
Shiuxu senang sekali ketika Ying Jiangxi menyajikan binatang buas level 8 itu ke hadapannya, dan bertambah senang ketika Ying Jiangxi mengucapkan, "Selamat menikmati hidangan spesial dari raja untuk ratunya." Shiuxu berkata, "Makanlah bersamaku, daging panggang binatang buas level 8 ini terlalu banyak untuk aku makan." Ying Jiangxi berkata, "Tidak, aku akan memanggang sisa daging yang belum dipanggang, kau makanlah dengan baik." Shiuxu berkata, "Aku tidak akan makan jika kau tidak makan bersamaku." Ying Jiangxi berkata, "Baiklah jika kau memaksa, aku akan menyimpan sisa dagingnya terlebih dahulu untuk aku masak nanti."
Shiuxu berkata, "Cepatlah, daging binatang buas level 8 ini tidak akan termakan dengan sendirinya." Ying Jiangxi bergegas kembali ke hidangan dan makan bersama Shiuxu, daging yang begitu nikmat, Ying Jiangxi lupa untuk membuat formasi pelindung terlebih dahulu, dan datang beberapa binatang buas tetapi Ying Jiangxi langsung membuat formasi pelindung agar binatang buas tidak dapat mengganggu mereka berdua makan. Akhirnya Ying Jiangxi dan Shiuxu menyantap daging yang nikmat itu dengan tenang, sampai habis daging yang dibakar tanpa tersisa, jika bukan karena Shiuxu kenyang maka ia ingin Ying Jiangxi memanggang sisa daging yang ada untuknya.
Energi setelah pertarungan yang cukup menguras tenaga telah kembali. Karena hari sudah gelap, Ying Jiangxi dan Shiuxu beristirahat di tengah hutan gunung Leher Naga dengan perlindungan formasi pelindung. Keesokan harinya, Ying Jiangxi bangun lebih awal dari Shiuxu, dan ia ingat bahwa ia masih menjadi pengawal pribadi sang kaisar, tetapi ia heran kenapa kaisar tidak memanggilnya sejak kebangkitan kesadaran fisik Naga emas kuno. Ketika Ying Jiangxi sedang memanggang sisa daging binatang buas level 8, Shiuxu terbangun dan mendekati Ying Jiangxi dan berkata, "Ying Jiangxi, apa yang sedang kau panggang ini?" Ying Jiangxi berkata, "Ini adalah sisa daging binatang buas level 8, aku memanggangnya untuk kita makan pagi ini."
__ADS_1
Shiuxu berkata, "Langit yang cerah membuatku ingin melihat-lihat bunga yang mekar di pagi hari." Ying Jiangxi berkata, "Bagaimana jika kita ke puncak gunung ini untuk melihat dan juga mengambil beberapa bunga naga suci? Tapi kita makan terlebih dahulu, daging ini sebentar lagi masak." Shiuxu berkata, "Baiklah.Ying Jiangxi, bukankah kau telah menjadi pengawal pribadi Ayahku? Kenapa Ayahku tidak memanggilmu sejak aku setuju untuk berkultivasi ganda bersamamu?" Ying Jiangxi berkata, "Aku pun tidak tahu kenapa hal itu terjadi." Shiuxu berkata, "Mungkin Ayahku tidak ingin mengganggumu yang sedang dalam proses kultivasi." Ying Jiangxi berkata, "Sepertinya begitu. Shiuxu, apakah kau tahu pekerjaan seorang pengawal pribadi yang sebenarnya? Aku ragu akan hal itu." Shiuxu berkata, "Tentu saja mengawal Ayahku dan melakukan yang ia perintahkan."
Ying Jiangxi berkata, "Bukan itu yang kumaksud, apakah Ayahmu hanya menjadikanku sebagai objek pelatihannya dan hanya sedikit mengawalnya, ketika berperang saja aku tidak mengawalnya, tetapi ia mengirimku ke pasukan pengendali arwah merah. Apakah itu yang kau sebut menjadi pengawal pribadinya." Shiuxu berkata, "Ayahku biasanya bepergian ke kerajaan-kerajaan untuk melakukan kerjasama dan lain-lain. Dan ia selalu membawa pengawalnya untuk menemaninya. Dua hari sebelum Aku pergi bersamamu ke gunung Dewa Pedang untuk berkultivasi ganda, Ayahku pergi ke kerajaan Bintang Ruo untuk membantu perekonomian mereka yang sedang surut karena peperangan melawan aliran topeng kegelapan."
