
Ying Jiangxi berkata, "Tidak guru, hanya masalah kecil saja, dan kami sudah tidak menghiraukannya, kami hanya masih terbawa perasaan saja." Shiuxu berkata, "Iya guru, hanya masalah kecil saja. Kita tidak mungkin bermusuhan kan?" Ying Jiangxi berkata kepada Shiuxu, "Tentu saja tidak." Perkataan mereka sambil memaksakan senyuman. Pembelah gunung berkata, "Baiklah jika kalian sudah baik-baik saja, kita lanjutkan makan malam kita." Setelah mereka selesai merayakan kebangkitan kesadaran fisik naga emas kuno milik Ying Jiangxi, Shiuxu kembali ke kamarnya untuk pergi tidur, sedangkan Ying Jiangxi memilih berbincang sebentar dengan gurunya.
Ying Jiangxi berkata, "Guru, aku tidak menyangka kekuatan guru sangat besar, apakah guru menggunakan kekuatan penuh ketika peperangan waktu itu?" Pembelah gunung berkata, "Tentu saja tidak, itu hanya setengah dari keseluruhan kekuatanku." Ying Jiangxi berkata, "Aku tidak bisa membayangkan hal itu, kau pasti mengganggapku seperti seekor semut." Pembelah gunung tertawa mendengar ucapan Ying Jiangxi, dan ia berkata, "Aku tidak pernah menganggap remeh musuhku, dan aku tidak pernah merasa aku adalah orang yang terkuat di dunia ini, karena aku tahu pasti masih ada pendekar yang lebih kuat dariku, maka aku tidak boleh menyobongkan kekuatanku, dan aku menggunakannya untuk kemaslahatan umat manusia."
Ying Jiangxi berkata, "Apakah aku bisa mencapai kekuatanmu suatu saat nanti?" Pembelah gunung berkata, "Tentu saja, dan kau pasti jauh lebih kuat dariku serta menjadi pemimpin bagi banyak orang." Ying Jiangxi berkata, "Aku berharap demikian." Setelah mereka berdua berbincang Ying Jiangxi diberi oleh pembelah gunung sebuah peta di mana kerajaan Langit Bumi berada, dan pembelah gunung memberikan alat penjebak tingkat ahli beladiri sejati, ia tidak lupa menitipkan sebagian dari alat itu untuk Shiuxu kepada Ying Jiangxi. Setelah itu Ying Jiangxi pun pergi ke kamarnya untuk istirahat.
__ADS_1
Cuaca di pagi hari sedikit basah karena hujan yang deras di malam hari, Ying Jiangxi merasa sakit di sebagian tubuhnya yaitu pada bagian dada dan punggung, Shiuxu yang sudah bangun dari tidurnya ingin menyapa Ying Jiangxi di kamarnya, karena ia merasakan ada sesuatu pada Ying Jiangxi, benar saja dugaannya Ying Jiangxi masih terbaring di atas tempat tidurnya, Shiuxu menyadari hal itu setelah beberapa lama ia mengetuk pintu kamar Ying Jiangxi namun tidak ada respon sama sekali sehingga ia membuka pintu kamar Ying Jiangxi dan menemukannya sedang terbaring di atas tempat tidur.
Shiuxu yang melihat Ying Jiangxi seperti masih tertidur membangunkannya, Ying Jiangxi pun bangun dan berkata, "Shiuxu, bisakah kau bantu aku memberi tahu pembelah gunung akan keadaanku saat ini? Aku tidak tahu apa yang terjadi padaku, aku hanya merasakan sakit di bagian dada dan punggungku sehingga aku tidak dapat bangun dari tempat tidur dan hanya bisa berbaring." Shiuxu berkata, "Baiklah, aku akan memanggil pembelah gunung, kau istirahatlah dengan baik dan jangan memaksakan diri." Shiuxu langsung mencari keberadaan pembelah gunung, dan ditemukannya di tempat latihan sedang berlatih, Shiuxu berkata kepada pembelah gunung, "Guru, Ying Jiangxi sedang tidak berdaya bangun dari tempat tidurnya, dia bilang hanya merasakan sakit di bagian dada dan punggung, aku tidak tahu apa yang terjadi padanya."
