
Almora membuka matanya perlahan.Ia Lalu mengedarkan pandangannya ke sekelilingnya.Ia terkejut melihat orang di cermin tadi berubah menjadi nyata dan sekarang berada di depannya sedang berdiri seraya tersenyum.
"Apa yang Lo mau jelasin?"tanya Almora to the poin.
"Huh,pertama ubahlah gaya bicaramu itu,Karena kau sekarang bukan di dunia modern tapi kerajaan"ujar wanita itu.
Almora menghela napasnya pelan lalu berdeham "ekhem,baiklah nona apa yang ingin kau jelaskan padaku?"
"Apa kau tidak tahu perihal perkenalan setelah mengalami pertemuan awal dengan seseorang?!"Ucap wanita itu frutasi.
Almora mendengus "baiklah perkenalkan aku Almora Wisteria,seorang perempuan dari era modern yang terjebak di era kuno"
Ucapnya dengan malas.
"Haha lucu sekali,baiklah sekarang giliran ku,perkenalkan namaku Aylmora Alastrine
Calon ratu di kerajaan Vanarez ini"ungkap
Nya.
"Tapi kenapa wajah dan namamu hampir sama denganku?"Tanya Almora.
"Itu karena kita itu satu"
"Maksudmu?"
Aylmora menghela nafas lalu menceritakan semuanya.
Tiga hari yang lalu sebelum Aylmora dinyatakan menghilang.
Flashback on
Aylmora hari ini memiliki rencana untuk berburu dihutan.Meski pada dasarnya berburu adalah kegiatan para lelaki tapi disini,semua dapat melakukannya. Aylmora berangkat seorang diri,tapi ia sudah izin kepada ayahnya,Duke Bara. Awalnya Duke Bara tak mengizinkan nya pergi sendiri,tapi dengan rayuannya akhirnya ia di izinkan oleh sang ayah.
Ditengah perjalanan Aylmora dihadang oleh segerombolan para penjahat.Dengan kekuatannya Aylmora menyerang semua orang itu hingga terkapar lemah dan tewas ditempat.Tapi tak lama semua mayat penjahat itu melebur seperti debu dan berubah menjadi sesosok Dewi yang cantik.
Aylmora mematung melihat itu,ia lalu bertanya kepada Dewi itu "siapa kau?"
Dengan cepat Dewi itu menjawab
"Aku adalah Dewi keabadian.Namaku
Wysteria"
"Lantas apa tujuanmu menghadang kegiatanku Dewi?"tanya Aylmora.
"Tujuanku menghadangmu untuk memberi
Tahumu tentang keturunanku"ungkap wysteria.
"Apa maksudmu Dewi?"
"Ya,kau adalah salah satu keturunanku!"
Ucap wysteria.
"Aku mohon jelaskan semuanya,wahai
Dewi"ujar Aylmora seraya memohon.
"Baiklah aku akan memberi tahumu semuanya!"
"Di kalangan dewa dan dewi,semua memiliki pasangannya masing masing.
Kami para Dewi mempunyai soulmate
Termasuk diriku.Soulmate ku adalah Felix atau dewa keberanian.Dari hubungan ini,kami memiliki tiga keturunan yang ditempatkan di beberapa kalangan di seluruh semesta ini.Yang pertama adalah kalangan dewa dewi,kemudian kalangan kerajaan,dan terakhir kalangan manusia era modern.Keturunanku di kalangan dewa Dewi adalah Alfonsa atau Dewi kemakmuran.Lalu,dikalangan kerajaan adalah kau aylmora,calon ratu di kerajaan Vanarez.Dan terakhir di kalangan manusia era modern adalah Almora,seorang siswi pelajar di zaman modern.Dan tujuanku mendatangimu adalah untuk memberitahu kalau waktumu di sini telah selesai.Dan akan digantikan oleh bentuk reinkarnasimu yaitu Almora untuk menjalankan peran sebagai seorang ratu."Jelas wysteria.
__ADS_1
Aylmora mengangguk paham "lalu,bagaimana cara Almora datang kemari?"tanyanya.
"Kau tenang saja,aku akan memancing dia untuk datang kemari melalui cermin cahaya milikku"jawab Wysteria.
Flashback off
"Kau mengerti Almora?"tanya Aylmora.
Almora mengangguk"jadi aku harus menjalankan peran sebagai seorang aylmora begitu?"tanyanya.Aylmora hanya mengangguk sebagai jawabannya.
"Huffft baiklah,aku akan menjalankan tugas itu,tapi apa boleh aku mengganti namamu dengan namaku sendiri saat di istana? "seru Almora.
"Iya,itu terserah padamu saja!"ucap Aylmora.
"Oh ya satu lagi,berarti aku adalah bentuk reinkarnasimu dan kita adalah keturunan Dewi wysteria itu?"tanya Almora lagi.
"Iya,dan secara tidak langsung dia adalah ibu kita!"
"Lalu apa aku bisa bertemu dengannya?"
"Tidak,kau akan bertemu dengannya diwaktu yang tepat!"sarkas Aylmora.
"Baiklah jika begitu,sekarang tolong kembalikan aku ke kamarku,aku sangat lelah dan ingin tidur"
Aylmora tertawa "dasar kau ini,baiklah selamat tinggal!"
