Dewa Langit

Dewa Langit
Pertambangan Batu Berharga


__ADS_3

Ying Jiangxi merasakan cakra yang besar menyelimuti tempat monster api tanah itu berdiam, kristal yang bercahaya mengeluarkan banyak sekali cakra yang dapat membantu pemulihan. Tentu Ying Jiangxi juga dapat merasakan efek dari cakra kristal tersebut, tubuhnya menjadi sempurna seperti pertama kali datang ke tempat monster api tanah. Mungkin inilah alasan mengapa monster api tanah itu memiliki kekuatan regenerasi yang sangat hebat, kemungkinan besar bahwa monster tersebut dapat menyimpan banyak cakra dari kristal di tempat itu. Ying Jiangxi semakin yakin akan hal tersebut ketika ia melukai sedikit tangannya dengan pedang, dan seketika luka itu pun hilang kembali seperti semula. Tempat yang dapat menyembuhkan luka dengan cepat merupakan tempat yang langka dan jarang ditemukan.


Memang sulit menghadapi monster api tanah selama ia terus menerus menyimpan cakra untuk regenerasi, dan entah seberapa banyak cakra regenerasi yang monster tersebut serap. Setelah Ying Jiangxi menyimpulkan beberapa pendapatnya mengenai monster api tanah, dan ia rasa sudah cukup penganalisaannya sehingga ia pun keluar dari sarang monster tersebut untuk makan dan beristirahat. Tempat monster api tanah dikurung jauh dari pemukiman penduduk, Ying Jiangxi merasa bosan dan ingin mengenal tanah Timur lebih jauh sehingga ia memutuskan untuk pergi mencari desa sekitar pada esok pagi. Langit malam terlihat sangat indah karena banyak bintang-bintang yang bertebaran menghiasi pandangan, dan Ying Jiangxi pun tertidur pulas di bawah naungan langit yang indah.


Keesokan harinya Ying Jiangxi memulai perjalanannya mencari penduduk setempat, awalnya ia hanya berjalan saja melewati jalan yang lurus, akan tetapi ia belum juga menemukan desa. Setelah beberapa waktu, Ying Jiangxi melihat bukit yang tinggi dan mulai menaikinya sampai puncak, kemudian melihat ke sekitar hingga menemukan rumah kayu kecil di ujung pandangannya. Ying Jiangxi pun langsung turun dan berlari ke rumah kayu tersebut, setelah sampai tidak terlihat satu orang pun di dalamnya, tetapi ia melihat ada jalan orang menuju ke dalam hutan. Ying Jiangxi sangat yakin kalau ia akan menemukan desa yang tidak jauh dari tempat tersebut. Ying Jiangxi pun menelusuri jalan orang hingga sampai ia melihat tanda-tanda kehidupan lebih banyak, dan tidak lama kemudian ia pun sampai di suatu desa yang cukup ramai penduduknya. Memang desa tersebut terbilang sangat jauh dari tempat monster api tanah itu dikurung.

__ADS_1


Setelah perjalanan yang cukup jauh akhirnya Ying Jiangxi bisa mulai mengenal kebiasaan orang Timur. Orang-orang melihat Ying Jiangxi dengan tatapan yang aneh, sepertinya mereka melihat orang asing yang entah datang dari mana. Tidak lama kemudian ada seorang pemuda yang mendekati Ying Jiangxi dan menanyakan dari mana asal Ying Jiangxi dan perlu apa datang ke desa mereka, Ying Jiangxi pun menjawab, "Aku datang dari tanah Selatan dan aku hanya ingin melihat-lihat desa yang aku lalui. Wahai pemuda, bisakah kau mengenaliku betapa indahnya desamu ini?" Pemuda tersebut berkata, "Ya aku akan mengenalkan desaku kepadamu." Ying Jiangxi berkata kembali, "Wahai pemuda, siapa namamu?" Pemuda itu menjawab, "Namaku Agna, kamu?" Ying Jiangxi berkata, "Aku Ying Jiangxi."


Pemuda yang bernama Agna itu membawa Ying Jiangxi ke tempat di mana orang setempat banyak menghabiskan waktunya di pertambangan. Ying Jiangxi pun penasaran apa yang mereka cari di tempat tersebut, tetapi Ying Jiangxi dan Agna tidak diizinkan untuk masuk ke dalam pertambangan karena orang asing dilarang masuk ke dalam tanpa izin dari kepala desa. Dengan perasaan sedikit kecewa akan tetapi Ying Jiangxi paham akan hal tersebut dan spontan ia berkata kepada Agna, "Agna, antarkan aku bertemu dengan kepala desa." Agna pun langsung mengantarkan Ying Jiangxi ke rumah kepala desa. Sesampainya di rumah kepala desa, Ying Jiangxi dan Agna disambut hangat oleh kepala desa dan beberapa orang di rumah kepala desa. Tidak tahu mengapa kepala desa menyambut Ying Jiangxi dengan begitu sopan, sehingga Ying Jiangxi menanyakan apa yang ingin kepala desa ketahui darinya.


Ying Jiangxi berkata, "Rupanya begitu, dan itulah mengapa kau terlihat tidak jauh umurnya dengan guruku. Kepala desa, aku meminta izin untuk melihat ke dalam pertambangan, sebenarnya apa yang kalian tambang itu?" Kepala desa menjawab, "Beragam temuan kami kumpulkan, kau bisa melihatnya langsung ke dalam tempat pertambangan itu." Ying Jiangxi dan Agna pun langsung menuju pertambangan dengan dipandu oleh orang yang ditunjuk oleh kepala desa untuk mengantarkan Ying Jiangxi ke tempat pertambangan. Ying Jiangxi bersama Agna pun masuk ke dalam pertambangan, belum lama semenjak mereka masuk langsung terlihat beberapa orang keluar masuk pintu tempat mereka menambang sesuatu. Ying Jiangxi tidak tahu betul apa yang mereka dapatkan, mereka hanya berkata batu berharga dan sepertinya penyebutan batu tersebut berbeda dengan yang Ying Jiangxi tahu.

__ADS_1


Ying Jiangxi ditujukan ke tempat yang biasa Agni menambang batu berharga. Di tengah perjalanan Ying Jiangxi bertanya kepada Agna kemana mereka menjual hasil temuannya, dan Agna menjawab bahwasannya mereka mengumpulkan hasil temuannya ke kepala desa dan menjualnya ke orang yang tidak mereka ketahui, karena kepala desa berkata bahwa hasil temuannya itu tidak boleh dijual ke sembarang orang. Ying Jiangxi dan Agna pun sampai di tempat orang-orang biasa bertambang, salah seorang dari mereka ada yang telah mengumpulkan banyak temuannya di kereta angkut. Ying Jiangxi meminta penambang tersebut untuk menyebutkan apa saja yang ia temukan di tempat itu, dan penambang itu menyebutkan satu persatu hasil temuannya yang salah satunya ialah batu berharga yang mereka sebut-sebut sebagai temuan yang paling mahal untuk mereka jual.


Ying Jiangxi awalnya tidak menyadari ada suatu kemiripan antara batu berharga dan kristal bercahaya yang pernah ia jumpai di sarang monster api tanah.


-BERSAMBUNG-

__ADS_1


__ADS_2