Descendant Of Goddess Wysteria

Descendant Of Goddess Wysteria
Pesan Hati


__ADS_3

"Apa yang kau katakan?Kenapa kau tiba tiba aneh?"


Almora meneguk ludahnya kasar "Ah tidak, tadi kau bertanya siapa pria yang kutemui itu kan?Aku akan menjawabnya."


"Awalnya kukira dia adalah sahabat lelaki ku, tapi ternyata setelah dia memperkenalkan diri dia bukan sahabatku.Hanya saja parasnya sangat persis dengan sahabatku!"


William berdecak kagum "Waw,orang seperti mu bisa mempunyai sahabat juga ya"Seraya bertepuk tangan.


Dengan rasa kesal Almora memukul dada bidang William keras.


BUK


"Maksudmu ucapanmu apa?! orang sepertiku tak pantas memiliki sahabat,begitu!"Almora lalu berjalan meninggalkan William di balkon dengan langkah tergopoh-gopoh.


"Astaga,perasa sekali kau,aku hanya becanda"


Ujar William yang langsung menyusul Almora masuk.


"Ka--"Ucapan Almora terpotong kala Amara beserta Angelo datang ke kamarnya bersamaan.


"Kalian?"Matanya lalu beralih menatap kaki Amara,matanya membulat.


"Astaga,apa yang terjadi denganmu Amara?!"


Omelnya.


"Oh ayolah kak,aku hanya terguyur susu panas saja"Ucap amara santai.


"Dasar gila!"Cibir Almora lalu bergerak untuk melihat kulit melepuh adiknya itu.


🌹🌹🌹


Malam ini suasana meja makan istana begitu ramai karena pemimpin beserta permaisuri kerajaan Frastivoz telah kembali dari negri sebrang.Semua anggota kerajaan duduk di kursinya masing-masing termasuk Amara yang saat ini duduk di samping Angelo.


Semuanya kini sedang fokus pada makanan nya masing-masing.Setelah menghabiskan waktu beberapa menit akhirnya,sesi makan malam pun selesai.Para anggota kerajaan ini tidak langsung pergi dari meja makan.Mereka tampaknya ingin memulai pembicaraan.


"Menantuku--"Ucapan Raja Harry terhenti kala William mendahuluinya.


"Belum menjadi menantu"Ujar William kesal.


Raja Harry terkekeh "Memang apa masalah nya? sebentar lagi kan kalian akan segera menikah!"


"Terserah ayah"Balas William semakin kesal.


Raja Harry menatap khawatir calon menantunya itu"Putriku almora,apa luka mu sudah sembuh?"


Almora membalasnya dengan senyuman hangat "Ah,luka ku sudah membaik ayah,ayah tidak perlu cemas."


Raja Harry tampak menghembuskan nafasnya lega "Syukurlah bila begitu"


Raja Harry beralih menatap perempuan yang duduk disamping Putra keduanya itu."putri Amara bagaimana dengan keadaan Keluarga di vanarez?"


"Ayahku,ibuku,dan juga saudariku yang lain, amber baik-baik saja yang mulia"Balasnya dengan tatapan polos seraya tersenyum ramah.

__ADS_1


Raja menganggukan kepalanya mengerti


"Syukurlah"


Tiba-tiba ada pelayan yang memotong kegiatan mengobrol Anggota kerajaan ini.


Dia tampak membawa seutas kertas berisi coretan tinta.


"Permisi yang mulia,Ini saya membawa sebuah pesan hati dari kerajaan madrex untuk pangeran Angelo."


Raja Harry kemudian menatap ke arah Angelo


lalu menerima kertas pesan itu lalu memberikannya kepada pemiliknya. "Angelo, apa kau memiliki suatu hubungan?"


Angelo mendelik "oh ayolah ayah,aku tak mungkin berselingkuh dari buku harianku"


"Bacalah pesan itu!"


Dengan cepat Angelo mengambil kertas pesan itu lalu membacanya.Matanya menatap horor isi pesan tersebut.


"****"Umpatnya lalu melempar surat itu ke arah William.Dengan rasa penasaran,William pun membaca isi surat itu.Dia membaca pesan keseluruhan dengan telaten.


"Hmpftt.....hahahaha"Tawa William akhirnya meledak.


Semua menatap William aneh,tapi tidak dengan Angelo yang sedang diam tampak nya seperti tertekan.


"Kenapa dirimu tertawa Liam?"Tanya ratu Hana yang juga merasa penasaran.


