
Sang kaisar setengah mati menghadapi Ying Jiangxi hanya karena melukai bahu Shiuxu. Setelah itu mereka membawa Ying Jiangxi kembali ke puncak gunung Dewa Pedang untuk membiarkan Ying Jiangxi beristirahat di kamarnya, sang kaisar kembali ke istana kerajaan dan menitipkan Ying Jiangxi kepada pembelah gunung dan juga Shiuxu. Sementara Ying Jiangxi tidur, Shiuxu membersihkan luka di lengan kiri Ying Jiangxi dengan kain basah yang hangat , ia dengan hati yang tulus merawat Ying Jiangxi sampai ia sadarkan diri, pembelah gunung membuat racikan obat luka untuk dioleskan di atas luka Ying Jiangxi dan Shiuxu, pembelah gunung pun mengoleskannya dengan perlahan ke permukaan luka hingga merata.
Ying Jiangxi masih tidak sadarkan diri setalah beberapa waktu, Shiuxu yang menemaninya pun sampai tertidur di dekat Ying Jiangxi sedangkan pembelah gunung telah lama meninggalkan mereka berdua. Kemudian Ying Jiangxi sadarkan diri ketika Shiuxu masih tertidur pulas di sampingnya, Ying Jiangxi yang melihat Shiuxu tidur membangunkannya dan Shiuxu sedikit terkejut melihat Ying Jiangxi yang begitu dekat dengannya, Shiuxu pun mendorong Ying Jiangxi karena terkejut hingga membuat Ying Jiangxi batuk dibuatnya. Shiuxu langsung mengambilkan air dan memberikannya kepada Ying Jiangxi sambil berkata, "Ying Jiangxi, maafkan aku, aku terkejut melihatmu begitu dekat denganku."
Ying Jiangxi berkata, "Tidak masalah, kau hanya tidak sengaja melakukannya. Apa yang kau lakukan di dalam kamarku?" Shiuxu berkata, "Apakah kau tidak mengingatnya? Kau pingsan saat pertarungan kemarin." Ying Jiangxi berkata, "Aku tidak mengingatnya sama sekali, yang aku ingat hanya ketika kaisar menyerangmu dan aku tidak sempat menahan serangan tersebut. Shiuxu, apakah kau seharian menemaniku selama aku pingsan?" Shiuxu berkata, "Ya aku menemanimu atas perintah guru." Ying Jiangxi berkata, "Bukan karena kau khawatir kepadaku?" Shiuxu berkata, "Semua khawatir kepadamu, bukan hanya aku, tapi karena ada aku maka guru dan Ayahku menyuruhku untuk menemanimu."
__ADS_1
Shiuxu berkata kembali, "Ying Jiangxi, apakah kau lapar?" Saat Shiuxu bertanya demikian, perut Ying Jiangxi tiba-tiba bunyi karena memang dia sedang lapar. Shiuxu berkata, "Aku masih mempunyai makanan enak untuk kau makan." Ying Jiangxi menerima makanan Shiuxu dan memakannya dengan lahap, Shiuxu juga ikut makan bersamanya. Selepas makan, Ying Jiangxi berkata, "Shiuxu, di mana kaisar dan pembelah gunung sekarang?" Shiuxu berkata, "Aku tidak tahu, tapi sepertinya Ayahku selalu sibuk dengan pekerjaannya." Ying Jiangxi berdiri dan mengajak Shiuxu untuk menghirup udara segar di luar, ia ingin mencari pembelah gunung dan terlihat pembelah gunung sedang berlatih di tempat latihannya seperti biasanya.
Ying Jiangxi dan Shiuxu tidak ingin mengganggu gurunya yang sedang fokus dalam kultivasi, sehingga mereka berdua kembali dan tidak tahu apa yang ingin mereka lakukan, Shiuxu pun mempunyai ide agar mereka berdua ke kultivator gua bawah tanah untuk berkultivasi sekaligus melihat guru Yuanji di sana. Ying Jiangxi berkata, "Aku penasaran, apakah guru sudah mencapai tingkat Dewa atau belum. Guru pasti terkejut melihat kita juga berada di tingkat Dewa level dua." Mereka berdua langsung pergi ke kultivator gua bawah tanah dengan menaiki raja naga, Ying Jiangxi terpana melihat raja naga kini telah menjadi lebih besar daripada sebelumnya dan tubuhnya juga dipenuhi oleh cakra kesadaran fisik naga emas kuno yang amat besar.
