Diantara Para Pangeran

Diantara Para Pangeran
CH. 19


__ADS_3

A young yang tak terima ditinggalkan seperti itu,ia membuat rencana bagaimana caranya agar Minjun bertekuk lutut kepadanya lagi. Ia pun kembali ke rumahnya dengan kesal.


"Sialan,karena wanita jalang itu Minjun meninggalkan aku begitu saja !! Bagaimana caranya dia bisa memikat Minjun bahkan sampai para sahabatnya juga memperhatikannya begitu berlebihan!!" gumamnya dengan kesal


"Padahal tuh cewek gak cantik,masih juga cantikkan aku kemana-kemana bahkan aku juga kaya. Apa sih kelebihannya?!" gumamnya lagi


Sambil mengemudikan mobilnya ia pun berpikir àpa yang harus ia lakukan dan ia meminta tolong kepada pengawalnya untuk menyelidiki latar belakang Ashila.


"Halo,ini aku A young. Tolong carikkan latar belakang tunangan CEO MJ Group secepatnya,kalau bisa besok harus sudah ku terima filenya" perintahnya kepada seseorang ditelepon.


"Baik nona" jawab orang itu


Selama 3 hari berturut-turut A young pergi ke kantor Minjun tapi ia tak sekalipun bertemu dengan Minjun,karena Minjun tidak berada di kantornya. Ia pun mencari Park Jihoon yang tak lain adalah sekertaris Minjun tapi juga tak masuk kantor,ia pun semakin kesal.


"Ada apa sih dengan mereka?! Kenapa gak ada yang masuk kantor? Apa mereka menghindariku?" gumamnya dengan PD


Karena tak bisa menemui Minjun Ia pun berinisiatif pergi ke apartemen Minjun yang lama. Sesampainya di Apartemen ia mengira bahwa apartemen itu masih di tempati oleh Minjun dan masih menggunakan password tanggal jadian mereka.


Dengan PDnya ia menekan password dan ternyata salah,ia mengilanginya sampai 3 kali tapi tetap salah.


"Àissh..kenapa tidak bisa ya?Apa oppa sudah mengganti password dengan tanggal lahirku?" gumamnya


Saat ia akan menekan passwordnya kembali pintu terbuka dari dalam apartemen itu..


"Aa..oppa kenapa tidak dari tadi buka pin..."


Belum selesai ia menyelesaikan perkataannya ada seorang ibu-ibu yang keluar dari apartemen tersebut.


"Maaf anda siapa ya?kenapa dari tadi anda menekan password rumah saya?" tanya wànita paruh baya itu


"Loh kamu siapa? Ini kan rumah oppa Minjun?Apa kamu yang membersihkan apartemennya?" ujarnya sambil ingin menerobos tapi dihalang oleh ibu itu.


"Heh nona..!! Aku yang tanya kamu siapa bikin keributan di rumah orang?!! sudah 1 tahun saya berada disini dan ini rumah saya!! Enak saja kamu bilang saya tukang bersih-bersih!!" bentak ibu-ibu tersebut


"Astaga,maaf ya" ujar A young dengan tidak sopan


Ia pun pergi dengan menggerutu karena kesal "Aissh..berarti audah setahun donk apartemen itu dijual. Kemana lagi ya aku harus mencari oppa?"


Sambil menuju ke tempat parkir ia pun terpikirkan salah satu rumah yang pasti mereka tahu Minjun tinggal dimana sekarang yaitu rumah orangtua Minjun,ia melajukan mobilnya menuju rumah orangtua Minjun. Setibanya dirumah orangtua Minjun..


TING..TONGG..


Pintu terbuka oleh seorang ibu paruh baya yang tak lain adalah asisten rumah tangga rumah besar tersebut.


"Oh nona A young,cari siapa non?" tanya ART tersebut

__ADS_1


Yah para asisten rumah tangga dikediaman itu sudah mengenal A young karena wanita cantik itu adalah mantan pacar dari tuan muda mereka.


"Bi..oppa Minjun ada di rumah tidak?"


"Maaf non tuan muda kan sudah lama tidak tinggal di sini"


"Kalau ibu ada gak"


"Kalau nyomya ada non,tunggu sebentar ya non silahkan masuk dan duduk dulu"


ART tersebut berjalan menuju ke taman karena ibu Minjun berada ditaman sedang melihat bunga-bunganya yang bermekaran.


"Nyonya ada tamu"


"Siapa bi?"


"Itu nyonya..nona A young"


Ibu Minjun terkejut mendengar nama A young disebut,karena ia tau bahwa wanita tersebut yang telah meninggalkan putranya demi lelaki lain sampai putranya mengalami syok berat. Ibu Minjun bergegas menemui A young yang sedang menunggu di ruang tamu.


