
Keesokan harinya Kalian beserta anak-anak kembali ke kota J,mobil melaju dengan kecepatan sedang. Kalian terlihat seperti pasangan suami istri yang pulang dari berlibur,sepanjang jalan Minjun selalu menggenggam tangan Ashila dengan penuh kasih.
"Sayang,oppa bahagia banget karena sekarang oppa sudah mengikatmu menjadi milikku"
"Aku juga oppa,terima kasih sudah menerimaku apa adanya dan juga mau menerima anak-anak"
"Ssstt..jangan berkata seperti itu,karena sekarang mereka sudah menjadi anakku juga. Lihat mereka tertidur lagi,imut sekali anak-anak appa ini"sambil melihat anak-anak dari kaca
"Iya sayang karena mereka bangun terlalu pagi tadi,oppa sih pagi-pagi sudah berisik datang-datang langsung cium-cium kan"
"Siapa coba yang kusuruh kekamarku kamunya gak mau,oppa kan merindukanmu,sangat-sangat merindukanmu"ujarnya sambil manja
"Ya kasihan lah kalau anak-anak ditinggal sendiri dikamar"
Tidak terasa perjalanan pun sudah hampir tiba di rumah Ashila.
Mobil berhenti tepat di depan rumahmu,kamu pun turun dari mobil tak lupa Minjun mencium keningmu dan mengikutimu turun dari mobil untuk mengangkat Sasa yang masih tertidur kedalam kamarnya sedangkan wawa sudah bangun 1 jam sebelum sampai rumah.
Setelah menidurkan Sasa Minjun langsung berpamitan pulang ke mertuanya.
"Sarapan dulu saja nak"ujar mama mertua
"Barusan sudah kok ma"jawabnya dengan lembut,ya semenjak bertunangan orangtua Ashila menyuruhnya memanggil sama seperti Ashila memanggil mereka.
Minjun pun keluar menuju mobil diikuti oleh Ashila
"Sayang oppa pulang dulu ya tapi gak mau jauh darimu"ujarnya sambil memelas
"Udah sana pulang,kasihan oppa Ji hoon sendirian menghandle semua pekerjaan oppa"
"Kenapa kamu malah menghawatirkan Ji hoon"ucapnya kesal
"Astaga kenapa baru sekarang oppa cemburu sama oppa Ji hoon,dia kan sahabat sekaligus saudara buat oppa. Jadi aku juga anggap oppa Ji hoon sebagai kakakku,hhmm"
__ADS_1
"Baiklah aku mengerti kok,tapi sebelum pergi cium dulu ya"ujarnya sambil bersikap imut
"Aish..tadi kan udah,g enak dilihat tetangga tau"
"Hhmm..baiklah,aku cinta kamu sayang"masuk kemobil sambil cemberut
"aku juga oppa"memberikan senyuman pada Minjun
Mobil Minjun melaju menjauh dari rumah Ashila,mobil memasuki halaman rumah Minjun dan terlihat mobil Ji hoon atau sekertaris Park masih terparkir.
Minjun turun dari mobil memasuki rumahnya,saat berada di ruang tengah di terkejut karena bau alkohol dan banyak kaleng bir berserakan,tak jauh dari tempatnya berdiri terlihat Ji hoon yang tertidur di sofa lantas dia menghampirinya
"Hey..Ji hoon ada apa denganmu? Kenapa kau tiba-tiba seperti ini?" tanyanya kepada sahabat sekaligus sekertarisnya itu
"Oh..kau sudah pulang" lirihnya sambil bangun dari tidurnya
"Kenapa kau? Kalau ada masalah ceritalah jangan kau pendam sendiri permasalahanmu,kau sudah sering membantuku setidaknya mungkin aku bisa membantumu"
"Aku tidak apa-apa"
"Aku hanya ingin minum saja kok"
"Ya sudahlah kalau kau tak mau cerita itu hakmu,tapi aku selalu siap mendengar dan membantumu jika kau butuh bantuanku Ji hoon,kau sudah seperti saudaraku sendiri" ujarnya sambil berlalu menuju kekamarnya untuk mengganti pakaiannya
"Bagaimana aku mau bercerita padamu Minjun,karena masalahku ini berhubungan denganmu juga. Aku tak mau merusak hubungan kita hanya karena perasaanku sendiri" batin Ji hoon
Lalu Ji hoon kembali ke kamarnya untuk membersihkan badanya,setelah selesai Ji hoon membereskan semua kaleng yang berserakan.
Minjun turun setelah selesai berganti pakaian dan hendak ke kantor
"Ji hoon cutilah sementara dan berliburlah agar pikiranmu menjadi lebih baik"ujarnya sambil berlalu
Ji hoon memutuskan tetap di rumah untuk menenangkan pikirannya.
__ADS_1
***
Minjun dan juga Ashila tiba di kantor saat menuju ke ruangan Minjun,Ashila tidak melihat sekertaris Park sama sekali
"Oppa kemana sekertaris Park? gak biasanya dia belum datang?" tanyanya pada Minjun
"Dia ku suruh cuti sayang" ujarnya dengan santai
"Emang kenapa oppa? Dia sakit?"
"Sepertinya dia lagi ada masalah,dia habis minum banyak semalam"
"Oh gitu,ya udah aku balik ke ruanganku ya oppa"sambil mencium pipi Minjun
"Kok cumi pipi aja"ujarnya sambil memanyunkan bibirnya
"Gak boleh banyak-banyak nanti aku gak dibolehin balik keruanganku sama oppa" goda Ashila
"Gak banyak sedikit aja,ya..ya..ayolah sayang ku mohon. Biar oppa semangat kerjanya,kan hari ini oppa kerja sendiri gak ada sekertaris Park" ujar Minjun memohon sambil bermanja
"Ehm..baiklah"
Ashila mengecup bibir Minjun tapi tak berhenti disitu karena Minjun langsung menarik pinggang Ashila memeluknya begitu erat sambil mencium dan menikmatinya.
"Aku harus menghentikannya kalau tidak aku mungkin tidak akan bisa mengontrolnya lagi"batin Minjun Setelah puas menciumnya dan melepasnya,terdengar suara nafas mereka berdua.
Ashila memukul dada Minjun yang lapang itu karena kesal telah dipermainkan.
"Oppa kebiasaan ya,bilang sedikit ternyata banyak" kesalnya terhadà p kekasihnya itu
"Maaf sayang"ujar Minjun sambil mengecup kening mu
"Ya udah aku keruanganku dulu kalau begitu,oppa semangat ya kerjanya"sambil berjalan keluar ruangan
__ADS_1
Minjun langsung mengerjakan pekerjaannya setelah Ashila pergi dari ruangannya,dia terlihat sangat fokus.
Karena acara pertunangan yang diadakan di Korea sudah tinggal seminggu lagi,agar saat melaksanakan pestanyanya tidak memikirkan tentang pekerjaan dan bisa berlibur dengan istri juga anak-anaknya.