau percaya bila aku berkata bahwa aku berasal dari era modern masa depan?"tanya Almora kepada William.
William mengerutkan keningnya heran
"Maksudmu semacam teleportasi?"
Almora mengangguk"iya"
"Tidak,aku tidak percaya dengan hal semacam itu,lagipula itu hanya ada di dalam cerita karangan saja!"
Almora mengangguk anggukan kepalanya pelan.
"Kenapa kau menanyakan hal seperti itu?"
Tanya William penasaran.
Almora menggeleng"aku hanya memastikan saja kalau calon suamiku itu bodoh atau tidak?!"Ucapnya Sedikit berbohong.
William mengubah raut wajahnya menjadi lebih datar dari sebelumnya.Hanya keheningan menghiasi suasana balkon saat ini.Acara hening terhenti kala William berjalan masuk kedalam istana,
Meninggalkan Almora seorang diri.
"Huh..menyebalkan"ujar Almora kesal setengah mati.
🌹🌹🌹
Saat ini Almora sedang bersiap untuk berangkat ke kerajaan Frastivoz sendiri.Diantar dengan kereta kuda kerajaan Vanarez.
Setelah pembahasan perjodohan kemarin,
Almora hari ini di haruskan pergi ke kerajaan Frastivoz seorang diri tanpa di temani siapapun.Di kerajaan Frastivoz besok akan ada acara perkenalan dan penyambutannya sebagai calon istri pangeran mahkota mereka.
Bila kalian bertanya dimana Raja Harry dan Pangeran William,Mereka sudah pulang
Kemarin malam.
Tok tok
__ADS_1
"Tuan putri?"
Almora menoleh kearah pintu lalu menjawab"Masuk saja tidak dikunci!"
Kemudian datanglah seorang pelayan perempuan yang selama ini mengurus Putri Almora ini.Dia berjalan mendekati Almora.
"Tuan putri,Tuan Duke ingin kau bersiap secepatnya"
"Iya,ini aku sudah selesai."Ujar Almora
Lalu berjalan keluar,pergi dari hadapan Laila,pelayannya.Laila hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah majikannya itu,ia lalu berinisiatif untuk menyusul sang tuan putri.
🌹🌹🌹
"Baiklah,putriku kau jaga diri baik baik disana ya!"Ucap Duke Bara.
"Kau juga harus jaga sikap dan pola makan disana!"Sambung Ducches Aleta.
"Kalau kau melihat banyak pangeran tampan disana,bawalah satu kemari ya!"
Ujar Amara konyol.
"Jangan lupa juga bawa buah tangan setelah dari sana ya!"Ucap Amber antusias.
Almora yang sudah naik ke atas kereta kuda itu menoleh kearah keluarganya.
"Oh ayolah ayah,ibu,Aku ini sudah dewasa dan bukan anak anak lagi.Aku juga bisa jaga diri dengan kekuatanku tanpa bantuan siapapun.lalu kau Amara,jangankan sepuluh pangeran,satu pangeranpun aku tak mau membawanya kesini.Dan kau amber,baiklah aku akan membawa banyak buah tangan untukmu,Karena disana banyak batu kapur,aku akan membawanya hanya untukmu ok!"Ujar Almora sambil tersenyum paksa.
Semua anggota kerajaan vanarez,Hanya bisa menatap miris, tak habis pikir dengan jalan pikir Almora itu.
Kereta kuda yang dinaiki Almora mulai berjalan perlahan.Almora langsung mengucapkan kalimat terakhirnya.
"Baiklah semuanya,Selalu doakan aku oke dahhh selamat tinggal!!"
Kereta kuda Kerajaan Vanarez telah tiba di kerajaan Frastivoz.Termasuk Almora yang berada didalamnya segera keluar kereta.
Banyak pasang mata yang menatap ke arahnya.
"Siapa dia?"
"Wah,cantik sekali"
"Itu sepertinya calon istri pangeran mahkota"
"Lembut sekali tatapannya"
"Indah dan menawan sekali ya"
"Hey dia seperti Dewi yang baru saja datang dari Kailash"
Begitulah kira-kira seruan pujian untuk Almora dari seluruh penghuni Frastivoz land.