A young yang menunggu tàk tahu bahwa orangtua Minjun sudah tahu semua masalah apa yang sudàh menimpa anaknya dan A young,A young hanya berpikir dengan kedatangannya ia ke rumah itu akan diterima dengan lapang dada oleh orangtua Minjun,karena yang ia tahu bahwa orangtua Minjun sangat mengetahui bahwa putranya itu sangat mencintainya.


Saat ia melamun dengan pikiran seperti itu datang lah ibu Minjun yang membuyarkan lamunannya.


"Ada perlu apa kamu kemari?" tanya ibu Minjun


"Jangan basa basi,ada apa kamu kesini?"


"Omma..kenapa omma seperti ini pada saya?"


"Kalau kamu mencari Minjun,ia tidak ada disini. Oh ya,putraku sudah memiliki tunangan jadi jangan ganggu dia lagi dan 1 lagi jangan panggil aku omma karena aku bukan ommamu"


Ibu Minjun pun pergi meminggalkan A young sendiri di ruang tamu,ia menyuruh ARTnya untuk mengantar A young pergi.


A young yang mendapat perlakuan seperti itu sangat marah dan pergi dari rumah besar tersebut.


"Apa-apaan ini !! kenapa wanita tua itu memperlakukan aku seperti itu?!Apa ia tahu bahwa aku telah meninggalkan anaknya?! Lihat saja nanti kalau aku jadi menantunya aku tidak akan memberi ampun padanya!!" geramnya


Ia melajukan mobilnya tak tahu akan kemana akhirnya ia terpikir untuk pergi ke bar tempat biasa Minjun,Jihoon dan para sahabatnya berkumpul.


Saat di bar ia langsung menuju ke ruangan VVIP yang biasa di pesan oleh Minjun dan ternyata benar Minjun dan juga teman-temannya sedang berada disana.


BRAKK..


Mata semua orang yang berada di ruangan itu tertuju ke arah wanita yang membuka pintu dan betapa terkejutnya mereka.

__ADS_1


"Oppa ternyata kau disini,kenapa tidak memberitahuku" ucapnya dengan manja sambil berlari ke arah tempat duduk Minjun


"Heh kenapa kau kesini" sentak Jihoon yang agak mabuk


"Heh siapa yang menyuruhmu kesini" timpal Song Hyun dan Gong Eun yang aga mabuk juga


"Kenapa kau kemari !! PERGI !!" bentak Minjun kepada A young yang dalam keadaan sangat mabuk


Minjun sangat mabuk akibat terlalu banyak minum karena ia memikirkan Ashila yang tak kunjung membalas pesan maupun teleponnya.


A young menggunakan kesempatan saat melihat keadaan Minjun yang seperti itu. A young pun membopong Minjun keluar ruang bar tapi dicegah oleh Jihoon


"Mau kau bawa kemana dia"


"Aku hanya akan mengantarnya pulang saja,kasihan dia"


"Tidak boleh,biar aku saja yang membawanya"


"Oppa..kau juga sedang mabuk bagaimana kau akan mengantarnya?"


Jihoon yang mabuk akhirnya terjatuh di sofa,akhirnya tak ada lagi yang menghalangi A young untuk membawa Minjun pergi karena temannya yang lain juga sudah tertidur di sofa.


A young membawa Minjun ke sebuah kamar yang ada di bar tersebut,mereka masuk kedalam kamar dan A young menidurkan Minjun ke tempat tidur,ia membuka semua baju Minjun dan membuka bajunya juga.


Saat matahari terbit mata Minjun silau karena terkena sinar matahari yang menyeruak dari sela-sela gorden kamar. Minjun membuka matanya dan duduk sambil mengusap wajahnya, ia syok saat melihat tubuhnya yang tidak memakai pakaian dan hanya memakai celana boxernya.


"Kemana bajuku"


Saa Minjun mencari bajunya matanya terbelalak melihat A young yang tidur disebelahnya,ia sangat syok dengan apa yang dilihatnya


"Kenapa A young disini" gumamnya


A young membuka mata dan ia tersenyum kepada Minjun yang sudah terbangun dan sedang memegang kepalanya.


"Oppa sayang kamu sudah bangun" ujanya


A young bangun dari tidurnya dan langsung memeluk Minjun


"Ngapain kamu memelukku" bentaknya sambil mendorong A young menjauh darinya


"Oppa kamu kenapa sih pagi-pagi gini,padahal semalam kamu begitu ganas sampai-sampai aku kuwalahan" ucapnya sambil bermanja


"Apa maksudmu!! Jangan bicara omong kosong!!"


"Oppa lihat badanmu itu,itu tanda yang kau suruh semalam"

__ADS_1


"Tidak..ini gak mungkin,Ashila maafkan aku sayang. Apa yang sudah aku lakukan" gumamnya sambil menangis


__ADS_2