
Ying Jiangxi sungguh terkejut melihat hewan buas air itu melompat dari air menuju dirinya yang sedang terbaring di atas rerumputan. Rupa hewan buas air itu berubah yang tadinya sirip menjadi tangan dan ekor menjadi kaki. Ying Jiangxi dengan jantung berdebar sigap berdiri dan memasang kuda-kudanya seraya berkata, "Hewan buas yang menyebalkan bisa-bisanya dia berubah seperti ini." Hewan buas itu seketika menerkam Ying Jiangxi namun ia berhasil menghindar dan menebas hewan buas dengan jurus tebasan langit yang dipadukan dengan kekuatan pedang ular.
Serangan tersebut ternyata tidak berkesan karena tubuh hewan buas dilapisi oleh sisik yang tebal dan kuat. "Hewan buas ini lebih kuat dari yang aku bayangkan," ucap Ying Jiangxi. Kemudian hewan buas air menyemburkan cairan dari mulutnya yang semburannya menyebar luas hingga Ying Jiangxi terkena sedikit cairannya dan berkata, "Untung saja hanya mengenai lengan bajuku, jika tidak pasti tanganku terbakar seperti lengan bajuku." Cairan yang disemburkan oleh hewan buas tersebut dapat membakar benda di sekitarnya dan beruntungnya Ying Jiangxi hanya terkena cairan di lengan bajunya dan ia seketika merobek lengan baju tersebut.
__ADS_1
Dengan rasa sedikit kesal akhirnya Ying Jiangxi mengumpulkan kekuatan raja naga di pedangnya dan menebas hewan buas tersebut hingga akhirnya tak berdaya untuk bangkit kembali menyerang Ying Jiangxi. Ying Jiangxi sengaja tidak membunuh hewan yang belum pernah ia lihat sebelumnya dan merupakan kesempatan bagus baginya jika ia dapat mengendalikan hewan buas air dengan arwah merah miliknya. Kemudian Ying Jiangxi memasukkan arwah merah ke dalam tubuh hewan buas air melalui kepalanya, arwah merah itu menjadikan hewan tersebut jinak dan penurut setelah dimasukkannya sedikit cakra oleh Ying Jiangxi.
Ying Jiangxi memulihkan sepenuhnya hewan buas air untuk menemaninya berkelana, karena pertarungan yang melelahkan membuat Ying Jiangxi merasa lapar, namun di sekitarnya hanya banyak terdapat hewan buas level rendah sehingga ia memanggil hewan buas level 4 yang ia jumpai di dekat sungai waktu itu untuk ia santap sebagai makan siangnya. Setelah Ying Jiangxi selesai makan, ia beristirahat sejenak untuk melihat-lihat batu kristal yang ia dapatkan, terdapat dua buah kristal, pertama kristal yang berwarna hijau dan yang kedua kristal berwarna biru, masing-masing ia dapatkan di tempat yang berbeda.
__ADS_1
Di perjalanan Ying Jiangxi banyak bertemu hewan buas yang beragam level dan bentuk, ia memasukkan arwah merah ke dalam tubuh sebagian dari mereka, kini ia semakin mahir dalam mengendalikan arwah merah bahkan dengan mudah memasukkan arwah merah ke tubuh hewan buas yaitu dengan cara menembakkannya dari jarak jauh ke kepala hewan buas tersebut, dan sesekali ia menyerang hewan buas dengan arwah merah, dan juga dapat mengendalikan 5 arwah merah sekaligus dalam waktu bersamaan.
Telah sampai Ying Jiangxi pada tujuan pertamanya yaitu hutan kedamaian, menurut penjelasan dari pembelah gunung, hutan itu tumbuh di dalamnya pohon darah berharga, dan pohon darah berharga buahnya memiliki banyak manfaat di antaranya ialah dapat menyembuhkan luka dengan cepat dan memulihkan cakra, buah tersebut juga merupakan bahan baku kebanyakan dari pil dewa sehingga sayang jika tidak diambil olehnya.
__ADS_1
-BERSAMBUNG-