Dewa Langit

Dewa Langit
Manusia Setengah Naga


__ADS_3

Sang kaisar panik dan berusaha menghancurkan perisai atau formasi pelindung yang menjebak pergerakannya, pembelah gunung terkejut Ying Jiangxi dan Shiuxu menggunakan alat yang ia beri kepada sang kaisar, namun pertarungan tidak cukup sampai situ saja, Ying Jiangxi dan Shiuxu ingin mereka dapat mengalahkan pembelah gunung dan sang kaisar, mereka berdua pun dengan sungguh-sungguh menyerang pembelah gunung, pembelah gunung yang melihat mereka berdua sangat serius menghadapi pertarungan ini sehingga pembelah gunung mengeluarkan kekuatan aslinya yang menggunakan pedang andalannya, awalnya pembelah gunung hanya menggertak mereka berdua, tapi dengan perlahan ia mendekati sang kaisar yang sedang terkurung di dalam formasi penjebak.


Pembelah gunung pun akhirnya mendapatkan peluang untuk melepaskan sang kaisar dengan menghancurkan mantra penjebaknya, tapi lagi-lagi Ying Jiangxi dan Shiuxu menghalanginya untuk menyelamatkan adik seperguruannya, berkali-kali ia lakukan sampai pembelah gunung menggunakan kekuatan transformasi pedang yang diberi julukan pembelah gunung, kekuatan itu dilontarkan olehnya ke arah Ying Jiangxi dan Shiuxu, tapi dengan kekuatan cakra kesadaran fisik naga emas kuno kekuatan yang dahsyat itu dapat dihalang oleh Ying Jiangxi, karena ia sendiri tahu kadar kekuatannya, pembelah gunung merasa dirinya lemah melihat kekuatan andalannya itu dengan mudah dihadang oleh Ying Jiangxi.


Tingkat kultivasi Ying Jiangxi dan Shiuxu meningkat drastis ketika mereka bersatu melawan pembelah gunung dan sang kaisar, kini mereka berdua berada di tingkat Dewa tingkat tiga, sungguh menakjubkan kekuatan yang mereka keluarkan, walaupun demikian pembelah gunung dan sang kaisar merasa dirinya tidak pantas hidup di dunia ini lagi, karena kekuatan Ying Jiangxi yang mendominasi pertarungan mereka. Pembelah gunung berkata, "Ying Jiangxi, apakah kau ingin melihat kekuatan penuh kami berdua?" Ying Jiangxi terdiam ketika mendengar ucapan gurunya yang sambil menancapkan pedangnya ke tanah, dan sang kaisar pun tertawa yang sedang terkurung di dalam penjebak. Dengan fokus sang kaisar dan pembelah gunung mengumpulkan cakranya dan membaca beberapa mantra, tidak lama kemudian datanglah awan hitam yang disertai sambaran petir, cakra mereka berdua semakin besar, pembelah gunung dan sang kaisar secara serentak berubah warna mata menjadi merah dan berapi-api.

__ADS_1


Sang kaisar pun mengguncangkan tanah hingga terjadi gempa bumi yang cukup besar, formasi penjebaknya hancur karena tekanan yang sangat kuat dari sang kaisar, Shiuxu mulai ketakutan melihat kekuatan besar Ayahnya dan juga gurunya, Ying Jiangxi pun menyadari kekuatan pembelah gunung dan sang kaisar naik drastis, dan itu membuatnya menjadi ragu atas kekuatannya, pembelah gunung yang melihat Ying Jiangxi tidak percaya diri lagi berkata, "Ying Jiangxi, Shiuxu, lawanlah rasa takut itu dan mulailah bersiap bertarung, ketahuilah bahwa kekuatan kalian itu dapat mengguncang dunia ini." Ying Jiangxi dan Shiuxu mulai semangat mendengar ucapan gurunya lagi, dan menggali lebih dalam lagi kekuatan mereka berdua yang sebenarnya, Ying Jiangxi tidak menyangka bahwa cakra yang dikeluarkan olehnya sendiri tidak ada habisnya, Shiuxu pun sama karena cakra mereka berdua menyatu.


