
Fajar pun memeluk istrinya dan meminta maaf atas ucapan yang kasar dia lontarkan semalam karena emosi.
begitu pun dengan Rose dia pun meminta maaf karena ulah nya yang tidak jujur dengan suaminya.
Entah kenapa rose merasa takut untuk terbuka jika dengan fajar.
dia selalu takut jika melihat fajar marah karena kata-kata yang keluar dari mulut suami nya pasti akan membuat dia sakit hati.
sekarang jika suami nya marah pasti dia lebih memilih diam dan menghindari saja.
dari pada banyak kata-kata kasar yang keluar juga hinaan serta kata talak dan apa pun pasti yang akan membuat rose menangis.
lebih baik rose diam dan tidak ingin menatap wajah suami nya lagi.
Setelah makan malam, mereka nonton tv tapi rose memilih pamit untuk tidur lebih dahulu.
fajar pun mengecup kening istrinya dan membiarkan rose untuk beristirahat.
"tidurlah nanti aku menyusul karena aku masih ingin berbicara dengan papa."ucap fajar
rose hanya menjawab dengan anggukan kepala saja, dan pamit dengan papa mertua nya untuk istirahat.
__ADS_1
sampai di kamar rose langsung merebahkan tubuhnya dan tertidur tanpa menunggu suami nya lagi.
Pagi ini rose sengaja berangkat siang ke kantor karena memang dia agak malas.
Entah kenapa pikiran nya lagi gak tenang,dia mengerjakan pekerjaan nya di rumah.
tapi dia juga sedikit gelisah, dan terpaksa dia berangkat kerja juga.
"Lo tumben Dateng siang sih? tanya teman rose
"iya gak tau nih perasaan gue gak enak banget."sahut rose
"kita nanti ada meeting jam 1 ya !! ujar Yuli memberitahu keruangan tim rose.
"hus hus udah gak usah jadi bahan ribut ya."sela rose
"iya maaf."sahut Icha
"Cha nanti bantu gue untuk ngprint ya."pinta rose
"oke deh."teriak Icha sambil keluar dari ruangan
__ADS_1
Rose mengambil ponsel nya dan mengirimkan pesan ke fajar jika dia sudah sampai kantor dan mengingatkan suami nya untuk jangan lupa makan siang.
setelah mengirim kan pesan singkat untuk suami nya, dia pun menyimpan ponsel tersebut kedalam tas nya.
karena jika meeting dia tidak ingin di ganggu oleh pesan atau telpon yang gak penting.
karena tadi pagi dia sudah mengirim pesan ke Rizka untuk hari ini gak bisa di ganggu.
Rose meminta Rizka juga untuk memberitahu juga ke susi untuk tidak usah menelpon nya hari ini.
dan rose janji akan datang besok kesekolahan anak nya.
Meeting pun di mulai, rose dan rekan tim hanya mendengarkan apa yang atasan nya jelaskan.
ada rasa sedih karena jika kantor ini di tutup bagaimana nasib anak nya.
sedangkan saat ini dia harus membayar sekolah sebesar 7juta.
entah dapat dari mana dia juga masih abu-abu karena uang yang di pinjamkan ke teman-temannya ternyata sangat sulit di tagihnya.
lamunan nya pun buyar ketika icha menyenggol lengan rose, barulah rose sadar.
__ADS_1
"saya juga tidak tahu sampai kapan nya karena dengan kondisi seperti ini lebih baik kalian wfh dan untuk gaji saya tidak bisa hanya fee yang akan saya transfer ke rekening kalian masing-masing."terang atasan nya rose
semua hanya diam tanpa menjawab apa pun karena benar-benar bingung.