DIA MENGUBAH HIDUPKU

DIA MENGUBAH HIDUPKU
SAHABAT LAMA


__ADS_3

Cuaca sore ini tampak cerah, hari sedang menunjukkan pukul empat. Seorang wanita cantik tengah menikmati udara sore dengan mengendarai mobil merah kesayangannya.


"kota ini masih sama. Hmmmm apakabar mereka sekarang..pria keras kepala itu sudah menikah, apa rumah tangganya baik baik saja saat ini?". Gumam wanita cantik itu sembari mengulas senyuman khas miliknya.


Mobil terus melaju menuju sebuah apartemen yang sudah lama ia tinggalkan tapi tempat itu selalu di bersihkan dari debu seminggu sekali.


ceklek


Pintu terbuka setelah sandi di masukkan. "eh..nona sudah kembali..kenapa tidak mengabari saya?!". Wanita yang berumur empat puluh tahun itu menyapa tuannya yang sudah lama pergi.


"bibi! Apakabar? Aku kangen sama bibi". Raya memeluk wanita yang sudah merawatnya selama di indonesia.


"bibi baik non. Non raya kenapa ga bilang kalau balik , kan bibi bisa nyiapin masakan atau camilan untuk menyambut kedatangan non raya. Non mau makan biar bibi buatkan. Tapi bibi belanja dulu di supermaket depan. Maklum non. Bibi datang kemari ketika mau bersih bersih saja. Soalnya sepi gak ada non disini. Jadi bibi berulang saja dari rumah anak bibi". Jelas pelayan raya yang setia padanya hingga saat ini.


"hehe gak apa bik. Oh iya nanti bibi belanja seperti biasa ya juga bibi harus balik kesini. Satu lagi aku ada bawa beberapa perlengkapan .nanti bibi lihat. Langsung di tukar aja ya bi..aku pengen merubah suasana jadi lebih hidup". Jelas raya lagi dan di angguki oleh bibi. Raya berencana mengganti semua gorden dan seprainya dengan warna baru karena ia mau mencoba warna baru di apartemennya.


***

__ADS_1


Faro masih berusaha membujuk sang istri untuk mendengarkan penjelasannya tentang vanya. Tapi fira belum bisa mendengarkan penjelasan dari pria yang belum lama ini mengisi kekosongan hatinya dan melenyapkan trauma pada dirinya.


Setelah seminggu faro menemukan fira di hotel miliknya. Fira masih belum mau pulang ke rumah. Alhasil faro juga menginap di hotel itu dan mengambil kamar yang berdampingan dengan kamar fira.


Walau fira selalu pergi ke butik namun ia tidak menghiraukan kebaradaan faro yang selalu. mengikutinya. Faro juga mengutus arga untuk mengatur dan mengurus perusahaan selama dirinya belum berbaikan dengan fira. Arga hanya bisa menerima perintah itu selagi iya bisa dan menyanggupi.


Fira pagi ini sudah tampak rapi, iya hendak pergi ke butik seperti biasa. Ketika hendak membuka pintu, faro sudah berada didepannya.


"selamat pagi sayang....". Faro memeluk pinggang fira sehingga tubuh ramping fira merapat pada tubuh faro yang kekar. Fira tampak gugup karena perlakuan tiba tiba faro terhadapnya.


"far...kamu ngapain..gak malu apa meluk meluk depan umum!". Fira mencoba membuat jarak dengan faro. Tapi faro tampak tak mau kalah. ia kembali mengeratkan pelukannya sehingga fira benar benar menempel pada tubuhnya.


"ka kkamu mu apa?! Jangan maksa maksa deh faro. Aku lagi gak mau becanda! Lepasin aku gak!?" kalimat fira gagap melihat tingkah faro yang ia tahu itu adalah sebuah rayuan padanya.


"aku gak maksa, aku cuma mau melepas kerinduanku yang setiap malam kamu tinggalkan jadi wajarkan aku jadi manja begini??". Tutur faro sambil menyeringai. Fira lagi lagi dibuat kelimpungan dengan sikap manja faro yang tiba tiba. Tepat di sebuah sofa besar faro membuat fira kehilangan keseimbangan tubuhnya. Akhirnya kedua pasangan itu jatuh disofa besar yang dijadikan target oleh faro.


"aww!! Faro.!!!! Kamu apa apaan sih !! Minggir gak?!!!". Fira tampak mulai kesal karena faro saat ini menindih tubuh rampingnya.

__ADS_1


"terserah kamu mau marah. Mau pukul mau bunuh aku sekalipun aku ikhlas!". Faro kembali merebahkan kepalanya tepat di dada fira yang terbuka karena pakaian fira hari ini hanya menutupi dada bawahnya hingga perut dan menampakkan pusarnya ketika baju itu terangkat. Sedangkan rok yang digunakannya sangat mini yang menampakkan paha kecilnya lebih tepatnya rok itu berada di atas lutut.


Awal faro melihat penampilan fira ia tidak rela jika pria nakal melihat istrinya dengan penuh nafsu. Sebisanya faro membuat fira membatalkan bekerja agar istrinya tahu jika ia tidak ingin fira mengenakan pakaian itu keluar.


"kamu ganti pakaian dulu baru aku berenti". Kalimat faro yang masih bersandar didada istrinya sambil membenamkan keningnya di leher fira sehingga fira merasakan rambut jepala faro menggeli lehernya.


"kalau aku gak mau kamu mau apa?!". Tantang fira asal yang sekarang pasrah dalam perlakuan faro yang manja.


"ya sudah. Gak usah keluar seharian!". Faro menidurkan kepalanya tepat di paha fira ketika fira berhasil duduk kembali dan menghadap ke perut fira sehingga fira merasakan bahwa bibir faro menyentuh perutnya.


"faro..kamu...". Fira tidak dapat melanjutkan kalimatnya karena faro buru buru membungkam mulut fira dengan ciuman yang mendadak dan juga bermain di sana dengan lama. Fira tidak menolak entah bagaimana ia begitu nyaman mendapat serangan lembut dari faro.


"walaupun kita baru menikah dan melakukan hal selayaknya suami istri tapi aku sudah mengenak kamu dan bagaimaa membuat kamu tak berdaya sayang. karena aku tahu bahwa kelemahanmu berada pada kelembutan yang datang pada mu. Seperti yang aku lakukan saat ini". bathin faro yang merasa kemenangan ada di pihaknya


"mmmhh...faro hentikan. cukup far!". Fira tiba tiba dibuat tak berdaya oleh faro. Tapi faro tidak melepaskan pagutannya pada fira ia terus menyerang fira dengan kelembutan. ( author tidak menjelaskan apa yang dilakukan faro pada fira karena pembaca pasti tau apa yang mereka lakukan. Hehe)


"aw aw sssakit!! Fi..sayang sakit sayang?!". Faro tiba tiba menjerit kesakitan karena fira berhasil mengembalikan kesadarannya. Fira mencubit perut faro dengan sangat keras karena ia geram dengan suaminya yang terkadang sangat mesum padanya membuat fira kurang nyaman. Faro langsung membenarkan posisi duduknya ia benar benar mengalah karena cubitan dari fira sangat membuat tubuhnya melemah fan tidak sanggup menahan lebih lama lagi.

__ADS_1


"sayaanng.....ya tuhaan...kamu mau kdrt sama aku...gak kasihan apa sama suami sendiri". Rajuk faro membuat wajah yang sangat merana.


__ADS_2