Di Hina Sahabat Sendiri

Di Hina Sahabat Sendiri
BAB 39


__ADS_3

Seperti nya fitnah untuk Rose masih belum berakhir, dari kejadian kemarin sekarang ada lagi masalah baru.


Dengan tega nya mereka memfitnah Rose yang di bilang menyewa sebuah rumah di sana dan tidak membayar listrik.


Intan yang mendengar cerita seperti itu sangat marah dan ingin rasanya dia datang dan mengacak-acak teman nya itu.


"sudahlah Tan, biar saja dan gue udah ngga perduli lagi."ujar Rose


"ya kan di pikiran laki Lo beda Rose? dia pasti akan percaya saja."ujar intan


"gue udah ngga perduli dan lebih baik gue diam saja, mau percaya silahkan dan jika masih menganggap aku istri nya pasti dia akan percaya dengan Ku."gumam Rose.


"rose.."Juli langsung memeluk sahabatnya dengan beruraian air mata


"gue tahu hati Lo lagi lelah sangat lelah dan gue rasain itu, sakit lihat Lo begini rose."juli semakin kencang menangis begitu pun dengan Icha.


"sangat lelah dan andai tidak mengingat anak-anak, gue udah nyerah,huuhuuu."air mata pun semakin deras di pipi wanita manis tersebut.


Rida yang baru datang agak sedikit bingung tapi dia berusaha mencerna apa yang terjadi dengan para karyawan nya.


"kalian harus kuat!! kita kan ada untuk saling memberikan kekuatan, ayo bangkit jangan takut dengan mereka!! apa pun yang mereka lakukan kita maju dengan tampilan kesuksesan."Rida memberikan semangat untuk intan, Icha, Juli dan juga Rose.


Setelah berbincang sebentar ada rasa lega saling membantu dan memberikan saran.


Rida dan Rose naik ke lantai 2 untuk melanjutkan pekerjaan nya.


sedangkan yang lain sibuk di bawah karena baru buka sudah mendapatkan orderan.


Ponsel rose kembali berbunyi dan banyak pesan yang dia terima tapi Rose abaikan dia lebih memilih membalas pesan klien saja.


"Rose kalau Lo ngga angkat telpon gue, akan gue kasih tahu laki Lo ya? akan gue bilang semua nya. hutang Lo di sini masih ada? ngga pakai bank keliling lo hutang pinjaman online, dasar banyak gaya Lo padahal ngga ada duit! banyak bohongnya juga."ujar Rizka


"tolong bayar hutang Lo aja Bu? Lo aja ngutang gak bisa bayar tapi Lo ancam gue dengan ngbalikin fakta!! sekarang yang banyak gaya Lo apa gue? hutang Lo aja kalo di hitung lebih dari 5juta, dan dengan gaya Lo yang sombong Lo pinjam bank harian tapi Lo ngga bisa cicil jangan kan cicil sampai sekarang aja Lo ngga ada bayar sama gue, tambahan uang setoran nya Lo makan ngga Lo bayar.


Sekarang Lo di tagih orang gak bisa bayar, gue Lo mau tekan dan mau lapor ke laki gue!! silahkan saja karena gue di fitnah Lo semua sudah biasa ya? silahkan Lo hubungi sekarang."oceh rose lewat ponsel nya dengan nada yang tenang.


"gue kasih waktu sama Lo untuk kembalikan uang gue yang 5juta itu hari ini!! atau gue akan telpon anak Lo yang Lo bilang asisten manager padahal cuma marketing properti dan yang satu kasir apotik kan? atau gue tagih ke laki Lo aja kali ya? biar sama-sama enak ya?"ancam rose

__ADS_1


Rida memberikan kode dengan mengangkat kedua jempol jari tangan nya.


Intan pun mendengar suara rose sedang berceloteh langsung tersenyum manis.


"ow jadi Lo berani sama gue sekarang? mau gue orang kasih tau tentang Lo? ancam Rizka


"orang udah tahu siapa Lo Bu? Lo ada mau nya baik, apa lagi soal pinjam meminjam duit."sahut rose


"urusan Lo sama si Susi bagaimana? bentak Rizka.


