DIA MENGUBAH HIDUPKU

DIA MENGUBAH HIDUPKU
PUJIAN DAN PERMINTAAN


__ADS_3

Lidya yang sibuk dengan barang belanjaannya didapur dan ditemani oleh pembantunya. "nyonya belanja banyak sekali? Apa kita akan kedatangan tamu? Saya juga lihat semua barang belanjaan hari ini sangat berbeda dengan biasanya nyonya?". Kalimat sang pembantu.


"sebenarnya tadi saya tidak ada niat untuk berbelanja, awalnya saya hanya mau membelo beberapa camilan ke supermaket depan. Tapi tiba tiba saya melihat dua orang wanita yang saya lihat tampak bahagia seperti hidup mereka jauh dari masalah wajah yang terlihat tanpa beban itu membuat saya penasaran dan mengikuti mereka dan mengambil barang yang sama dengan belanjaan mereka". Jelas lidya sambil mengamati apa yang ada dalam pelastik yang ia bawa.


"kalu dilihat dari semua belanjaan ini...sepertinya mereka tinggal sendiri nyonya". Tebak sang pelayan


"kamu benar, wanita itu seorang janda muda, sedangkan yang satunua memiliki suami. Saya menyukai wanita single itu. Saya akan suruh orang untuk menyelidiki identitas wanita itu secara rinci". Antusias lidya


"siapa yang mau mami selidiki? Siaoa lagi wanita yang mau mam jodohkan denganku? Apa mami gak cape atau bisen degan semua penolakanku? Mami sendiri juga tahu kalau jodoh itu tidak ada yang tahu kecuali tuhan". Lidya teekwjut mendengar auara khas sang anak. Entah sejak kapan anaknya bersiri di meja makan dekat dapur.


"faro....sejak kapan kamu berdiri disana? Kamu menguping kami dari tadi?". kesal lidya bahwa ia ketahuan dengan rencananya oleh faro


"makanya mi, lain kali kalau mau berencana hati hati? Siapa wanita yang bakalan jadi targwt mami kali ini. Aku tidak yakin kalai rencana mami akan lancar karena aku tetap pada pendirianku, jodoh itu pasti akan datang tapi tidak sekarang". Jawab faro santai sambil menyambar minuman botol didalam kulkas.


"..dan mami akan selalu berdoa agar kamu berjodoh dengan wanita yang tadi mami ketemu hari ini!". Lidya tidak mau kalah. Lidya tahu besar cinta sang anak pada almarhum sang istri.


"tidak akan pernah terjadi mi, mami tahu...semua wanita pilihan mami semua tidak menunjukkan kriteriaku". Faro lagi lagi menjawab lidya dengan menuh ledekan.

__ADS_1


"terserah kamu, tapi yang kali ini tidak jauh dari Rania, dia mengingatkan mami pada menantu kesayangan mami, dia baik, sopan, ceria, cerewet dan juga sama sama menyukai makanan instan seperti Rania. Bonus pada wanita itu dia cuek dan seksi". Racau lidya di samping faro yang tengah menangkap kalimat sang mami yang keketika membuatnya hilang dan teringat akan rania sehingga faro membantah tentang apa yang di ucapkan oleh lidya padanya. Fira memang ciek dan jug seksi karena fira memang menyukai fashion terbuka dalam artian menyukai memakai rok atau celana yang panjangnya diataa lutut, sedangkan baju ia sering menggunakan yang tampak lengan sesekali mengenakn blezer jika ia keluar menemui teman temannya.


"mi, gak da yang sama di dunia ini mi, jangan mengada ada dengan hayalan atau ceeit mami barusan deh". Kilah faro tak menghiraukan


"kamu gak percaya?? Terserah. Tapi jangan pernah bilang mama membuat cerita karena bila suatu saat kamu bertemu dengan wanita iti dalam kondisi apapun kamu juga pasti akan seperri mami pertama ketemu dengannya!". Kesal lidya meninggalkan faro yang tengaj sibuk dengan ponsel pintarnya.


***


Ditempat lain, arga tengah mengantarkan istrinya mengunjungi sebuah butik yang viral beberapa bulan ini di sebuah onlineshop.


"sayang, bajunya bagus bagus ya?". Istri arga, lita


"iya aku tahu...tenang aja..." lita kembali memilih baju baju yang ada dibutik itu.


Sedang asik memilih baju tiba tiba tubuh lita terasa tidak baik. Ia merasakan bahwa kepalanya mendadak sakit. Sehingga arga panik dan meminta bantuan pada pelayan butik untuk membantunya. Sejenak butik berubah menjadi ramai karena tidak biasanya terjadi hal seperti saat ini.


"...maaf bu fira, bisa untuk darang ke butik sekarang bu, ada pelanggan yang tiba tiba pingsan. Kata mba ira saya harus beritahu ibu lebih dulu". Seorang pelayan menghungi fira sipemilik butik. Benar itu adalah butik fira yang sudah ia bangun dari nol selama 3th ini. Namun tidak banyak orang yang tahu siapa pemilik butik itu.

__ADS_1


".....".


"baik nu kami akan menunggu". sambinganpun terputus.


"maaf tuan, kami akan memanggil dokter untuk memeriksa istri anda, dua menit lagi dokter akan sampai". Jelas pelayan butik.


"tapi saya mau pergi kerumah sakir saja mbak, say gak mau istri saya kenapa napa karena baru sekarang sia seperti ini?!". Arga panik


"selamat siang, maaf, boleh saya periksa lebih dulu??". dokter satang dengan tergesa karena di tahu fira sangat mempedulilan kenyamanan pelanggan butiknya.


" iya dok, istri saya tiba tiba sakit kepala dan pingsan setelah menahan rasa sakit pada kepalanya". Jelas arga


"biar saya periksa dulu ya tuan". Arga tenang dan memberi ruang agar dokter dapat memeriksa lita.


Setelah beberapa menit dokter memeriksa lita, fira datang dengan tergesa. "bagaimana keadaannya dokter? Apa dia butuh rujukan ke rumaj sakit lain?". tanya fira buru buru.


"tidak fira, mbak ini baik baik aja, hanya saja terlalu lelah dan juga kurang tidur, maaf sebellumya apa istri tuan menjalankan diet?". Memdengar hal itu arga mengingat lagi tapi ia tidak mengetahhui ada yang aneh dengan tubuh isterinya.

__ADS_1


"setau saya tidak dokter, hanya saja selera mkaannya semakin banyak biasanya. Apa itu juga mempengaruhinya"


"sepertinya istri anda sedang hamil, namun lebih bagus periksakan dan lakulan usg di klinik terdekat." mendengar penjelasan dokter arga dan lita hanya saling berhadapat.


__ADS_2