
Dua bulan telah berlalu masalah fira dengan faro sudah terselesaikan, begitu juga dengan vanya juga sudah tidak ada lagi datang mengunjungi fira lagi. Keadaan sudah kembali tentram dan nyaman.
Lidya yang sedari dulu sangat merindukan sosok cucu beeharap kepada fira karena fira adalah harapannya saat ini untuk memberinya keturunan.
Minggu pagi lidya sudah duduk di ruang keluarga sembaei menonton tv, walaupun matanya tertuju pada layar tv tapi pikirannya entah ada dimana. Faro yang dari tadi bersamanya mempeehatikan bahwa ada yang tidak biasa pada sang mami.
"mami sakit?". Tanya faro tanoa basa basi.
"ah...mami sehat kok, kenapa faro?". lidya tampak linglung menjawab pertanyaan sang anak.
"gak. cuma faro perthatiin mami banyak diamnya. Apa ada sesuatu yang membuat mami resah?". Tanya faro lagi
"faro...mami sudah semakin tua. Mami sangat merindukan menggendong cucu nak...apa kamusudah melakukan hal yang benar sebagai pasangan?". Kalimat lidya sendu
"tenang mi..sebentar lagi mami akan menjadi seorang nenek". Tiba tiba fira datang dan entah sejak kapan ia berada di ruang itu.
"sayang....maksud kamu nenek...apa kamu hamil???". Faro merasa tubuhnya melayang mendengar kejutan dari sang istri.
__ADS_1
"ya, aku hamil". Ucap fira lagi sembari tersenyum pada kedua orang yang sangat menyayanginya.
"kita harus merayakannya! Mami mau kita oeegi liburan bagaimana? Tapi sebelumnya kita konsultasikan dulu dengan dokter apa fira bisa bepergian atau tidak!". antusias lidya sambil menyerukan bahwa menantunya hamil kepada para pelayan.
"Terimakasih sayang...kamu sudah membuat mami bahagia. Aku juga sangat bahagia karena kamu memberikan aku keturunan. Aku mencintaimu fi, aku sangat mencintaimu!". Faro memeluk dan menciumi pipi dan kening fira.
"aku yang berterimakasih sama kamu. Karena kamu udah membuat aku melewati semua ketakutan yang aku rasakan selama ini". Tambah fira di sela pagutan faro yang tak kunjung lepas.
****
ke esokan harinya fira di antar oleh faro dan lidya untuk menanyakan kondisi kehamilan fira. Juga akan konsultaai untuk menyakan apakah ia bisa bepwrgian atau tidak.
"mami sudah tentukan perjalanan yang akan kita tempuh. kita lakukan perjalanan dalam kota saja. Mami juga mendapat rekomendasi tempat liburan daei beberapa teman mami. Kalian setuju kan kita lakukan perjalanan dengan rute dekat saja?". Kalimat lidya antusias.
"aku sama fira menyetujui apapun yang mami lakukan. Itu juga pasti akan aman untuk kita semua. Tapi apakah kita bertiga saja yang pergi kiburan mi??". kalimat faro peecaya pada keputusan sang mami.
"tenang saja. Kita lakukan perjalanan besok pagi dan beberapa orang juga mami bawa agar liburan kita lebih menyenangkan nantinya!". lidya bersemangat.
__ADS_1
***
Sudah tiba hari dimana semua rencana dan persiapan dilaksanakan semestinya.
"halo semuanya kita beranhkat??". Sorak arga yang baru keliar dari mobilnya. Ya arga dan anak istrinya juga ikut dalam liburan ini.
"kamu juga ikut kita?!". tanya faro yang tidak mengetahui bahwa lidya juga membawa arga dan keluarga kecilnya.
Tak lama arga datang dan bergabung sembari ikut dalam percakapan riang lidya mobil yang sangat dikenal faro memasuki halaman mereka.
"tante.....aku datang...." teriakan nyaring dari raya membuat semua yang ada di ruang tamu bersamaan memperhatikan tamu yang baru datang dengan teriakan yang tak terkontrol.
"mami bawa mereka?". Lagi lagi faro bertanya
"iya. Mami juga gak mau liburan kita sunyi sepi. Jadi mami bawa mereka untuk beberapa hari! Lebih baik kita berangkat
perjalanan mereka dihari pertama mereka dilalui dengan penuh kegembiraan. Selama melalui jarak yang akan mereka tuju juga aman dan tidak terjadi kemacetan ataupun halangan buruk.
__ADS_1
Mereka oeegi dengan beberaoa mobil. Kidya dan raya dalam satu mobil, faro dan fira menggunakan satu mobil begitu juga arga dan anak juga isrinya dalam satu mobil. Tiga buah mobik berjalan beriringan tanpa memberikan celah pada pengendara lain. Tapi bukan berarti mereka menghambat perjalanan pengendara lain terkadang mereka memberikan aba aba agar pengendara di belakang mereka bisa mendahului.
Selama di perjalanan setiap mobil memiliki sambungan suara yang canggih jadi walaupun mereka berada di mobil yang berbeda mereka masih bisa melakukan perxakaoan dan juga bersenda gurau bersama.