Tiba tiba jiwa Almora terasa terbawa angin,
Dengan sekejap mata Almora sudah berada di kamarnya.
Almora lalu melanjutkan kegiatan seperti tak terjadi apa apa.Ia lalu bergegas untuk mandi dan kemudian istirahat.
🌹🌹🌹
"YANG MULIA RAJA HARRY DAN PANGERAN MAHKOTA WILLIAM DE FRASTIVOZ TELAH TIBA!"
Mereka melangkah masuk ke dalam istana dengan gagahnya.Kerajaan Vanarez memang mengadakan acara pertemuan untuk membicarakan beberapa hal yang penting.
"Selamat datang tuan Harry dan pangeran William"Sapa Duke Bara.
"Suatu kehormatan bagi kami,Duke Bara dan Ducches aleta"ucap Raja Harry.
Amber,Amara,dan Almora hanya diam memperhatikan kegiatan mereka.Lalu,
Ducches Aleta mengode ketiganya untuk menyapa tamu mereka.Dan langsung diangguki ketiganya.
"Halo,Raja Harry dan Pangeran William"
Ucap mereka serentak.
Raja Harry menoleh lalu mengangguk ramah.Namun,tidak dengan pangeran William,ia hanya menatap datar ketiga putri kerajaan Vanarez.
"Hey,apakah ia tidak bisa ramah sedikitpun meski untuk formalitas saja!"batin Almora kesal.
"Maafkan putraku ini para putri Vanarez,ia memang sedikit gagu dan sulit untuk berbicara"Ujar Raja Harry dengan sedikit candaan.
"Cihh"decih Pangeran William.
Amber dan Amara membalasnya dengan anggukan kepala serta senyuman ramah,tapi tidak dengan Almora.Ia membalasnya dengan tatapan sinis dan diiringi dengan senyuman paksa.
"Baiklah silahkan duduk tuan Harry ,pangeran William!"Ujar Duke Bara mempersilahkan keduanya duduk di kursi yang telah di sediakan.
"Jangan terlalu formal Duke Bara,seperti dengan siapa saja kau ini"tukas Raja Harry
dengan kekehan di akhirnya.
"Oh ayolah tuan Harry,tidak bisakah kau terkesan seperti raja yang gagah dan berkarisma di depan para putra putri kita,
__ADS_1
Haha"Seru Duke Bara sembari terkekeh.
"Sudahlah Duke Bara,berhenti membuatku malu.Lebih baik kita lanjutkan dengan pembicaraan mengenai perjodohan kedua putra putri kita!"ujar Raja Harry.
"Iya,kau benar tuan Harry"
William yang mendengar itu langsung menatap horor ayahnya itu.Begitupun dengan Almora,ia juga menatap wajah ayahnya dengan tatapan tak bisa di artikan.
Mengapa amber dan Amara tidak merasakan apapun?itu karena,mereka sudah tahu aturan perjodohan kerajaan bila terjadi.
Aturannya yaitu
-Hanya sesama anak pertama.
-Untuk kedua belah pihak tidak boleh saling melangkahi saudaranya.
-usia yang semampai.
"Baiklah,putriku Almora apakah kau setuju dengan perjodohan ini?"tanya Duke Bara.
Fyi:Karena Almora sudah izin dengan
Aylmora perihal nama yang diubah,jadi aku akan tulis nama Aylmora dengan Almora.
"Oh ayolah ayah,apa kau serius menjodohkan ku di usiaku yang masih terlihat muda ini!"Ucap Almora memohon.
"Kenapa tidak?"balas Duke Bara.
Almora menghela nafas lalu dengan tak ikhlas menganggukan kepalanya."baiklah,
Aku menerimanya"
"Kau serius putriku?!"Ucap Duke Bara terkejut sekaligus senang.Almora menganggukan kepalanya pelan sebagai balasan.
"Terimakasih sayang"
"Jadi,bagaimana tuan Harry? Kau sudah tahu jawaban putriku tadi,bagaimana dengan pangeran William?"seru Duke Bara.
Raja Harry lantas menolehkan kepalanya ke arah pangeran William dan bertanya "jadi,
Apa jawabanmu putraku?"
"Jawabanku terserah padamu ayah!"
Ujar William.
Raja Harry tersenyum haru,ia lalu menghadap kembali kearah Duke Bara.
"Kau sudah dengar kan tadi?"
Duke Bara tersenyum lebar "hoho baiklah pertunangan ini akan dilaksanakan kapan tuan harry?"
"Sepuluh hari lagi?"pendapat raja Harry.
Duke Bara mengangguk setuju."Iya,baiklah aku setuju denganmu"
Raja Harry mengangguk lalu menoleh ke arah William."putraku,apa kau tidak ingin berbicara empat mata dengan putri Almora?"
Pangeran William mengangguk lalu menatap wajah Almora"tuan putri Almora,apa kau keberatan jika mengobrol sebentar denganku?"
"Tidak,baiklah aku akan berbicara denganmu"Seru Almora.
Keduanya kemudian bangun dari duduknya.William mengikuti kemana Almora pergi.Ternyata Almora mengajaknya ke balkon istana.
"Apa yang ingin kau bicarakan?"tanya Almora langsung pada intinya.
Bersambung....
__ADS_1