
"bukan cuma Lo aja rose yang di minta tolong ke sekolah anak nya? di sini udah banyak jadi pada tahu kalau Susi nunggak bayaran itu bertahun-tahun, bahkan si nisa itu udah berapa kali ganti sekolah? maka nya tua harus nya kelas 5 ini masih di kelas 2 SD."ungkap Rizka
"oh gue pikir baru gue yang di mintain tolong Bu!! sebenarnya Malu sih Bu? karena nama anak nya sudah di blacklist sekolah akibat orang tua nya, ibu tau kalau Susi di bilang sudah tabiat ingin menyekolahkan tapi tidak mau membayar? apa lagi merespon panggilan dari sekolah!!
guru-guru dan juga yayasan sudah tahu semua Bu dan anak nya mungkin takut untuk bilang."ujar rose
"maka nya lewat Lo baru ini dia bisa terima raport anak nya dan bisa minta tolong lo."ucap Rizka
"iya harus nya Bu Susi terima kasih ya kita banyak bantu doa, tapi selalu saja salah!! timpal Wulan
"orang seperti dia memang ngga bisa mungkin di bantu jadi kita bantu dia sewajarnya saja."ujar rose.
"dia kalau pukul anaknya itu ngga tanggung-tanggung sampai gagang sapu pada patah? si Nisa itu pernah di bawa kabur sama pengasuh nya saking kesel kali Sama mulut si Susi."ungkap Rizka.
"sebenarnya saya tau Bu? kan bu Susi kalau suami nya pulang kerumah cuma sebentar terus kalau suami nya pergi, dia juga ikutan pergi dan pulang lagi!! Anak nya kasian bertiga-tiga di dalam rumah sampai pagi baru pulang, anak mau sekolah gak ada sarapan, gak ada ongkos di suruh gak pergi!! dia nya tidur."ungkap Wulan
__ADS_1
"nah itu Lo tau? dari siapa? tanya Rizka.
"anak nya Bu pada cerita, sekarang aja kata nya mamih ngga bisa jalan coba aja bisa jalan pasti masih pulang pagi. gitu Bu kata anak nya si vito."sahut Rizka.
"masih belum jalan benar aja masih suka keluar minta bantuan orang, maka nya sama anak nya di kunciin pintu waktu itu sampai ngamuk dan anak nya di pukulin sama dia."ujar Rizka.
"gue kesal Sama anak gak sampai mukul paling cuma mulut gue aja yang kayak panci jatoh."seru rizka.
"pantesan anaknya Sama dia pada cuek ya Bu? gak ada sedih apa bagaimana karena di kasih sakit begini aja belum bisa merubah tabiat nya."gumam Rizka.
sore nya Rizka dan rose pun pamit pulang kerumahnya masing-masing.
Ada rasa takut untuk sering datang dan menemani mereka karena saling membuka aib masing-masing.
Berasa banget saingan nya jika di lihat dari pembicaraan mereka.
__ADS_1
Penyakit iri itu yang paling di takuti rose, karena itu akan mendarah daging bahkan akan terus selamanya seperti itu.
Bermuka manis hanya saat membutuhkan saja tapi selebihnya akan menjatuhkan teman sendiri.
Entah apa yang mereka bicarakan jika rose tidak ada, itu yang jadi pertanyaan rose.
"kamu tumben diam saja? tegur suaminya
"ngga apa-apa sayang, lagi ngga enak badan saja."sahut rose yang sudah berada dirumah nya.
"yakin? apa lagi ada masalah? canda suaminya
Rose hanya memeluk erat tubuh suami nya itu seolah dia butuh kekuatan.
Rose bukan wanita yang mudah berkeluh kesah, dan mengeluh ke suami nya.
__ADS_1
lebih banyak dia pendam sendiri dan semua masalah kadang dia selesaikan sendiri.
karena dia tahu suami nya punya sifat mudah marah bahkan cepat tersinggung walaupun dia sangat sayang dan baik.