Di Hina Sahabat Sendiri

Di Hina Sahabat Sendiri
BAB 34


__ADS_3

Rizka pun berhasil mendapatkan pinjaman dan mentransfer ke rekening Rose, dan cicilan perhari 300ribu.


Sebenarnya rose sangat berat tapi mau bagaimana lagi karena dia juga butuh uang tersebut.


intan sudah mengingatkan untuk tidak usah mengambil nya tapi ternyata Rizka sudah mentransfer ke rekeningnya.


"ya udah kalau seperti itu mau bagaimana lagi dan Lo jika udah selesai ingat ya!! jangan pinjam lagi."ancam intan


"maaf rose teman Lo itu benar-benar ngga bisa di baikin karena semua serba di manfaatin sama mereka, cacat aja Lo sedikit habis kan Lo."terang intan.


Rose pun terdiam dan benar apa yang di katakan intan, selama dia membantu tidak pernah ada kata teman terimakasih yang ada hinaan terus.


Bahkan rose sampai gak percaya jika dia sudah berbuat terbaik untuk sahabat nya masih saja di salahkan.


Sore nya rose sudah di jemput oleh fajar dan rose pun pulang karena memang kedai tutup sampai jam 6 sore


kecuali Sabtu dan Minggu kemungkinan untuk Sabtu dan Minggu mereka merekrut karyawan yang bisa sampai malam.


rose akan datang hanya di hari Sabtu saja karena Suami nya tidak akan mengijinkan rose di hari Minggu keluar.


Teman nya semua paham karna hanya rose yang mempunyai suami.


Rose merasa tidak enak hati tapi intan, juli dan Icha terus saja memberikan semangat untuk nya.


"Tan yakin kalau Icha dan juli gak masalah nih? kalau gue gak datang."tanya rose.


"ya ampun rose kan dari tadi di bilang gak Masalah sih."seru intan


"hmmm jangan samain ya kalau kita kek teman Lo yang toxic itu."cebik intan


"hahahaha gak lah dan kalian the best loh."seru rose


"tapi tetap aja Lo ngga enak hati kan sama mereka? bukti nya masih mau saja Lo di akalin sama teman Lo."terang intan.


"gue butuh banget sih uang nya untuk anak gue bayar sekolah, dan mau ngga mau terpaksa gue ambil."ungkap rose.


"iya serba salah ya? ya udah lah sabar ya? dan semoga bisa terbayar dan jangan urusan lagi dengan mereka."ujar intan


"ayo lagi ngapain, sampe kita ngga di ajak."ujar juli sambil melipat kedua tangannya


"hahahaha lagi gimana cara nya nih biar mantan leader Lo selalu gak enak hati."tunjuk intan ke arah rose.


"yaa ampun masih di bahas? bisa gila Lo."seru juli.


"iya kan gue gak enak hati sama kalian masa kalian yang mati-mati masuk, gue malah di rumah."Rajuk rose

__ADS_1


"kan paham kita semua sama Teman yang udah bersuami."ucap Juli


mereka bertiga pun berpelukan karena Icha sedang meracik kopi pesanan pelanggan jadi tidak bisa ikutan gabung.


"ya udah siap-siap bentar lagi kita tutup dan untuk schedule Senin nanti jadi ketemuan di luar apa di sini aja? tanya juli


"nanti gue follow up deh itu klien dan akan gue kasih tau kalian di grup ya? ow iya sekalian nanti semua klien yang sudah buat janji akan gue yang Fu!! dan kalian tinggal tunggu aja info dari gue."terang rose.


"nah gitu dong!! kan sama aja Lo kerja juga kan? "seru intan


rose pun tersenyum dan merasa lega hati nya.


"kak rose di jemput tuh!! teriak Icha


"iya Cha makasih ya."ujar rose.


"guys gue duluan gak apa-apa nih? tanya rose.


"nih data klien-klien yang ada janji di hari Senin."Juli menyodorkan file-file ke rose, dan rose pun menerima nya.


"nanti gue kabarin ya!! sampai ketemu di hari Senin ya."seru rose.


Dari dalam cafe terlihat jika suami nya sedang menunggu di dalam mobil.


Rose langsung menghampiri dan masuk kedalam mobil dengan senyum manis nya.


"semangat ya sayang."seru fajar.


"makasih sayang "ucap rose


"mau makan apa? tanya suami nya


"hmmm bebas apa aja lah."sahut rose


mereka berdua pun mencari makan malam, selama perjalanan mereka banyak bertukar cerita bahkan beberapa kali rose di buat kesal ulah suami nya itu.


karena ada saja yang di ledek fajar dan dia sangat senang jika istri nya marah.


"aku ingin makan pasta jadi kita makan di sini saja ya."ajak fajar


"iya boleh, yuk? sahut rose.


tangan mereka saling bertautan dan fajar tidak pernah melepaskan tangan nya.


sampai mereka duduk pun tetap fajar masih menggenang tangan rose.

__ADS_1


"kamu mau sup? tanya fajar


"iya sayang boleh, kamu tahu pasti apa yang aku suka."canda rose.


"sangat tahu sayang."ucap fajar sambil mencium pipi rose.


kadang rose merasa risih tapi mau bagaimana lagi itulah suami nya.


Selesai makan, mereka memilih untuk langsung pulang dan tidak lupa membelikan makanan untuk papa dan kakak nya fajar.


Rose sangat beruntung karna mertua dan kakak ipar nya sangat sayang dengan diri nya.


kadang ada rasa gak enak karena perbedaan usia mereka itu.


Fajar yang selalu membuat rose lupa dengan perbedaan usia itu karena perlakuan nya terhadap rose.


fajar yang selalu membuat rose seperti anak kecil yang manja dan fajar lah yang selalu merasa dewasa dan tegas.


"rose besok jangan lupa ya bayar cicilan."isi pesan Rizka


ini yang mungkin di takutkan intan karena teman nya ini gak akan kenal waktu untuk mengirimkan pesan.


"iya Bu dan bukan nya Sabtu Minggu itu libur ya? isi balasan pesan rose.


"iya nanti Senin bayar nya kan cuma mengingatkan saja."jawaban rizka


dan rose pun enggan menjawab lagi dan di biarkan saja pesan tersebut.


"siapa sayang? tanya fajar


"ow Icha tadi lupa kasih tahu untuk follow up klien nya juga."bohong rose


jika rose jujur pesan dari teman nya di area B pasti akan marah besar yang ada akan ribut.


rose sangat menghindari itu semua dan sebisa mungkin menutupi nya.


sesampainya di rumah, ponsel langsung rose silent karena dia tahu entah Rizka atau Susi pasti akan telpon atau mengirimkan pesan.


padahal mereka tahu jika rose Sabtu dan Minggu tidak bisa di ganggu.


pagi nya benar saja banyak panggilan dari Rizka yang menanyakan cicilan padahal hari libur.


"Bu kan ini libur ya? dan hari Senin itu masih lusa jadi gue tahu Bu dan gak usah telpon dan kirim pesan berkali-kali juga."jawab rose.


dan langsung dia mematikan ponsel nya karena sudah saling kesal nya.

__ADS_1


.


__ADS_2