
Sejak lita mengetahui bahwa dirinya hamil, lita sangat senang begitu pula dengan arga. Bagaimana tidak, sosok anak yang mereka rindukan selama lima tahun pernikahan mereka.
"sayang, kamu sudah minum vitamin yang berikan dokter?". Ucap arga yang sedang melihat lita bersandar di sebuah sofa besar ruang keluarga
"sudah sayang, cuma badan aku bawaannya pengin rebahan saja, apa mungkin ini bawaan dari bayinya ya??". Jawab lita lemas dan terdengar manja.
Sudah sebulan umur kandungan lita, arga mempeehatilan segala perubahan yang terjadi pada istrinya, istrinya terlihat lebih manja dari biasanya. Lita sebelumnya sangat hoby memasak tapi sekarang lita sangat enggan mendekati dapur.
Lita dan arga berasal dari keluarga yang sederhana walaupun saudara mereka tergolong kaya, tapi mereka tidak pernah menyandar pada kekayaan itu. Sebut lah faro sepupu kontan dari arga. orang tua arga adalah adik dari mami lidya. Sedangkan lita juga memiliki sepupu kaya yang sangat menyayangi lita namun keluarga lita adalah kelurga yang mandiri sehingga tidak membuat sepupu mereka merasa ada pemanfaatan sepihak.
***
"sayang, lihat deh! Fira cantik dan seksi bukan?". celoteh kita yang tengah asik melihat layar hp
"benar, tapi aku dengar dia single. Banyak yang ingin mengajaknya menikah dan di bawa keluar negeri tapi dia menolak". Jawab arga yang sibuk dengan tontonannya di televisi.
__ADS_1
"kamu tau dari mana?". Tanya lita lagi karena arga mengetahui informasi fira.
"faro meminta aku mencari informasi dasar wanita itu sewaktu mereka bertemu di rumah sakit. Yang waktu itu kita sedang menikmati akhir pekan dan aku tiba tiba niminta untuk datang oleh faro, kita mau pergi makan siang diluar itu loh sayang??!". Lita mengingat kembali dan mengangguk paham.
"lalu kamu tau apa lagi tentang fira??". Lita tampak penasaran dengan fira.
"kok kamu yang antusias sih sayang. Faro saja gak begitu amat?!!!". Selidik lita sambil senyum nakal.
"""
Lita dan arga memanfaatkan akhir pekan mereka dengan sangat baik. Karena hanya di akhir pekanlah mereka dapan bersama daei pagi hingga malam. Lita tidak pernah mengelih dengan pekerjaan arga yang selalu sibuk di hari senin hingga jumat. Keduanya menikmati liburan singkat dengan senang hati dan penuh bersyukur.
"iya nyonya...maaf saya dari belakang nyonya. Nyonya datang sendirian?". Sahut pelayan rumah arga dan lita.
"ya saya sendiri. Dimana arga bi?. Apa mereka tidak dirumah??". Tanya sang nyonya
__ADS_1
"tuan dan nyonya sedang keluar nyonya, sebentar lagi kembali mereka hanya pergi mencari ketoprak untuk nyonya". jelas pelayan
"ketoprak??? Tumben sekali bi, bukannya mereka tidak menyukai makanan itu. Setau saya mereka lebih suka bubur ayam???". Lagi lagi nyonya besar di buat teeheran dengan apa yang di katakan oleh pelayan
"nyonya belum tahu?". Tanya pelayan
"maksud kamu?!". nyonya besar
"nyonya lita saat ini sedang mengandung, nyonya". Kalimat pelayan membuat air mata nyonya besar jatuh dari persembunyiannya.
"loh! Mama...mama kesini kenapa gak kasih tahu...kan bisa aku jemput ma..." tiba tiba rga datang dengan menggandeng sang istri
"arga....kamu benar benar nakal! Kenapa kamu gak kasih tau mam kalau lita hamil! Ha???". Nyonya besar mencubut perut sang anak dan sebuah jeweranpun mendarat di telinga arga.
"aduh ma! Arga belum sempat kasih tau mam. Rencnnya ketika arga jemput mama akan arga kasih kejutan...udah ma...sakit maa.....ampun.arga gak bakalan buat lagi ma...!". Akhirnya nyonya besar melepas tangannya dari tempat ia menyiksa sang anak.
__ADS_1
"itu akibatnya klau kamu merahasiakan seauatu dari mama!". Kesal nyonya besar.
Sang nyonya besar adalah ibu dari arga, mertua dari lita. Arga adalah anak tunggal sehingga sang ibu sangat menyayangi menantunya karena iya menginginkan anak semata wayangnya bahagia. Itulah sebabnya iya tidak ingin tinggal bersama anak dan menantunya untuk menjaga keharmonisan keluarga sang anak.