Diantara Para Pangeran

Diantara Para Pangeran
Ch. 22


__ADS_3

Minjun tiba di rumah utama,orangtuanya sudah menunggu di ruang tamu dengan menahan emosi. Setelah Minjun masuk kedalam Lee Dae Ho yang tak lain ayah Minjun langsung menghampirinya dan ...


PLAKk..


Sebuah tamparan langsung mendarat dipipi Minjun,ia begitu terkejut saat mendapat tamparan itu.


"Kenapa appa menamparku?"


"Apa kamu bilang?!kenapa aku menamparmu?! Dasar anak tak tahu diri!!"


Omma melempar kumpulan foto-foto,Minjun sangat terkejut melihat foto itu,yah itu foto dirinya yang berbaring dikasur bersama A young tadi pagi.


"Omma dapat ini dari mana?"


"Ya dari mana lagi?! A young tadi mengirimkan ini lewat pesan lalu omma cetak,apa maksud semua ini Minjun?! Kamu tega dengan calon istri dan anak-anakmu !! Gimana omma bakal ngejelasin ini semua kepada besan omma kalau mereka tau nanti?!"


"Mereka gak bakal tau omma kalau omma sama appa gak memberi tahu mereka,dan aku bakal ngejelasin semua pada Ashila bahwa aku sam A young tidak melakukan apa-apa"


"Besan pasti akan tanya saat Ashila sampai nanti,dan apa kamu bilang tidak terjadi apa-apa?!! Ini ada buktinya Minjun"


"Apa maksud omma Ashila saat sampai nanti? Jangan bilang..."


"Iya tadi dia kesini bersama cucu omma,tapi dia kesini karena mau berpamitan pada kami dan ia berpesan jangan memberitahumu"


"Kenapa omma tidak bilang dari tadi,shit"


Minjun berlari keluar menuju mobilnya yang terparkir di halaman,ia melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju bandara. Ia berharap Ashila belum pergi,dalam hatinya berkecamuk ingin dia marah tapi tak tahu harus bagaimana karena ini adalah kesalahannya sendiri yang masih terbayang dengan masa lalu. Ia menyadari bahwa Ashila adalah segalanya bagi dirinya,ia tak mampu kehilangan cintanya untuk kedua kalinya. Ia sampai di bandara,memarkirkan mobil lalu berlari kedalam mencari keberadaan Ashila. Saat ia kebingungan mencari ia melihat para sahabatnya yang duduk disalah satu kursi yang tak jauh dari tempat keberangkatan.Ia menghampirinya


"Jihoon,Gong eun,Song Hyun dimana Ashila?"


"Ngapain kau kesini hah?!" bentak Song Hyun


"Buat apa kau menanyakannya? Sudah habiskan saja waktumu dengan wanita lajang itu !!" seru Gong Eun


"Sudah,buat apa kalian marah padanya. Itu tidak ada gunanya lebih baik kita pergi saja" jawab Jihoon


"Jihoon,aku bertanya padamu kemana Ashila !" bentak Minjun


"Dia sudah pergi" ujarnya sambil meninggalkan Minjun


Betapa terkejutnya Minjun mendengar perkataan temannya itu,ia langsung terduduk dan menahan air mata.


***


Ashila mendarat di salah satu bandara dan ia langsung menuju ke rumahnya.


"Aku harus menyelesaikan masalah ini,sudah cukup aku mengalami kegagalan dan aku tidak mau mengulangi untuk kedua kalinya,setelah kupikir-pikir wanita itu yang sepertinya mengejar Minjun. Aku akan memastikannya sendiri siapa yang salah kali ini,kalau memang Oppa Minjun masih mencintainya aku akan pergi dengan hati yang lapang" batinnya


Ia kembali ke negaranya hanya berniat mengantar anak-anaknya karena ia tak ingin anaknya tahu kesulitan yang dialami olehnya dan papanya. Setelah mengantar anaknya ia berniat akan kembali lagi ke Korea tanpa sepengetahuan yang lain. Ia sampai di rumahnya,orangtuanya terkejut saat Ashila sudah kembali karena terakhir kali Ashila bilang bahwa akan pulang sekitar 1 bulan lagi tapi belum 1 bulan Ashila sudah pulang.


"Ma aku pulang"


"Nenek kami pulang"


"Duuh cucu nenek sudah pulang ternyata"


"Sudah pulang nak? Katanya liburan dulu disana?"

__ADS_1


"Ia ma,setelah kupikir-pikir kasihan anak-anak kalau harus cuti sekolah terlalu lama karena 3 hari lagi mereka juga masuk sekolah. Ma boleh aku titip anak-anak untuk sementara waktu? Aku berencana balik ke Korea tanpa anak-anak dan aku ingin bekerja juga disana"


"Apa Minjun memperbolehkannya?"