Mereka berempat pun melanjutkan pertarungan yang membuat Ying Jiangxi terkena serangan dari pembelah gunung dan menjadikannya sebuah luka sayatan di lengan kirinya, sayatannya kecil padahal tebasan dari pembelah gunung itu menggunakan tebasan membelah gunung yang sebenarnya dengan menggunakan cakra yang besar. Ying Jiangxi masih tetap semangat dan meneruskan pertarungan sengit mereka, Ying Jiangxi dan Shiuxu mengeluarkan serangan gabungan kepada pembelah gunung namun serangan mereka dibalas oleh pembelah gunung sehingga terjadilah tabrakan antara dua serangan yang menimbulkan ledakan yang besar, sang kaisar tidak peduli dengan lawannya walaupun ia berhadapan dengan Ying Jiangxi dan Shiuxu, ia tidak segan untuk menyerang mereka berdua dengan tanpa belas kasihan.


Sang kaisar menggunakan kekuatan andalannya yaitu anak panah pembelah langit, ia melepaskan serangannya ke arah Ying Jiangxi dan Shiuxu, tapi serangan itu lebih dulu mengenai Shiuxu dan Ying Jiangxi sedikit terlambat menahan serangan anak panah yang besar itu sehingga membuat Shiuxu terluka kecil di bahunya, karena lukanya tak begitu parah, sang kaisar dan pembelah gunung tetap meneruskan pertarungan. Ying Jiangxi terbawa emosi dan marah karena melihat Shiuxu terluka, karena emosi yang tidak terkontrol olehnya hingga dirinya tidak sadar akan kemarahannya itu sampai-sampai ingin membalaskan rasa sakit itu kepada pembelah gunung dan sang kaisar, lama kelamaan Ying Jiangxi makin tidak terkendali, pembelah gunung dan sang kaisar mulai merasakan kejanggalan terhadap Ying Jiangxi.

__ADS_1


Sang kaisar berkata dalam hatinya, "Kulit anak ini menjadi keras, sepertinya ini adalah kekuatan sebenarnya dari fisik naga emas kuno yang guru katakan dahulu." Guru sang kaisar pernah berkata, "Kekuatan sebenarnya dari fisik naga emas kuno dapat mengguncang dunia, kulitnya sekeras emas dan cakranya tanpa batas, lawannya tidak akan selamat dari kejarannya. Jika kekuatan itu berlangsung dalam waktu yang lama, kekuatannya terus meningkat dan sampai merubah dirinya menjadi manusia setengah naga, dan apabila telah terjadi demikian maka lawannya adalah seekor serangga." Sang kaisar khawatir akan benar terjadi apa yang dikatakan oleh gurunya dahulu, ia tidak ingin mati karena kesalahannya sendiri.


Tapi sang kaisar juga bingung bagaimana cara menghentikan Ying Jiangxi yang terus menerus meningkat kekuatannya. Sang kaisar berfikir bahwa Shiuxu lah yang dapat menghentikannya, pada awalnya Shiuxu tidak menyadari bahwa Ying Jiangxi sedang dalam kondisi tidak terkendali dan diluar kesadaran, namun dengan ucapan Ayahnya itu yang berkata bahwasanya Ying Jiangxi sudah tidak terkendali, Shiuxu pun perlahan menyadari maksud dari perkataan Ayahnya itu. Shiuxu berusaha mendekati Ying Jiangxi, tetapi ia kesulitan karena ia dikelilingi oleh cakra yang begitu besar, hingga berlangsung lama dan Ying Jiangxi mulai menunjukkan wujud asli fisik naga emas kuno yaitu manusia setengah naga.


Tubuh Ying Jiangxi benar-benar sudah berubah dan terlihat seperti naga yang mempunyai dua tanduk dan punggungnya muncul duri-duri tajam serta terdapat bintik-bintik di sekujur tubuhnya, kekuatan semakin besar hingga sang kaisar pun tak sanggup menerima serangan dari Ying Jiangxi, pembelah gunung pun beberapa kali menyerang Ying Jiangxi tetapi ia juga terkena serangannya dan terjatuh, sang kaisar akhirnya mendekati putrinya itu dan itu adalah jalan satu-satunya yang ia pikirkan dapat menyelamatkan dirinya dan juga pembelah gunung. Ying Jiangxi yang agresif pun seketika terdiam dengan mata yang mencekam melihat Shiuxu melambai-lambaikan tangannya untuk tidak menyerang Ayahnya dan juga pembelah gunung, perlahan tapi pasti Shiuxu terus menerus melambaikan tangannya hingga akhirnya Ying Jiangxi kembali ke keadaan semula, tapi setelah itu Ying Jiangxi jatuh pingsan dan tidak sadarkan diri.

__ADS_1


-BERSAMBUNG-


__ADS_2