William yang masih tertawa memberikan pesan itu kepada sang ibu.Tak lama ratu Hana pun juga tertawa kecil setelah membaca pesan itu.


Angelo hanya tersenyum masam "oh ayolah, kenapa semua perempuan di dunia ini selalu membuatku repot!"Batinnya berteriak.


Dengan rasa penasaran yang tinggi raja Harry lalu mengambil surat itu dan membacanya dengan suara keras agar Amara dan Almora yang belum tahu,mendengarnya.


Isi pesan itu:


Untuk: Angelo De Frastivoz


Pertemuan kita yang memang tak seindah orang lain.Asalkan engkau tahu meski pertemuan kita tergolong sangat buruk yakni aku melihatmu saat sedang mencari berlian di hidung mu alias mengupil,aku akan tetap menyukaimu wahai pangeran kodok ku.


Dari: Pengagum Rahasiamu


(。♡‿♡。)


"Hahahaha"Tawa Amara dan Almora pun meledak juga.


"Angelo,kau sungguh berbuat itu?"Tanya raja Harry sambil menyunggingkan bibirnya.


"Oh ayolah,memalukan sekali! kalian jangan terlalu percaya surat itu dong!"Sarkas Angelo yang masih sangat malu.


"Memang nya gadis mana yang rela mengirim pesan seperti itu bila itu hanya dustaan semata."Balas William dengan tampang menyebalkan.


Angelo yang terlanjur kesal bangkit dari duduk nya dan melangkah ke tempat lain.

__ADS_1


"menyebalkan!"


Melihat kepergian putra keduanya raja Harry hanya menggeleng gelengkan kepalanya tak habis pikir."Dasar anak itu"


🌹🌹🌹


Saat ini Amara tengah berjalan menuju kamar nya.Namun,saat dia melewati ruangan perpustakaan dia melihat Angelo yang tengah duduk di kursi sambil membaca sebuah buku.


"Kau,belum tertidur?"Tanya Amara sembari menghampiri Angelo.


"Buta kah mata mu,sampai menanyakan orang yang sedang membaca buku itu belum tertidur!"Cetus Angelo.


Amara lalu duduk di kursi bersebrangan dengan Angelo.Kini mereka berdua berhadapan."Santai saja dong,tak perlu pake otot!"


William diam bergeming,ia tak mempedulikan orang di depannya itu.Amara kemudian menopang dagunya sambil menatap wajah Angelo yang tengah fokus membaca buku.


"Buku apa yang kau baca itu?"


"Populasi hewan lindung di frasland"


Amara menganggukan kepalanya paham. Dia kemudian bangkit dari tempat duduknya,dia memilih untuk melihat-lihat buku apa saja yang ada di perpustakaan Frastivoz ini.


Netranya terfokus pada sebuah buku yang terlihat berwarna lebih menonjol dibanding kan yang lain.Amara mengambil buku itu, ia membaca judul buku tersebut.


"Erebos"


Amara mengernyitkan dahinya aneh dengan kata itu."Apa itu erebos?"Amara membalikan buku itu hingga melihat bagian deskripsi buku tersebut.


"Bahasa apa ini?"Monolognya.pikirannya bertanya tanya apa maksud dari buku ini.


Setelah asik dengan pikirannya,Amara tersadar dari lamunannya kala Angelo memanggil namanya.Dengan cepat dia menyimpan kembali buku itu ke tempat asalnya.


"Ya,kau memanggilku?"Ujar Amara setelah berada dekat dengan Angelo.


"Apa kau akan berniat untuk tidur di sini?!"


"Astaga,sepertinya kita terlalu lama di sini sehingga tak menyadari hari semakin larut"


"Baiklah,ayo ke kamar!"Ajak Amara.


Angelo menatap horor wanita di depannya itu, yang benar saja.


"Maksudku ke kamar masing-masing!"lanjut nya.


"fyuhhh"Angelo menghembuskan napasnya kasar hampir saja dia berpikiran negatif.


Alhasil keduanya langsung berjalan keluar ruangan secara berdampingan.Setelah menghabiskan waktu beberapa menit akhirnya mereka sampai di kamarnya masing masing.


fyi:Kamar Amara dan Angelo berdekatan hanya saja terhalang satu ruangan.


"Baiklah, Pangeran kodokku aku pamit dahulu untuk tidur ya,dah!"Amara segera berlari masuk dan menutup pintu kamarnya sebelum suara Angelo membuat telinga nya hilang fungsi.


"AMARA!!!"

__ADS_1


Bersambung....


Hargai penulis dengan menekan tombol like and subscribe nya guysss 🔥


__ADS_2