Dewa Langit

Dewa Langit
Latihan Menyerang Jarak Jauh


__ADS_3

Ying Jiangxi memberikan senjata langka itu kepada Shiuxu, tapi Shiuxu menolaknya dengan berkata, "Kau simpan saja, mungkin itu akan berguna bagimu nanti." Ying Jiangxi mengambilnya kembali dan berterima kasih kepada Shiuxu. Ying Jiangxi berkata, "Setelah mereka berdua selesai minum dan mengisi air, mereka berdua melanjutkan perjalanannya ke puncak untuk memenuhi keinginan Shiuxu dan sekalian melihat-lihat sekitar. Ying Jiangxi terus mencari tempat yang bagus untuk mereka memulai pelatihannya yaitu jurus menyerang jarak jauh. Sesampainya mereka di puncak gunung Leher Naga, hawa di sana terasa dingin, berbeda dengan sebelum di puncak.


Suasana indah dipenuhi oleh bunga-bunga naga suci yang bermekaran, aromanya membuat tenang pikiran dan hati. Shiuxu memetik satu dan menghirupnya, dan Ying Jiangxi juga mengambil bunga tersebut kemudian mengatakan, "Shiuxu, apakah kau tahu bagaimana bunga ini bisa wangi seperti ini?" Shiuxu berkata, "Aku tidak tahu." Ying Jiangxi berkata, "Bunga ini bisa wangi karena ia tumbuh bersama dan saling menjaga satu sama lain. Mereka bertahan hidup dengan cara mereka sendiri dengan adanya semua yang menjadikannya tetap hidup." Shiuxu berkata, "Apa maksudmu?" Ying Jiangxi berkata, "Wanita cantik sepertimu bisa hadir di sisiku karena adanya orang lain, kita hidup bersama dan menjalin hubungan antar sesama manusia dan juga makhluk lainnya."


Shiuxu berkata, "Aku tahu itu semua, bahkan aku ingin suatu saat nanti aku bisa menjadi wanita nomor satu di dunia yang suka membantu orang lain dan menyatukan umat manusia agar mereka hidup rukun dan saling menghargai." Ying Jiangxi berkata, "Sungguh mulia keinginanmu." Shiuxu berkata, "Bagaimana denganmu?" Ying Jiangxi berkata, "Aku akan menguasai alam semesta, dan menjaganya dari yang tidak bertanggung jawab serta memusnahkan dia yang memiliki hati kotor." Kemudian Ying Jiangxi dan Shiuxu memetik beberapa bunga naga suci untuk dibawa sebagai tumbuhan obat alami jika ada yang terluka. Shiuxu sudah puas bisa melihat bunga bermekaran di pagi hari, kemudian ia bertanya kepada Ying Jiangxi, "Ying Jiangxi, bagaimana dengan pelatihan kita di tingkat Dewa ini? Kita membutuhkan binatang buas yang lincah untuk melatih ketepatan serangan jarak jauh kita."

__ADS_1


Ying Jiangxi berkata, "Benar yang kau ucapkan, aku melihat gerombolan rusa tanduk runcing yang masih berada di level 4, kecepatan binatang buas itu cocok untuk meningkatkan kecepatan dan ketepatan serangan jarak jauh kita." Shiuxu berkata, "Lebih baik kita segera pergi ke tempat di mana rusa tanduk runcing itu berada, aku sangat bersemangat pagi ini." Ying Jiangxi dan Shiuxu pun pergi ke tempat di mana rusa tanduk runcing berada yaitu beberapa puluh langkah dari puncak gunung Leher Naga. Terlihat dari kejauhan tiga ekor rusa tanduk runcing itu sedang memakan binatang buas level rendah, Ying Jiangxi menunjuk bagiannya untuk dijadikan objek pelatihan, dan Shiuxu juga memilih salah satu dari tiga ekor rusa tanduk runcing.