Pembelah gunung berkata, "Shiuxu, kau pergilah dahulu ke kamar Ying Jiangxi, dan alirkanlah cakramu ke dalam tubuh Ying Jiangxi, itu akan membantu meringankan rasa sakitnya. Aku akan pergi untuk mengambil buah pohon darah berharga." Shiuxu berkata, "Baiklah guru." Shiuxu pun langsung kembali menemui Ying Jiangxi dan mengalirkan cakranya lewat tangan Ying Jiangxi, Ying Jiangxi yang tidak melihat pembelah gunung datang berkata, "Shiuxu di mana guru berada? Apakah ia menolak untuk datang." Shiuxu berkata, "Guru bilang ia ingin mengambil buah pohon darah berharga sebelum ke sini, dan ia menyuruhku untuk mengalirkan cakraku kepadamu untuk meredakan rasa sakit."
__ADS_1
Pembelah gunung bingung terhadap apa yang terjadi pada Ying Jiangxi, ia pikir Ying Jiangxi hanya terkena penyakit biasa yaitu ada sesuatu yang menghambat aliran cakra, namun dugaannya itu tidak benar dan di luar pengetahuannya. Karena demikian pembelah gunung berkata kepada Ying Jiangxi, "Ying Jiangxi, aku tidak tahu pasti tentang penyakit yang kau alami. Aku akan memanggil kaisar untuk datang ke sini." Sesaat pembelah gunung ingin pergi, Shiuxu datang membawa air hangat yang diinginkan oleh gurunya, dan pembelah gunung berkata, "Shiuxu, rendamlah buah pohon darah berharga ini dan tunggu hingga air itu berubah warna kemerah-merahan lalu kau minumkan kepada Ying Jiangxi."
Shiuxu berkata, "Baik guru." Pembelah gunung pun pergi meninggalkan mereka berdua, kemudian Shiuxu bertanya kepada Ying Jiangxi, "Ying Jiangxi, kemana guru pergi?" Ying Jiangxi berkata, "Guru ingin memanggil kaisar ke sini dan memeriksa penyakitku ini." Shiuxu berkata, "Kau minumlah air ini, air ini sudah berubah warna." Ying Jiangxi meminta Shiuxu untuk meminumkannya karena ia tidak mampu untuk duduk. Setelah Ying Jiangxi minum air rendaman dari buah pohon darah berharga, ia merasakan rasa sakit di tubuhnya berkurang, tetapi rasa sakit itu kembali lagi hanya beberapa waktu saja.
Ying Jiangxi justru merasakan rasa sakit yang bertambah hingga ia mengadukan giginya menahan rasa sakit yang amat menyakitkan, Shiuxu berusaha meringankan sakitnya kembali dengan terus mengalirkan cakranya kepada Ying Jiangxi, namun rasa sakit itu tak kunjung membaik. Hingga akhirnya datanglah sang kaisar ke hadapan mereka berdua dan segera mengecek tubuh Ying Jiangxi, setelah mengecek tubuh Ying Jiangxi, sang kaisar teringat akan satu buku yang disimpan oleh gurunya di tempat khusus dan dia rawat dengan baik, namun sang kaisar diperintahkan agar tidak memindahkannya dari tempat tersebut, sehingga membuatnya tidak pernah menyentuhnya dan telah mengabaikannya selama sepeninggalan gurunya.
__ADS_1
Mendengar dari cerita Ying Jiangxi, sang kaisar menduga bahwa kesadaran fisik naga emas kuno tidak dapat bersatu dengan cakra lainnya di dalam tubuh Ying Jiangxi, tetapi ia tidak dapat memastikan hal itu dan pergi untuk mengambil buku yang ia bicarakan itu. Pembelah gunung memiliki ide untuk berbicara dengan raja naga, tetapi usahanya tidak membuahkan hasil, karena raja naga tidak meresponnya sama sekali bahkan Ying Jiangxi pun tidak dapat merasakan kehadiran dari raja naga. Sang kaisar kembali datang dan langsung mengatakan, "Ying Jiangxi, jangan khawatir, rasa sakit itu akan hilang dalam waktu satu hari, bersabarlah dengan rasa sakit itu." Ying Jiangxi terkejut mendengar perkataannya dan berkata sambil menahan rasa sakit, "Kaisar, apa yang terjadi padaku dan apa yang tertulis di buku itu."
-BERSAMBUNG-