"bukan urusan Lo karena jika gue bicara semua omongan gue akan Lo sebar dengan versi yang berbeda."ancam rose.


entah kenapa Rizka langsung mematikan ponselnya sepihak dan Rose yakin dia akan menyebarkan fitnah, Rose sudah ngga perduli yang sekarang dia pikirkan adalah mendapatkan pemasukan untuk biaya anak-anaknya dan tidak akan lagi mengulangi kesalahannya yang sama.


"nah gitu dong!! baru ini Rose yang semangat dan tidak mau di injak-injak."intan memberikan pelukan untuk rose.


"kalau pun dia telpon ke suami gue!! hah gue udah gak perduli"sahut rose.


"kita lihat nanti saja dan semoga semua ada jalan keluarnya."sahut Rida.


"apa kalian hari ini akan ada klien? tanya intan


"ow jadi nih? ya ampun gue pikir gak akan di Fu!! makasih ya sayang aku."intan memeluk rose.


"ih itu Bu Rida yang mengerjakan bukan gue."tunjuk rose ke Rida.


intan pun memeluk rida dan mengucapkan terimakasih, Rida pun memberikan semangat untuk para karyawan dan begitu pun diri nya yang menjadi semangat karena selalu ada dukungan.


Rose dan Rida keluar kantor karena akan bertemu dengan klien intan.


mereka berdua datang langsung kekantor nya yang sangat besar.


Rose yakin kalau klien rose bukan orang biasa dan benar saja mereka langsung di sambut oleh assisten nya.


Rose coba prospek dengan baik, dan di dengar oleh assisten tersebut.


lalu mereka menyerahkan data dan Rida coba mempelajari nya tapi rose sudah bisa menyimpulkan masalah tersebut.

__ADS_1


lalu dengan cekatan rose memberikan hasil hitungan nya


dan estimasi sementara yang harus di bayar.


"itu baru hitungan sementara ya pak!! kadang bisa lebih dan bisa kurang, tapi kami akan usahakan yang terbaik untuk bapak."ujar rose.


"baik Bu akan saya serahkan ke atasan saya dahulu dan silahkan di cicipi hidangan kami."pinta assisten tersebut


Rose dan Rida pun meminum kopi dan juga mencicipi kue yang di hidangkan.


lama menunggu selama satu jam akhirnya assisten tersebut pun datang..


"kami sangat suka dengan penawaran kalian dan ada beberapa poin yang akan kami tambahkan, jadi tolong di pelajari."assisten tersebut menyerahkan berkas ke rose


dengan cepat rose membaca dan membuat catatan di bawah file tersebut.


Senyum puas dari assisten tersebut lalu dia pun mengisi formulir yang Rida berikan lalu menghitung berapa yang harus dia bayar.


"saya akan mentransfer sejumlah uang yang sesuai dengan kesepakatan kita."seru assisten tersebut


"baik pak dan untuk berkas-berkas yang akan bapak tandatangani apa bisa bapak datang ke kantor kami sore ini? tanya rose.


"apa bisa besok siang kami datang? tiba-tiba suara bariton tegas membuat hati rose sedikit menciut.


tapi sebisa mungkin rose kendalikan kegugupannya itu dengan tersenyum manis.


"cantik"gumam pria tersebut.


Lalu Rida dan Rose pun undur diri dan pamit untuk kembali ke kantor dengan senyum yang terus mengembang di bibir mereka.


"intan pasti sangat bahagia mendengarnya."seru Rida.


"dia ngga akan percaya."sahut rose.


sampai di cafe, wajah cemas intan terlihat di wajah nya


dengan suara heboh nya, rose memeluk intan dan mencium pipi nya.

__ADS_1


"klien Lo bayar cash 150 juta."bisik rose di telinga intan


membuat intan hampir terhuyung jatuh jika tidak di tahan icha.


__ADS_2