DIA MENGUBAH HIDUPKU

DIA MENGUBAH HIDUPKU
KEKECEWAAN


__ADS_3

disebuah rumah yang besae dan megah bak istana, fira sedang menidurkan tubuhnya di sebuah kamar yang tak lain adalah kamarnya dan faro. Fira maaih mencerna apa yang telah ia lihat dan dengar di butik siang tadi. walaupun ia mencoba untuk percaya pada sang suami namun fira tetaplah wanita yang tak luput dari rasa curiga.


Sedangkan di kantor,faro masihmancoba menghubungi sang istri. Tapimasih tidak tersambung. Faro tidak bisa diam saja. Kali ini faro menghubungi lidya karena harapan terakhirnya saat ini adalah sang mami


"halo far?". jawab lidya ketika hpnya berbunyi


"mi, mami dimana?!".tanya faro gugup dan itu membuat lidya sedikit menyelidik dan mencoba menebak.


"mami dirumah kenama sayang? Kamu seperti sedang cemas begitu?" tanya lidya


"hmm..aapaa...fira ada kerumah hari ini mi?". Tanya faro gugup dan menambah kalimat lagi."tadi aku hubungi dia tapi tidak tersambung, karyawannya bilang juga kalau fi udah balik dari pukul setengah empat lalu. Dirumah juga tidak ada, apa dia mampir kesana ma??". Kalimat faro frustasi


"ia, dia sedang istirahat keliatannya kelah sekali . Mungkin fi sedang tidur saat ini. Dia juga bilang mau ngecas ho juga karena sudah habis dan membuat hpnya mati. Kamu langsung ke sini aja nanti. Kamu juga harus pastikan kalau fi tidak menyembunyikan apappun. Karena dari yang mami lihat ekspresi wajah fi tampak kesal dan juga murung". Jelas lidya rinci.


"baiklah mi, faro akan pulang awal. Makasih mi udah jagain fi. Faro matikan ya mi panggilannya". Sambungan langsung terputus. Faro merasa sedikit lega. Namun ia teringat dengan kakimat sang mami jika fira sedang kesal. Kepada siaoa dan apa penyebabnya? Itulah yang saat ini ada dalam kepala faro.

__ADS_1


***


Jam sudah menunjukkan pukul tujuh malam. sejak kepulangan faro dari sore tadi. Fira tidak menyapanya dan sama sekali tidak menghiraukan kalimat yang keluar dari mulut faro.


"ada apa dengan istriku?". Bathin faro


Sampai makan malam usai juga tidak terjadi percakapan diantara faro dan fira.


fira memasuki kamar dan menyibukkan dirinya dengan hp yang saat ini berada ditangannya.


"gak. Aku lagi gak mood aja mas. Aku tidur duluan!". Lagi lagi kalimat ketus yang ia dapat dari fira.


***


Sudah seminggu fira mendiamkan faro walau fira tetap membeeikan pelayanan pada faro kecuali hak faro sebagai suami. faro juga tidak pernah meminta haknya sejak sikap fira berubah padanya. Faro terlihat frustesi dengan kondisi ini. Tapi fira tetap kekeh pada amarahnya yang tidak ingin bicara pada faro.

__ADS_1


"fi, tunggu! Sebenarnya aku salah apa?jelaskan supaya aku bisa memperbaiki kesalahanku itu?!". Faro mengurungkan niatnya untuk pergi kekantor karena percuma saja karen fikirannya akan terganggu karena masalahnya dengan fira yang tidak ia ketahui.


"faro lepas! Aku mau kerja. Bukannya kamu juga seharusnya kekantor?!". ketus fira


"aku tidak peduli itu semua! Aku gak mau kamu bersikap seperti in padaku fi! Bicarakan apa yang membuatmu marah dan tidak mau bicara dengannku?!". Faro tidak dapat lagi menahan apa yang ada dihatinya setelah seminggu tidak mendapat jawaban.


"wanita ini mengaku kalau kamu adalah pasangannya. Dia memesan busana couple minggu lalu dan akan mengambilnya siang ini". Kalimat fira dingin. Faro mengambil hp yang disodorkan oleh fira. melihat dengan penuh keraguan faro melihat wanita yang sengaja di foto oleh fira waktu itu.


"dia?? Apa saja yang dia bicarakan padamu?". Faro tiba tiba cemas dan entah kenapa fira sepwrtinya benar benar marah dan juga cemburu padanya. Faro ridak mencemaskan kecemburuan fira namun mencemaskan keselamatan fira. Karena wanita yang ia lihat adalah vanya sepupu jauhnya yang dari duru tergila gila padanya dan wanita itu juga yang telah menghilangkan nyawa rania.


"fi, ini bukan seperti yang kamu kira. Aku akn menjelaskan semua padamu tapi tidak sekarang. Aku kan menemanimu ke butik sampai wanita itu datang menjemput pesanannya. Setelah itu aku akan menjelskan siaoa dan bagiman perannya dalam keluarga kami". Jelas faro. Fira hanya diam. Ia belum bisa menormalkan emosinya dia hanya mengangguk.


Siang hari di butik tampak ramai. "hai sayang...kamu disini??? Aku kira kamu gak mau datang??". Seorang wanita tiba tiba datang dari belakang memeluk tubuh faro yang sedang berada di depan fira. Faro membeku. Sedangkan fira tampak sangat teekejut dan matanya terasa panas melihat sikap wanita dihadapannya. Fira marah, sangat marah sehingga pergi dari hadapan faro.


.

__ADS_1


__ADS_2