
Setelah selesai membuat pil super, Ying Jiangxi menguji pil tersebut. Sebelum memakannya, Ying Jiangxi berkata kepada Shiuxu, "Shiuxu, apakah kau ingin mencoba pil super ini?" Shiuxu berkata, "Ya, tetapi kau yang memakannya terlebih dahulu." Ying Jiangxi memberikan tiga pil kepada Shiuxu untuk disimpan dan digunakan di waktu yang tepat. Kemudian Ying Jiangxi makan satu pil untuk mencobanya, ia yakin bahwa pil itu sangatlah bagus kualitasnya karena ia sudah sering sekali membuatnya. Belum lama Ying Jiangxi memakan pil super, tubuhnya langsung mengeluarkan cakra yang mengelilingi tubuhnya. Ying Jiangxi mengeluarkan pedangnya dan dengan sekali tebasan kekuatan pedang Dewa Naga dapat membuat retakan yang besar, tanah terbelah dan menimbulkan goncangan yang cukup besar.
Dahsyatnya efek dari pil super yang Ying Jiangxi buat, sampai-sampai pembelah gunung datang menghampiri mereka berdua dan menanyakan apa yang mengakibatkan hamparan tanah kian terbelah. Shiuxu pun menjelaskannya kepada pembelah gunung dan Ying Jiangxi meminta maaf atas kerusakan yang telah ia buat, karena ia tidak menyangka akan berakibat seperti itu. Pembelah gunung berkata, "Tidak mengapa, aku hanya ingin melihat dan memeriksa keadaan di sini, dan menanyakan apa penyebab kekuatan besar ini muncul." Ying Jiangxi pun memperlihatkan kepada pembelah gunung pil super yang ia buat, pembelah gunung pun tidak menyangka Ying Jiangxi dapat membuat pil super yang begitu hebat, ia terkejut karena tidak ada seorang pun yang dapat membuatnya kecuali orang yang hebat dan telah mencapai tingkat ahli beladiri sejati.
Ying Jiangxi memberikan semua pil yang ada di tangannya kepada pembelah gunung, dan pembelah gunung berkata, "Ying Jiangxi, jangan kau berikan resep pil ini kepada orang yang tidak bertanggung jawab, pastikan pil ini tidak disalah gunakan oleh mereka." Ying Jiangxi berkata, "Jangan khawatir guru, aku akan menjaga pil berharga ini, aku pastikan pil ini tidak akan jatuh ke tangan yang salah." Setelah berbincang sebentar, Ying Jiangxi pamit untuk pergi ke tempat biasa ia latihan yaitu di bawah air terjun dekat puncak gunung Dewa Pedang. Pembelah gunung bertanya kepada mereka berdua sebelum pergi, "Bagaimana dengan pelatihan kalian berdua?" Ying Jiangxi menjawab, "Aku telah menyelesaikan semua tahap pelatihan di tingkat Dewa level tiga, sedangkan Shiuxu mengalami kendala dalam pelatihannya, karena itulah aku membawa Shiuxu ke tempat aku melatih fokus."
__ADS_1
Pembelah gunung berkata, "Latihlah Shiuxu dengan baik, aku serahkan semuanya padamu." Kemudian Ying Jiangxi dan Shiuxu langsung pergi ke tempat tujuan mereka dengan raja naga. Sesampainya mereka di sana, Ying Jiangxi berkata, "Shiuxu, tempat ini cocok untuk melatih fokus. Suara air terjun ini membuatku tenang dan fokus dalam kultivasi. Lihatlah bagaimana aku melatih fokusku." Shiuxu duduk di atas batu sama seperti Ying Jiangxi, kemudian Ying Jiangxi berkata, "Untuk meningkatkan fokusmu, kau hanya perlu memusatkan pikiranmu ke satu titik cakra dan mengumpulkannya, rasakanlah kekuatan cakramu itu sampai kau dapat merasakan semua cakramu terpusat ke titik cakra tersebut. Sekarang kau coba dengan titik cakra yang ada di tangan kananmu itu jika kau sudah dapat merasakannya langsung saja kau luncurkan serangan cakramu ke pohon besar yang ada di ujung pandangmu."
