Dewa Langit

Dewa Langit
Ami Teman Baru Shiuxu


__ADS_3

Setelah Ying Jiangxi selesai mengambil bahan ramuan, Shiuxu langsung mengajaknya ke kediaman Ami. Ying Jiangxi tidak mengetahui apa saja yang terjadi selama ia berlatih di gunung Dewa Pedang, oleh karena itu Ying Jiangxi bertanya kepada Shiuxu, "Apa saja yang terjadi selama kepergianku? " Dan Shiuxu menjawab, "Belum lama ini perguruan Xuanzong mengadakan pertandingan antar murid dan aku menjadi juara satu di pertandingan tersebut, para tetua ingin aku mengikuti pertandingan yang akan diadakan di arena terbesar di kerajaan, tapi aku menolaknya."


"Apakah karena ayahmu? " tanya Ying Jiangxi. Shiuxu menjawab, "Tidak, mana mungkin aku takut kepadanya. Aku hanya tidak ingin mendapatkan perhatian banyak orang, terlebih lagi para pangeran dari kerajaan lain yang biasanya hadir di pertandingan tersebut." Ying Jiangxi bertanya kembali, "Apa kabar para monster iblis setelah aku memberi tahu ayahmu tentang keberadaannya? " Shiuxu berkata, "Apakah kau bergurau? Monster mana yang kau maksud? Apakah benar ada monster itu? " Ying Jiangxi langsung mengalihkan pembicaraan dengan pertanyaan yang lain, "Di mana tempat temanmu tinggal? Apakah masih jauh?"

__ADS_1


"Rumahnya tidak jauh lagi, " ucap Shiuxu, "apakah kamu mengalihkan pertanyaanku tadi? " Ying Jiangxi berkata, "Tidak, sudah tidak perlu dibahas." Shiuxu berkata, "Aku tahu sedikit tentang hal itu, kudengar Ayahku mengirimkan pasukan khususnya ke gunung tempat para monster iblis itu berada, tetapi aku belum tahu apa yang mereka lakukan di sana, entah mereka telah menghancurkan monster itu atau belum." Ying Jiangxi berkata, "Semoga saja kita aman dari bahaya apapun."


Setibanya mereka di depan rumah Ami, Ying Jiangxi berkata, "Rumah Ami dekat sekali dengan perguruan Xuanzong. Shiuxu, apakah temanmu ini cantik? " Dan Shiuxu menjawab dengan nada terkejut, "Apa yang barusan kau katakan! Tidak, tidak, akulah yang paling cantik di kerajaan Rembulan Hitam." Ying Jiangxi bergumam di dalam hati, "Memang Shiuxu yang paling cantik." Ying Jiangxi diam-diam menyukai Shiuxu karena parasnya yang begitu rupawan dan kehebatannya yang tidak diragukan. Ketika mereka masuk ke gerbang rumah Ami, mereka mendapatkan Ibu Ami yang sedang menyiram tanaman.

__ADS_1


Ami terkejut, "Yang benar saja," kata Ami dengan nada yang sedikit tinggi, "perkenalkan namaku Ami, aku belum lama berteman dengan Shiuxu dan aku merupakan murid dari salah satu tetua perguruan Xuanzong. Maaf aku sedikit terkejut mendengar tentangmu." Ying Jiangxi berkata, "Tidak mengapa, kau hanya terkejut. Aku Ying Jiangxi, salam kenal semoga kita menjadi teman yang baik. Sepertinya kau wanita yang kuat sama seperti Shiuxu." Dan Shiuxu berkata, "Tentu saja, bahkan Ami selalu mengajariku jurus yang belum aku kuasai sampai aku banyak menguasai jurus karenanya."


"Apakah kau sudah begitu kuat untuk mengalahkanku? " tanya Ying Jiangxi sambil menatap Shiuxu, "Shiuxu, kau belum pernah mengalahkanku. Apakah kita akan menggelar arena pertarungan yang akan ditonton oleh seluruh murid perguruan Xuanzong?" Shiuxu berkata dengan berwajah kesal, "Jika aku menang, kau jangan menangis di hadapanku wahai anak laki-laki yang sok kuat." Ami langsung memukul meja dengan kedua tangannya dan berkata, "Sudah, sudah. Kalian hanya akan menimbulkan kekacauan. Ngomong-ngomong kalian sangat cocok sebagai pasangan, kalian sungguh melupakan seseorang jika sedang bertengkar."

__ADS_1


-BERSAMBUNG-


__ADS_2