Ying Jiangxi memberikan aba-aba untuk menyerang binatang buas rusa tanduk runcing kepada Shiuxu, agar mereka masing-masing menyerang rusa tanduk panjang yang dipilih tadi. Ying Jiangxi dan Shiuxu secara bersamaan menyerang dua ekor rusa tanduk panjang, binatang buas rusa tanduk panjang itu bisa menghindari serangan mereka berdua. Ying Jiangxi mengejar targetnya dan Shiuxu juga mengejar targetnya sendiri. Ying Jiangxi telah menyimpan arwah merah di salah satu barang Shiuxu sehingga ia tidak khawatir akan kehilangan jejak Shiuxu. Binatang buas rusa tanduk panjang begitu lincah melompat dan berlari, Ying Jiangxi terus menerus melontarkan serangan jarak jauh, ia sengaja tidak mendekatinya karena untuk melatih serangan jarak jauhnya.


Melatih kecepatan dan ketepatan adalah hal yang tidak mudah dengan cepat dikuasai, karena butuh proses dan juga taktik pengumpulan cakra yang tepat. Awalnya Ying Jiangxi belum tahu berapa kadar pengumpulan cakra di pedangnya, kadang terlalu jauh dan kadang dekat dan tidak cepat. Setelah beberapa waktu, Ying Jiangxi akhirnya menemukan cara yang tepat dalam ketepatan penyerangannya. Rusa tanduk panjang itu pun terkena serangan jarak jauh Ying Jiangxi yang merupakan lontaran cakra dari pedangnya, serangannya tidak menyamping tapi melesat lurus karena perbedaan bentuk serangan mempengaruhi kecepatan dan ketepatan. Ying Jiangxi lebih memilih serangan cakra yang melesat karena lebih mudah dan lebih cepat sehingga tepat mengenai target yang diinginkan.

__ADS_1


Ying Jiangxi butuh objek pelatihan yang baru, kebetulan ia melihat gerombolan lain dari rusa tanduk panjang, kali ini ada sebagian dari mereka yang memiliki level lebih tinggi dari yang lainnya. Ying Jiangxi langsung melesatkan serangan jarak jauhnya ke rusa tersebut, memang tingkatkan rusa itu lebih hebat dari sebelumnya, meskipun ukuran tubuh mereka sama tapi kekuatannya berbeda, rusa tanduk panjang level 5 yang sekarang menjadi objek pelatihan Ying Jiangxi. Ying Jiangxi harus mengontrol kembali serangannya dan meningkatkan kadar cakra yang dibutuhkan, tentu saja kecepatan akan bertambah jika kadar cakra ditambah lebih banyak.


Perlu beberapa saat untuk menstabilkan cakra yang lebih banyak dari sebelumnya, memusatkan cakra ke pedang kemudian menembak. Percobaan awal masih sedikit lagi mengenai badan rusa tanduk panjang level 5, tapi hanya terkena ekornya saja hingga hitam dibuatnya. Rusa tanduk panjang level 5 tidak ingin dirinya mati di tangan Ying Jiangxi, rusa tersebut terus berlari sampai-sampai Ying Jiangxi hampir kehilangan jejaknya karena ia terus melangkah di balik pepohonan dan bebatuan. Ying Jiangxi menggunakan langkah biasa karena itulah Ying Jiangxi hampir tertinggal. "Sebelumnya aku tidak ingin menggunakan langkah kilatku hanya untuk mengejar rusa tanduk panjang. Tapi aku akan tertinggal jika tidak menggunakan langkah kilat, terpaksa aku menggunakannya," ucap Ying Jiangxi.


Shiuxu masih saja berlatih dengan rusa tanduk panjang yang pertama ia kejar, baginya sedikit sulit untuk mengontrol dan menstabilkan cakranya, tidak sedikit serangannya meleset, serangannya masih lemah dan kaku karena ia jarang sekali menggunakan cakra sebagai alat penyerangan, ia biasa menggunakan cakranya untuk menggunakan kekuatan pedangnya, tapi untuk melatih serangan jarak jauhnya ia tidak bisa menggunakan kekuatannya sebagai dasar pelatihan. Shiuxu hampir putus asa hingga akhir yang menyedihkan, rusa tanduk panjang itu lari ke balik batu besar dan melompat ke jurang batu, Shiuxu kehilangan objek pelatihannya, karena rusa tanduk panjang itu lompat dan berhasil mendarat di tepi jurang batu yang lainnya.

__ADS_1


-BERSAMBUNG-


__ADS_2