Di Hina Sahabat Sendiri

Di Hina Sahabat Sendiri
BAB 8


__ADS_3

Rose memilih diam dan tak pernah datang lagi ke rumah makan tersebut, dia sudah mengikhlaskan nya dan menyibukkan diri dengan pekerjaan nya.


"rose kok ngga jengukin gue sih? isi pesan Susi


"sibuk kerja kak."jawaban chat rose


rose merasa di permainan kan sudah harus membohongi suami nya juga, dan harus pulang malam.


belum lagi banyak yang sudah dia keluarkan biaya, tapi dia jadi tahu jika Rizka ternyata memang untuk join usaha tidak akan pernah berubah.


sampai akhirnya rose mendapatkan cerita jika dia sudah dikeluarkan dari rumah makan tersebut.


Abdul juga di keluarkan tanpa mengembalikan uang yang sudah mereka bantu untuk membuka rumah makan.


"Bu kata nya kalau uang ibu sudah di kembalikan."tiba-tiba ada chat masuk dari Abdul


"maaf mas? uang yang mana ya? rose membalas isi pesan tersebut


"uang yang kita patungan bayar sewa kios dan belanja harian pertama kali buka."jawab Abdul


"ngga ada mas? justru dia blokir saya."jawab rose


"berarti Bu Rizka bohong ya? dan dia janji mau kembalikan uang saya dan juga membagi keuntungan rumah makan."terang Abdul lewat pesan


"syukurlah jika dia mau mengembalikan uang mas Abdul, semoga benar ya."ucap rose


"tapi dia menghindari saya terus Bu, kalau berpapasan karena saya kan butuh untuk modal usaha lagi."terang Abdul


"maaf mas ya? saya gak bisa bantu dan coba bicara sama Bu Susi saja. kan bu Rizka sering kerumah Bu Susi."ujar rose.


lalu percakapan pun di akhiri dan rose merasa lega ternyata menghindari itu keputusan yang terbaik.


aktivitas rose sepulang kerja masih bisa mampir ketempat yang dia ingin kunjungi.

__ADS_1


selama ini dia selalu kumpul bertiga dan membuat ruang geraknya terbatas.


"rose main dong!! sini,.mau minta tolong untuk sekolah anak-anak."isi pesan Susi


"iya kak nanti gue bantu urus ya."jawab rose.


terpaksa rose besok membantu Susi untuk ke sekolah anak nya.


karena rose merasa kasihan melihat anak nya susi, jadi dia mau membantu nya.


keesokan harinya rose pun datang dan mengajak Susi untuk ke sekolah anak nya.


disana rose coba bicara dengan bagian keuangan untuk meminta keringanan di cicil.


akhirnya disetujui dan anak nya Susi bisa mendapatkan tablet serta buku pelajaran.


Susi sangat senang bahkan berkali-kali mengucapkan terimakasih.


rose mampir sebentar di rumah Susi, karena dia ingin cepat pulang.


"gue pengen istirahat kak, lagi cepat cape banget."sahut rose.


"besok Main lagi ya? jangan gak, sepi banget gue gak ada teman."pinta Susi


"iya gue gak janji ya kak, karena takut besok banyak kerjaan."rose sengaja berbohong


"Bu udah sih pada baikan dan Bu Rizka udah gak marah kok."pinta Wulan


rose hanya menjawab lewat senyum saja dan enggan menjawab nya.


rose tahu jika Susi mengambil gambar dirinya dan mengirim kan ke Rizka


tapi rose berpura-pura tidak tahu dan malas untuk menegurnya.

__ADS_1


"gue balik ya dan besok gue kabarin kalau bisa datang."ujar rose dan langsung naik kedalam taksi online yang sudah dia pesan.


entah apa yang ada di pikiran Susi dia melaporkan semua nya ke Rizka.


"kalau besok dia datang, Lo langsung kesini ya."pinta Susi


"iya tadi gue mau kesitu tapi Lo keburu pada pergi jadi gue gak jadi deh."sahut Rizka.


"dia itu hutang nya banyak dan ini saja bank keliling dia gak bayar, padahal dia yang minta cariin pinjaman."seru rizka


"banyak gaya sih padahal gak mampu."ujar Rizka.


"masa sih kan dia punya gaji."sahut Susi


"mana cukup kan dia gaya hidup nya sok kaya."ujar Rizka.


"dia itu anaknya saja di tinggal gak di urus, bohong dia kalau gaji nya untuk biaya sekolah anak nya.kan kakak nya sendiri yang ngomong.


"baru tahu gue Bu kalau si rose begitu, masa dia gak perduli sama anak nya."Susi seolah ngga percaya


"Lo tau kenapa dia gue keluarin dari rumah makan?karena ada uang setoran yang dia gak setor ke gue."ujar Rizka


"hah kok bisa? tanya Susi heran


"ngutang di mana-mana dan sok-sokan kalau datang traktir kita."ucap Rizka.


"tapi Lo besok jangan berantem ya? gue kan jadi gak enak."pinta Susi


"iya kan gue mau biasa saja bukan mau ajak ribut."sahut Rizka.


"pengen tahu saja Kalau dia ketemu gue kayak apa."ujar Rizka


"iya udah kalau besok jadi datang pasti gue kabarin Lo."sahut Susi.

__ADS_1


rose belum tau apa besok dia mau datang apa tidak karena dia agak sedikit malas untuk datang kerumah Susi lagi.


tapi Susi selalu beralasan bantu urusan anak-anaknya karena dengan bantuan rose anak nya jadi masih bisa melanjutkan sekolah.


__ADS_2