
Setelah memperhatikan lebih dalam lagi, ternyata di dalam batu tersebut terdapat sesuatu yang bersinar, dan ketika Ying Jiangxi memegangnya ia merasakan ada sedikit aliran cakra. Ying Jiangxi berkata kepada Agna, "Apa kau tidak tahu apa-apa tentang batu berharga ini selain kau dapat mendapatkan uang darinya?" Agna berkata, "Sungguh kami hanya mencarinya di sini dan menyerahkan penjualannya kepada kepala desa, kami juga tidak tahu untuk apa kegunaan batu berharga dan yang lainnya itu kecuali hanya sedikit darinya." Ying Jiangxi dan Agna pergi ke pintu pertambangan lainnya, kali ini penambangannya menjulang ke bawah, Agna menjelaskan bahwa tempat itu kebanyakan emas dan perak mentah yang mereka dapatkan, lumayan banyak penambang di tempat itu karena memang jumlah yang mereka temukan lebih banyak walaupun masih kalah harganya dari batu berharga.
Setelah melihat semua ruangan pertambangan, Ying Jiangxi dan Agna pergi ke tempat lain yang juga banyak dikunjungi oleh warga setempat yaitu kebun yang di dalamnya terdapat berbagai tanaman. Agna menyebutkan bahwa para wanita biasanya berkebun namun ada juga yang menambang di pertambangan seperti yang dilakukan oleh para pria. Agna menjelaskan bagaimana hasil panen itu disalurkan, panen tersebut akan dijual ke desa lainnya dan kadang ditukar dengan makanan pokok yang tidak ada di desa mereka. Setelah lama mereka berjalan-jalan, Agna pun berpamitan untuk pulang, sedangkan Ying Jiangxi diantarkan ke rumah yang telah disediakan untuknya bermalam di desa tersebut. Ketika orang-orang terlelap dalam gelapnya malam, Ying Jiangxi pergi menemui kepala desa untuk menanyakan perihal monster api tanah.
__ADS_1
Ying Jiangxi berpapasan dengan kepala desa tepat di depan rumah kepala desa, sepertinya kepala desa ingin pergi ke suatu tempat. Ying Jiangxi berkata, "Kepala desa, apa yang kau ingin lakukan di malam yang gelap ini?" Kepala desa berkata, "Seharusnya aku yang bertanya demikian, ada urusan apa kau datang ke tempatku larut malam?" Ying Jiangxi berkata, "Aku ingin bertanya tentang monster api tanah kepadamu. Apakah kau punya waktu luang untuk menjawab semua pertanyaanku?" Kepala desa berkata, "Kebetulan sekali kau datang dengan tujuan yang seperti itu, aku ingin pergi ke rumah kayu di ujung desa ini untuk melakukan sesuatu yang berkaitan dengan monster api tanah. Kau ikutlah denganku jika kau ingin mengetahui monster api tanah lebih dalam lagi."
Di perjalanan Ying Jiangxi selalu bertanya kepada kepala desa tentang monster api tanah, dan kepala desa menjelaskan bahwa monster api tanah selalu berusaha menghancurkan formasi pelindung pada saat tengah malam hingga menjelang fajar, dan itu selalu mengganggu pikirannya sehingga ia datang setiap malam untuk memastikan formasi pelindung dalam keadaan aman. Ying Jiangxi berkata bahwa kemarin ia sudah berusaha mencari titik lemah monster api tanah namun belum juga membuahkan hasil yang baik. Kepala desa memperingatkan Ying Jiangxi agar berhati-hati dengan kekuatan yang sebenarnya dari monster api tanah, karena monster api tanah tidak semudah yang dibayangkan dalam menaklukkannya. Ying Jiangxi bertanya kepada kepala desa, "Apa yang kau maksud dengan kekuatan sebenarnya dari monster api tanah?"
__ADS_1
Kepala desa pun menjelaskan bahwa monster api tanah akan berubah bentuk menjadi monster yang sangat mengerikan ketika dirinya merasa sangat terancam, dan tidak ada seorang pendekar pun pada waktu itu yang dapat menyerangnya. Dalam pengurungan monster tersebut saja menyebabkan puluhan pendekar hebat menjadi korban karena berusaha memalingkan perhatian dari para pembuat formasi pelindung dalam sekala besar. Ying Jiangxi merasa monster api tanah itu berbeda dari bayangannya, memang karena ia belum melihat bagaimana sebenarnya monster api tanah dengan matanya sendiri. Ying Jiangxi semakin penasaran akan monster api tanah dan ingin segera mengetahui titik lemah monster tersebut, sehingga ia berkata kepada kepala desa, "Kepala desa, apa kau tahu tentang kelemahan monster api tanah selain memiliki kekurangan dalam penglihatan pada malam hari?"
Ying Jiangxi merasa bahwa mustahil baginya untuk mengangkat monster api tanah ke langit, karena memang dia tidak menguasai kekuatan anti gravitasi dan monster itu pun ukurannya sangat besar dan kuat. Sesampainya mereka berdua ke rumah kayu yang merupakan tempat kepala desa menyimpan alat-alat perang, Ying Jiangxi tidak menyadari bahwa tempat tersebut terpasang formasi pelindung yang kuat, dan kepala desa terkejut ketika Ying Jiangxi mengatakan bahwa dirinya pernah masuk ke rumah tersebut ketika dirinya mencari keberadaan desa terdekat dan ia juga tidak menyadari bahwa di balik kain terdapat alat-alat perang milik kepala desa. Pada awalnya kepala desa tidak percaya akan ucapan Ying Jiangxi, tetapi akhirnya ia percaya ketika Ying Jiangxi membuktikannya dengan menembus formasi pelindung yang dibuat kepala desa itu sendiri.
__ADS_1
Kepala desa tercengang melihat Ying Jiangxi baik-baik saja melewati formasi pelindung yang kokoh dan kuat. Dengan ekspresi yang tegang kepala desa bertanya kepada Ying Jiangxi, "Anak muda, apakah kau mempunyai fisik naga emas kuno?" Ying Jiangxi berkata, "Ya, aku punya fisik naga emas kuno sehingga aku dapat menembus formasi pelindung ini." Kepala desa berkata, "Mengapa pembelah gunung tidak memberi tahuku bahwa muridnya memiliki fisik naga emas kuno. Aku sungguh terkejut dapat melihat langsung seseorang yang memiliki fisik naga emas kuno menembus formasi pelindung yang kuat dan kokoh. Apakah kau juga dapat masuk ke dalam formasi pelindung monster api tanah itu tanpa bantuan gurumu?" Ying Jiangxi berkata, "Tentu saja mengapa tidak." Kepala desa berkata, "Sungguh kekuatan yang sangat menakjubkan sekaligus mengerikan." Setelah berbincang-bincang sedikit, kepala desa pun langsung mengajak Ying Jiangxi ke tempat monster api tanah itu dikurung.
-BERSAMBUNG-
__ADS_1