"Iya ma"


"Baiklah nak,mama sama papa akan selalu mendukungmu dan mendoakanmu. Mereka biar mama sama papa yang menjaganya lagian disini juga masih ada omnya"


"Makasih ya ma,maaf kalau merepotkan mama sama papa lagi"


"Tidak apa-apa nak,kapan kamu akan kembali ke Korea"


"Rencananya besok ma,pesawatnya berangkat lusa"


"Baiklah,hati-hati ya nak di negara orang. Jaga dirimu baik-baik"


Ashila beranjak pergi menuju kamarnya disusul oleh anaknya,saat hendak beristirahat ia berbincang terlebih dulu dengan anaknya.


"Wawa sama adik nanti diam disini sama nenek,kakek dan om ya nak"


"Mama mau kemana?"


"Mama mau kerja di Korea,kalau mama disana kalian gak boleh merepotkan yang lain ya,buat kakak dijaga ya nak adiknya"


"Mama mau ke appa ya? oke deh ma wawa janji akan jaga adik,tapi mama jangan lupa sama kita ya"


"Ya gak lah sayang,kalian adalah hidup mama. Mama juga bakal sering nengokin kalian kok"


Setelah anak-anaknya tertidur Ashila menghidupkan telepon genggamnya,telepon yang pertama kali masuk dari Minjun.


"Halo,sayang.."


"Sayang kenapa kamu pergi tanpa bilang pada oppa? Oppa minta maaf,benar-benar minta maaf. Ampuni oppa ya sayang,jangan pernah tinggalin oppa,oppa jemput ya sayang"


"Buat apa oppa minta maaf? Apa oppa merasa punya kesalahan?"


"Banyak kesalahan oppa kepadamu sayang,akan ku lakuin segalanya agar kamu mau memaafkan oppa"


"Sudahlah oppa aku capek mau istirahat dulu ya"


Ashila menutup teleponnya sebelum Minjun mengatakan sesuatu,ia hanya diam meneteskan air mata. Telepon berdering kembali,nama yang tercantum dilayar adalah Jihoon


"Halo,sudah sampaikah?"


"Iya oppa aku sudah sampai tadi"


"Bagaimana perasaanmu?"


"Jauh lebih baik kok oppa"


"Gimana dengan anak-anak?"


"Mereka sudah tidur oppa"


"Ya sudah kalu gitu,istirahatlah pasti kamu lelah setelah perjalanan jauh"


"Iya oppa,makasih"

__ADS_1


Setelah selesai menelepon ia melihat beberapa pesan ,diantaranya pesan tersebut ada pesan dari Kim Ha jun


📩 Hajun


>Hai teman,kemarin aku pergi ke kamarmu ternyata kamu sudah checkout ya?


>Kamu dimana? ayo kita bertemu lagi..


>Halooo..


>Aku rindu padamu


>Kenapa kamu menghilang? apa aku berbuat salah? 😥


>Kenapa kamu tidak menjawab pesanku,bahkan nomormu tidak bisa dihubungi


Ashila hanya tersenyum melihat pesan dari teman barunya itu,lantas ia membalas agar temannya itu tidak khawatir.


📩 Ashila


>iya aku memang sudah checkout dari hotel karena aku kembali ke negara ku


>Benarkah kamu rindu padaku,hahaha


📩 Kim Ha jun


>Astaga kukira kamu sudah melupakanku


>Kenapa kamu kembali ke negaramu? apa ada masalah?


>Kapan kau akan kembali ke Korea?


📩Ashila


>Aku tidak akan melupakanmu,karena kau adalah teman pertamaku di negara orang


>iya memang ada sedikit masalah


>Besok aku akan kembali,lusa baru sampai disana


📩Kim Ha jun


>Ceritalah jika kau ingin..


>Aku akan selalu ada dan membantumu


>Mau ku jemput?


📩 Ashila


>Boleh,jemput aku ya..


>Aku mau meminta bantuanmu,aku akan mengatakannya saat kita bertemu nanti


📩Kim Ha jun


>Ok,aku akan menjemputmu lusa

__ADS_1


Setelah mereka berkirim pesan Ashila merasa lega ada teman yang bisa membantunya untuk saat ini. Sedangkan Kim Ha jun merasa kecewa karena ia hanya dianggap sebagai seorang teman terhadap Ashila,tapi ia tidak ingin menyerah dan akan memperjuangkan isi hatinya yang menyukai Ashila meskipun ia tau kalau Ashila memiliki 2 anak dan sudah bertunangan.


__ADS_2