Ying Jiangxi berkata, "Aku pun tidak tahu tentang itu. Apakah Ayahmu menjadikanku sebagai pengawal pribadinya untuk membimbingku berlatih beladiri, mungkin karena aku memiliki fisik naga emas kuno sama seperti gurunya dahulu." Shiuxu melihat daging binatang buas level 8 yang sedang dipanggang, dan ia berkata, "Ying Jiangxi, bukankah daging itu sudah cukup matang?" Ying Jiangxi berkata, "Sebentar lagi, yang bawah belum cukup matang. Bersabarlah sedikit lagi ratuku." Shiuxu berkata, "Baiklah. Ying Jiangxi, apakah kau ingat ketika pertama kali aku bertemu denganmu?" Ying Jiangxi berkata, "Tentu saja aku ingat, kau melawanku di kompetisi Murai Sakai, aku kagum padamu ketika tidak ada perempuan lain sehebat dirimu di kompetisi tersebut." Shiuxu berkata, "Apakah kau masih ingat benda apa yang aku berikan setelah kompetisi selesai?"
__ADS_1
Ying Jiangxi berkata, "Makan yang benar, jika tidak makan dengan baik maka aku tidak akan memberimu jawabanku." Shiuxu pun kembali makan dengan tenang, dan Ying Jiangxi berkata kembali, "Shiuxu, kau terlihat cantik saat sedang makan." Shiuxu memalingkan wajahnya dan berhenti makan, Ying Jiangxi berkata, "Kenapa kau berhenti makan?" Shiuxu berkata, "Aku sudah tidak lapar, aku sudah kenyang dengan pujianmu itu." Ying Jiangxi berkata, "Memang benar apa yang aku ucapkan, yasudah jika kau tidak ingin makan lagi, aku akan segera menghabiskan dagingnya." Shiuxu pergi sebentar untuk mengambil air jernih di sungai yang tidak jauh dari lokasi mereka sekarang, dan Ying Jiangxi memintanya agar mengambilkannya juga untuk dirinya.
Shiuxu mengambil kendi di batu penyimpanannya, dan mengisinya dengan air. Ketika Shiuxu sedang mengambil air, ia melihat ada yang mengkilap-kilap di dasar sungai, Shiuxu pun memanggil Ying Jiangxi untuk melihat benda apa yang mengkilap. Ying Jiangxi pun langsung menghabiskan daging binatang buas level 8 dengan cepat kemudian pergi menghampiri Shiuxu, dan berkata, "Ada apa kau memanggilku? Kau mengganggu waktu makanku saja." Shiuxu pun menunjuk dengan jarinya ke arah benda yang mengkilap di dasar sungai, dan berkata, "Ying Jiangxi, lihatlah benda mengkilap itu, bisakah kau mengambilnya untukku? Aku berharap benda itu adalah benda yang berharga."
Sungai itu terlihat dangkal, karena itu Ying Jiangxi masuk ke sungai tersebut setelah meminum beberapa tegukan air, dengan perlahan Ying Jiangxi melangkah sambil melihat benda apa yang mengkilap itu. Ying Jiangxi pun mengambil benda tersebut dan ternyata itu adalah senjata langka yang pernah disebut-sebut oleh guru Yuanji. Shiuxu bertanya kepada Ying Jiangxi, "Benda apa itu?" Ying Jiangxi menjawab, "Kau benar-benar orang yang beruntung. Ini adalah senjata langka yang ada di kerajaan Rembulan Hitam, guru Yuanji bilang ia pernah melihatnya dipakai oleh seorang pendekar ketika ia sedang melakukan misi bersama temannya dahulu.
__ADS_1
-BERSAMBUNG-