
Mereka berdua terus menulusuri gua hingga sampai ke tempat yang luas dan cukup dalam, tempat itu terasa panas karena terdapat lava mendidih di bawahnya, tempat itu seperti rintangan dan hanya terdapat beberapa pijakan untuk sampai ke lubang gua yang berada di ujung tempat tersebut. Hal itu tidak menjadi masalah bagi keduanya, tentu mereka berdua dengan sangat mudah melewati kawah lava tersebut, hanya saja ketika mereka sampai ke lubang gua berikutnya ternyata lubang gua itu hanya ilusi semata, lubang yang dimanipulasi.
Mereka berdua tidak tahu kemana arah tempat raja naga itu tinggal, terasa terjebak dalam kawah lava yang besar dan panas. Seketika Ying Jiangxi merasakan pergerakan arah energi dari raja naga, seperti halnya raja naga itu berenang-renang di dalam lava panas, dan tiba-tiba raja naga itu muncul dari kolam lava tersebut dan terbang ke arah mereka berdua, kemunculan raja naga membuat Ying Jiangxi dan gurunya terkejut, naga itu sangat besar dan gagah yang berkekuatan setara dengan tingkat ahli beladiri sejati, mungkin kekuatannya setara dengan pembelah gunung.
__ADS_1
Ying Jiangxi berkata, "Guru, apakah akan merepotkan melawan dan menjinakkan raja naga? Atau kita kembali ke tempat ini lain kali saja." Gurunya menjawab, "Anak kecil, akan sulit menemukan kembali binatang ini jika kita tidak menjinakkannya sekarang, memang pantas disebut raja naga karena kepintaran dan ketangguhanya sungguh menakjubkan." Untuk menjinakkan raja naga, Ying Jiangxi harus mengumpulkan cakra fisik naga emas kuno dan memasukkannya ke bulatan kecil yang menyerupai mangkuk terbalik, bulatan itu terletak di antara kedua tanduk raja naga tersebut.
"Guru, apakah aku harus naik ke kepala raja naga?" tanya Ying Jiangxi. Gurunya menjawab, "Ya, naiklah ketika aku sedang mengalihkan perhatiannya, jangan menyia-nyiakan waktumu yang berharga." Naga itu terbang ke arah mereka berdua dan menyemburkan api yang panas, Ying Jiangxi dan gurunya spontan menghindar ke arah yang berlawanan agar dapat dengan mudah menghadapi raja naga yang sangar ini, pembelah gunung mengeluarkan jurus pedangnya yaitu jurus pedang matahari yang dapat mengeluarkan api agar raja naga itu teralihkan dari mengejar Ying Jiangxi, sedangkan Ying Jiangxi diam-diam menyelinap naik ke punggung raja naga tersebut sambil mengumpulkan cakra dari kekuatan fisik naga emas kuno miliknya.
__ADS_1
"Baiklah biar aku coba, cepatlah karena aku akan kalah jika menghadapi raja naga dengan waktu yang lama," ucap Ying Jiangxi. Pembelah gunung itu mulai membuat segel dengan kekuatan dan mantra sedangkan Ying Jiangxi melompat dan berlari agar terhindar dari serangan raja naga, Ying Jiangxi mencoba menyerang raja naga dengan kekuatan pedang miliknya namun serangan itu tak berpengaruh sedikit pun terhadap raja naga, Ying Jiangxi semakin ketakutan terkena serangan raja naga karena ia hanya bisa menghindar dari serangan tersebut sampai gurunya selesai membuat segel yang berkekuatan tingkat ahli beladiri sejati.
-BERSAMBUNG-
__ADS_1