Shiuxu berkata kepada Ying Jiangxi sebelum menaiki raja naga, "Ying Jiangxi, biarkan aku yang mengendarainya," Shiuxu memohon kepada Ying Jiangxi untuk yang kedua kalinya dengan wajah yang manis hingga Ying Jiangxi mengabulkan permohonannya. "Sepertinya kau sangat suka menunggangi raja naga." Shiuxu berkata, "Tentu saja, karena aku suka terbang." Perjalanan menuju gua bawah tanah menjadi sangat pendek karena laju terbang raja naga yang meningkat. Shiuxu dan Ying Jiangxi sampai ke tujuan mereka dan mendarat di permukaan yang membuat Shiuxu sedikit terfokuskan pandangannya ke arah jejak kaki seekor binatang buas besar, Ying Jiangxi turun dengan perlahan dan melihat sekitar, jejak kaki itu mengarah ke dekat pintu kultivator gua bawah tanah.
__ADS_1
Ying Jiangxi dan Shiuxu pun dengan perlahan-lahan memasuki kultivator gua bawah tanah dan tidak mengganggu binatang tersebut yang sedang diam. Mereka berdua tentu pergi ke tempat tingkat Guru untuk mengecek apakah guru Yuanji telah menerobos atau belum, sesampainya di tingkat Guru, mereka tidak menemukan Yuanji di dalamnya, dan mereka yakin bahwa gurunya itu pasti telah mencapai tingkat Dewa, karena telah lama ia berkultivasi di kultivator gua bawah tanah ini. Mereka berdua melanjutkan perjalanan ke tingkat Dewa, saat pertama kalinya mereka masuk ke tempat tingkat Dewa. Shiuxu berkata, "Indah sekali pemandangan di tingkat Dewa ini, aku ingin berlama-lama di sini jadinya. Aku ingin cepat-cepat menerobos ke tingkat ahli beladiri sejati."
Mereka menelusuri semua tempat di tingkat Dewa, namun mereka berdua belum juga menemukan guru Yuanji, karena mereka berdua tidak bisa ke tempat tingkat ahli beladiri sejati maka mereka memutuskan untuk berkultivasi dan hanya berharap mereka bisa bertemu dengan gurunya. Tempat kultivasi di tingkat Dewa itu sangat berbeda dengan tingkat Guru, tingkat Guru seperti taman indah yang terdapat mata air mengalir di dalamnya dan kristal berwarna hijau yang menerangi gelapnya gua tersebut, berbeda dengan tingkat Dewa, di dalamnya banyak lukisan dan tulisan yang menggambarkan cara kultivasi di tingkat Dewa, lukisan dan tulisan itu lebih teratur dan rapih tidak seperti sebelumnya, dindingnya dilapisi oleh batu biru yang indah.
Kristal-kristal biru yang bersinar menerangi ruangan tersebut, beberapa tanaman langka yang indah tumbuh di sana dengan teratur seperti ada yang memeliharanya, dan kolam air yang sangat jernih yang terisi dari tetesan air di dinding. Aura kultivasinya semakin kuat dan semua itu membuat orang yang sedang berkultivasi dapat dengan mudah berkonsentrasi karena suasana yang begitu tenang dan sejuk. Untuk naik ke tingkat Dewa level tiga perlu ketajaman penglihatan, karena yang dilatih ialah kecepatan penyerangan jarak jauh, dan itu harus melalui pelatihan di luar bukan kultivasi yang meningkatkan kekebalan tubuh, tetapi kemahiran dan kecepatanlah yang mulai dilatih di tingkat Dewa, Ying Jiangxi melihat di dinding kultivator dan kebanyakan dari level yang ada melatih keterampilan pendekar itu sendiri, mungkin fondasi telah terbentuk pada tingkat sebelumnya sehingga keterampilan dilatih pada tingkat Dewa.
__ADS_1
-BERSAMBUNG-