"Mari Tuan putri"Ujar seorang prajurit yang telah menengadahkan tangannya untuk membantu Almora turun dari kereta.
"Terima kasih tuan Smith"balas Almora
Dengan senyuman.
Kemudian Almora dan sang prajurit melangkah masuk menuju istana.Setelah Almora sudah dekat,pintu istana terbuka dengan sendirinya.Yang menampakan banyak pelayan dan prajurit istana yang tengah berbaris menyambutnya.
__ADS_1
"YANG MULIA TUAN PUTRI ALMORA ALASTRINE DE VANAREZ TELAH TIBA DI ISTANA"
Smith mengantarkan Almora hanya sampai pintu istana dan membiarkan Almora masuk sendiri karena,ini adalah acara penyambutannya dan nanti malam adalah pesta penyambutan sekaligus perjamuan.
Almora melangkah mendekati tahta kerajaan yang terdapat empat orang penting di istana ini.Mereka adalah Raja Harry,Ratu Hanna,Pangeran mahkota William,dan Pangeran kedua Angelo.
"Salam,yang mulia"Sapa Almora sembari menundukkan kepalanya sopan.
"Salam kembali putri Vanarez"balas Raja Harry tak kalah ramah.
"Oh ini kah putri mahkota kerajaan Vanarez
Itu? Cantik ya"Seru Ratu Hanna yang membuat pipi cabi Almora memerah.
"Terima kasih ratu,saya sangat merasa tersanjung"ucap Almora.
Raja Harry menyenggol Pangeran William agar menyapa Almora.Dan hal itu membuat William mendengus malas.
"Hai"Singkat,padat,jelas.Sapa pangeran William.
"Oh ayolah putraku,kau jangan terlalu cuek kepada calon menantuku ini"Tegur Raja Harry.
William memutar bola matanya malas,lalu melangkah maju mendekati Almora dengan perasaan malas.
"Hai apa kabarmu calon tunanganku yang cantik"ucap William di sertai dengan senyuman.Tentunya hanya untuk formalitas saja di depan umum.
Almora menatap heran William lalu bergidik ngeri,kenapa Pangeran di depannya itu jadi aneh seperti ini.
"Hey hanya formalitas,cepatlah balas sapaanku bodoh!"Bisik William.
Almora memutar bola matanya malas,oh ayolah jika di depannya itu bukan seorang pangeran mahkota,ia ingin sekali meninju wajah so tampan itu.
"Ah...aku sangat baik pangeran,Lalu dirimu?"balas Almora tak ikhlas.
"Aku juga baik putri"Jawab William tersenyum paksa.
"Baiklah William,sepertinya calon menantuku terlihat sangat lelah,jadi biarkan dulu dia istirahat."Ujar Raja Harry.
"Lyn antarkan putri Vanarez ke kamarnya ya!"titah Raja Harry kepada Lyn-pelayan yang mulai saat ini akan mengurus Almora.
Lyn mengangguk lalu mengajak Almora untuk pergi ke kamarnya."Mari Tuan putri" Almora hanya menurut saja.
William menghembuskan napas panjang
"Oh ayolah,mimpi apa diriku bisa dijodohkan dengan perempuan menyebalkan itu"gerutunya pelan.Dan tentunya tidak ada yang mendengarnya kecuali dirinya sendiri.
🌹🌹🌹
Berita tentang pertunangan Putri Almora dan Pangeran mahkota William sudah menyebar ke seluruh penjuru negri.Termasuk sampai ke telinga seorang putri kerajaan bangsawan Luminos,yang diketahui telah menyimpan rasa dari lama terhadap Pangeran mahkota William.
Pranggg
Putri itu membanting gelas yang dipegangnya.
"Bagaimana itu bisa terjadi?!!!"geram putri itu.
"Menurut info yang beredar Raja Frastivoz dan Duke Vanarez merencanakan perjodohan ini semata mata untuk mempererat perjalinan hubungan antara dua kerajaan itu."Ujar seorang lelaki.
Putri itu menggeram pelan
__ADS_1
"Aku tidak akan biarkan hubungan keduanya terjalin dengan baik,karena hanya akulah yang pantas menjadi putri mahkota Frastivoz selanjutnya,dan bukan putri dari bangsawan Duke itu!"
Bersambung......