Ying Jiangxi membiarkan Shiuxu fokus dengan latihannya, ia juga ingin kekuatan fokusnya meningkat, bersama mereka berlatih hingga larut malam. Shiuxu merasakan apa yang Ying Jiangxi bicarakan, ia pun langsung meluncurkan serangan cakra ke pohon besar di ujung pandangannya. Pohon itu berlubang besar terkena serangan cakra Shiuxu. Ying Jiangxi yang sedang memejamkan mata dan fokus terkejut mendengar ada ledakan. Dan ketika ia melihat dan mengetahui bahwa serangan itu berasal dari Shiuxu, ia berkata, "Kau sudah merasakannya Shiuxu?" Shiuxu berkata, "Ya, aku merasakan cakra di tubuhku terpusat di titik cakra tanganku. Aku tidak menyangka seranganku lebih terarah dan juga lebih baik dari sebelumnya." Ying Jiangxi berkata, "Mari kita coba serangan jarak jauhmu dengan objek yang bergerak." Shiuxu berkata, "Ke mana lagi kita akan pergi?"
Shiuxu mengumpulkan cakranya di tangan kanannya hingga tangan kanannya diselimuti oleh cakra yang tebal. Shiuxu berdiri tegak dan mengamati pergerakan Ying Jiangxi, kemudian dengan keyakinannya Shiuxu meluncurkan serangan cakranya yang melesat dengan cepat dan Shiuxu mengendalikan serangan tersebut hingga serangan tersebut terus mengikuti Ying Jiangxi sampai akhirnya Ying Jiangxi terpental dan terguling karena terkena serangan cakra Shiuxu. Shiuxu pun langsung mendekati Ying Jiangxi, tapi belum sampai Shiuxu membantu Ying Jiangxi, Ying Jiangxi lebih dulu bangkit dengan sedikit luka di wajahnya dan berkata, "Shiuxu, jangan khawatirkan aku. Teruslah berlatih, aku masih dapat bertahan dari seranganmu itu." Walaupun demikian Ying Jiangxi berkata dalam hatinya, "Aku tidak menyangka serangannya akan sekuat ini, bahkan perisai cakraku saja tidak sepenuhnya menahan serangan Shiuxu."
__ADS_1
Ying Jiangxi kembali berlari dan Shiuxu terus berlatih. Ketika berlari Ying Jiangxi berkata, "Shiuxu, cobalah tingkatkan seranganmu dengan mengeluarkan banyak serangan sekaligus." Shiuxu pun langsung mencobanya dan serangan itu melesat kencang. Shiuxu langsung meluncurkan dua serangan sekaligus, dan itu membuat Ying Jiangxi lebih tertantang. Shiuxu menjadikan kedua serangannya itu meluncur dalam dua arah, dengan begitu Ying Jiangxi tidak leluasa berlari. Dalam kendali Shiuxu serangannya terus mengejar Ying Jiangxi, Ying Jiangxi mempercepat langkahnya dan serangan tersebut mengenai pohon karena Ying Jiangxi berlari ke arah pohon besar itu dan melompat ketika kedua serangan Shiuxu sudah dekat.
Ying Jiangxi berlari kembali dan berkata, "Shiuxu, jangan sampai kau lengah terhadapku." Shiuxu pun meluncurkan tiga serangan sekaligus dengan mengeluarkan cukup banyak cakranya. Pada malam hari di mana bulan bersinar terang, Shiuxu memiliki cakra yang lebih besar daripada biasanya, karena fisiknya dapat menyerap cahaya bulan dan menjadikannya cakra sehingga Shiuxu tidak mudah kelelahan walaupun ia menggunakan banyak cakra. Tiga serangan itu berbeda dari sebelumnya, bentuk serangan cakranya lebih padat dan bersinar lebih terang, serangannya sangat cepat hingga Ying Jiangxi menggunakan langkah kilatnya untuk menghindari serangan. Walaupun begitu Shiuxu tidak menyerah, ia membuat lebih banyak lagi serangan, ia menggerakkannya secara terpisah dan menjebak Ying Jiangxi dari segala arah hingga akhirnya Ying Jiangxi tidak menemukan jalan lain selain berlindung di balik formasi pelindungnya yang tebal.
-BERSAMBUNG-
__ADS_1