Di Hina Sahabat Sendiri

Di Hina Sahabat Sendiri
BAB 9


__ADS_3

Rose pun datang kerumah Susi untuk mengantar kan kembali Susi ke dokter dan ke sekolah anak nya.


"masih lama? apa Lo lagi tunggu besti Lo? sindir rose


"udah lah rose gak usah ribut lagi, kan gak enak di lihat nya."pinta Susi


"gue gak marah cuma gak suka cara nya dia, pakai bikin status dan ada gak gue balas bilang yang nggak-nggak."sahut rose.


"iya gue paham."jawab Susi


dan benar dugaan rose jika Rizka pasti akan datang dan menghampiri rose.


"hai hai, rose masih marah ya? tanya Rizka sambil cengar-cengir seperti ngga ada masalah.


"ngga biasa saja sih."sahut rose dengan nada jutek nya.


"udah ya kita baikan jangan marah lagi."pinta Rizka.


rose hanya diam saja dan memberikan senyum yang di paksakan.


setelah itu mereka pun pergi mengantarkan Susi ke sekolah anak nya dahulu baru ke dokter.


"laki Lo gak mau anter Lo kak? tanya rose


"dia lagi urus istri nya yang pertama kena kanker."ucap Susi


"nah terus? dia yang urus di sana gitu."tanya Rizka.

__ADS_1


"iya karena gak mau di tinggal."sahut Susi


"ngga adil banget ya."gumam Rizka.


rose memilih diam dan tidak ingin ikut campur masalah Susi dan suami nya karena itu area sensitif keluarga mereka.


kecuali Susi yang bercerita baru rose mau mendengarkan nya.


"sabar saja sih dan ikuti mau nya laki u saja kak, apa lagi maaf keadaan Lo juga ngga normal."terang rose


"iya yang pertama sakit dan gue juga sakit."gumam Susi


"yakin Lo bisa sembuh, dan biar ngga ngrepotin laki Lo juga."ucap Rizka.


Susi hanya diam saja dan rose tahu hati nya pasti sedih, Jangan kan sakit.


suami nya seperti Tamu saja datang dan lalu pulang begitu saja.


untuk komunikasi dengan anak-anak saja tidak pernah bahkan bisa di hitung dengan jari.


nasib Susi tak seindah wajah nya karena dia harus bisa berbesar hati menjadi yang kedua.


dibenci keluarga dari istri pertama dan juga mertua nya itu sudah menjadi makanan sehari-hari nya.


"ayo turun sudah sampai nih? ajak rose


"Lo saja deh, gue ribet nih? pinta Susi

__ADS_1


rose pun mengalah dan langsung bertemu Para staf pengajar dan juga administrasi.


rose langsung membayar cicilan tunggakan sekolah anaknya susi yang nilai nya sampai ratusan juta.


para guru dan bagian administrasi pun mengucapkan banyak terimakasih.


berkat rose akhirnya bisa terbayar karena selama ini Susi maupun suami nya tidak pernah merespon penagihan dari sekolah.


malu sebenarnya mendengar para guru berkata seperti itu, lalu setelah membayar dan bicara sebentar rose pun pamit.


Sampai di dalam mobil, rose menyerahkan amplop coklat ke Susi.


"bukti setoran semua ada di dalam ya."seru rose


"iya makasih ya dan akan gue kasih ke bapak nya."sahut Susi


"kita makan siang dulu ya? ujar Susi


"mau makan siang apa? tanya Rizka.


"nasi Padang saja ya yang cepat dan nanti baru ke dokter."tutur Susi


rose memilih diam dan menatap jendela kaca mobil saja.


sampai di rumah makan padang, mereka langsung Turun dan masuk kedalam.


"udah lapar banget ini gue."ujar Rizka

__ADS_1


"pesan saja biar langsung makan."sahut rose.


__ADS_2