Dewa Langit

Dewa Langit
Ukiran Pedang dan Ular


__ADS_3

Seharian Ying Jiangxi melatih langkah dasar kesadaran pedang hingga puncak gunung itu terbuka lebar, berserakan batang dan ranting pohon, kemudian datang pembelah gunung dan mengajak Ying Jiangxi untuk makan bersamanya. Pembelah gunung itu menyediakan daging binatang buas level tinggi yaitu binatang yayirus yang terkenal sangat kuat dan hanya dapat dikalahkan oleh ahli beladiri sejati.


Pembelah gunung itu mungkin sudah berada di tingkat ahli beladiri sejati sehingga dapat memburu binatang yayirus, Ying Jiangxi pun sangat menikmati hidangan yang tersedia karena sangat nikmat menyantap daging hewan buas berlevel tinggi, daging itu pun membuatnya kuat dan mengisi kembali tenaga dalam yang telah habis terkuras karena telah digunakan untuk berlatih.

__ADS_1


Malam yang indah penuh bintang Ying Jiangxi menatap langit dan melihat sekitar, terasa seperti dahulu kala yang aman dan damai sehingga membuatnya mengeluarkan sedikit air mata yang menunjukkan bahwasanya ia sangat rindu akan kedamaian. Setelah makan malam selesai dengan gurunya yang baru, Ying Jiangxi berpamitan untuk pergi sebentar menuju air terjun yang tidak jauh dari puncak, ia berenang di dasar air terjun itu dan menenangkan pikirannya sejenak, ia menyelam ke dalam kolam itu dan terlihat kegelapan yang menyelimuti dirinya.


Namun demikian suasana semakin damai, hatinya menjadi sangat tenang sehingga membuatnya ingin berlama-lama di dalam kolam air terjun itu, di samping itu Ying Jiangxi memikirkan keadaan keluarganya yang telah lama ia tinggalkan dan begitu pula Shiuxu putri yang sangat cantik itu telah lama tidak ia jumpai. Dunia terasa hampa tidak berinteraksi dengan banyak manusia, hidup sendirian dan penuh tantangan, namun demikian tujuan yang suci itu memberinya kekuatan yang melebihi kekuatan pembela diri manapun yaitu kekuatan hati hingga membuatnya terus berjuang menjadi pembela diri yang terkuat di alam semesta ini.

__ADS_1


Setelah berendam cukup lama di kolam air terjun, muncul seseorang dari hadapannya yaitu seorang wanita cantik yang lebih muda dari Ying Jiangxi, wanita itu terlihat seperti anak kecil namun usianya hampir menginjak usia Ying Jiangxi, kemudian Ying Jiangxi mendekatinya dan entah mengapa Ying Jiangxi merasa ada sesuatu yang aneh karena wanita itu terlihat seperti tembus pandang atau tidak seperti manusia biasa.


Ketika Ying Jiangxi berada tepat di depan pohon aneh itu, ia melihat ada ukiran di batang pohon tersebut yang berupa ukiran pedang yang dikelilingi oleh ular-ular. Ukiran tersebut membuat Ying Jiangxi penasaran karena pohon itu memiliki energi yang sangat besar dan seperti halnya terdapat garis-garis energi dari pohon aneh itu ke pohon yang lainnya, entah mengapa Ying Jiangxi merasa lengan kanannya itu sangat sensitif, lalu bersinarlah ukiran yang berada di pohon tersebut bercahaya berwarna hijau dan kuning.

__ADS_1


Sinar itu membuat Ying Jiangxi tertarik untuk mengambil sesuatu yang ada di dalamnya karena sinar itu sepertinya muncul dari dalam batang pohon tersebut. Semakin Ying Jiangxi mendekati pohon tersebut semakin lengan kanannya tidak terkendalikan, kemudian Ying Jiangxi mengambil pedangnya dan membelah pohon tersebut seperti yang telah diajarkan oleh gurunya membelah tanpa suara agar tidak mengundang binatang ataupun makhluk lainnya yang berada di sekitarnya.


-BERSAMBUNG-

__ADS_1


__ADS_2