Diantara Para Pangeran

Diantara Para Pangeran
Ch. 32


__ADS_3

Minjun memberikan cuti untuk Jihoon untuk mengurus rumah yang akan para pecinta Ashila beli.


"Jihoon kau hari ini kerja sampai siang saja dan aku memberi cuti sehari untukmu agar bisa mengurus rencana kita, tapi harus selesai dalam sehari mengerti !!! Karena aku juga tidak mau kau meninggalkan pekerjaanmu terlalu lama"


"Baik bos"


"Cuti apaan kalau begini, cuti tuh liburan kalau cuti masih disuruh ngurus ini itu bukan cuti namanya, mana cuma sehari lagi, punya bos pelit banget sama teman sendiri" gerutu Jihoon dengan suara pelan


"Aku mendengar semuanya, apa tidak usah cuti saja ya, sekalian ku tambah gitu kerjaannya" saut Minjun mendengar gerutuan temannya itu


"Oh tidak bos, akan saya lakukan dengan senang hati demi seseorang yang juga saya cintai bos"


"Besok masuk saja kau kerja dan lembur" seru Minjun setengah kesal


"Tidak.. tidak.. aku hanya bercanda, baiklah aku pulang dulu. Sementara aku tidak ada di kantor semua urusan akan di handle oleh sekertarismu yang lain"


"Okey aku mengerti, sudah pergilah"


"Wah.. wah.. sekarang kau mengusir ku.. okey aku pergi"


Jihoon keluar dari ruangan bosnya menuju ke parkiran. Ia melajukan mobilnya sambil berpikir suatu tempat yang akan disukai oleh Ashila nanti dan ia langsung menuju tempat tersebut. Perjalanan kesana tidak memakan banyak waktu hanya sekitar 15 menit dari kota, ia memilih dengan seksama antara semua pilihan yang ditunjukkan oleh pihak marketing.


Keesokan harinya ia mengunjungi deretan vila lain yang tak jauh dari vila sebelumnya, saat ia melihat-lihat ada salah satu rumah yang menarik hatinya. Ia merasa bahwa rumah ini pasti akan disukai oleh Ashila dan juga anak-anaknya. Rumah tersebut sangat elegan berlantai dua dengan gaya minimalis, memiliki 7 kamar tidur, ruang keluarga, kamar mandi disetiap kamar dan 1 didekat dapur, ruang tamu, ada taman didepan maupun dihalaman belakang, kolam renang serta lengkap dengan semua perabotannya.


Ia semakin yakin dengan firasatnya, ia pun lalu mengirim semua foto yang telah ia foto ke para sahabatnya untuk meminta pendapat mereka dan ternyata mereka semua menyukai pilihannya. Mereka mentransfer biaya pembelian rumah kepada Jihoon. Rumah pun terbeli atas nama Ashila.


***


Keesokan harinya mereka bertemu bersama untuk melihat rumah yang telah dibeli oleh Jihoon. Mereka berencana untuk menata ulang dan menambahkan perabotan yang dirasa masih kurang untuk memenuhi kebutuhan Ashila dan anak-anak.


Karena kegiatan mereka untuk menata ulang rumah sampai mereka libur bekerja hanya demi orang yang mereka sayangi. Setelah selesai ternyata waktu sudah menunjukkan sore hari, dan terakhir mereka menentukan kapan mereka akan berkumpul bersama dan harus meluangkan waktu sesibuk apapun mereka. Mereka sepakat 1 bulan 2 kali untuk berkumpul dirumah itu.


***


Waktu pertemuan pun tiba para pria tampan membagi tugas masing-masing, ada yang bertugas menyediakan kebutuhan sehari-hari selama di vila seperti air minum, bahan masakan dan lain sebagainya,


"Sayang ayo bangun" kata Minjun membangunkan istrinya


"Oppa sudah bangun? ini kan masih pagi sayang kok tumben?"

__ADS_1


"Oppa mau mengajakmu dan juga anak-anak ke suatu tempat"


"Kemana?"


"Rahasia"


"iih sekarang mainnya rahasia-rahasiaan ya"


"Udah nanti sayang juga bakal tahu kan"


"Baiklah kalau begitu aku mandi dulu"


"Ikutt,,, "dengan ekspresi manjanya


"Gak boleh" tegas Ashila


"Sayaaaanngg"


"Siapa suruh rahasia-rahasiaan" goda Ashila


Setelah selesai mandi dan bersiap-siap..


"Appa kita mau kemana? Sasa masih ngantuk"


"Kemana sih appa, ini masih pagi loh Wawa juga masih ngantuk"


"Kalian mau ikut atau gak? kalau gak mau ya sudah appa pergi sama mama aja"


"Ikuuutt" seru kedua anaknya


Mereka menuju ke mobil dan Minjun melajukan mobilnya menuju ke tempat tujuan. Setelah sekitar 20 menit perjalanan Minjun masuk ke sebuah vila dan disana sudah terparkir beberapa mobil.


"Sayang, ini vila siapa? Kok banyak orang sepertinya? Apa kita ada janji sama seseorang?" tanya Ashila secara beruntun karena heran dengan suaminya yang tiba-tiba masuk ke sebuah vila yang ia tak ketahui.


"Sayang tanyanya satu-satu donk, ayo turun dulu nanti kamu juga bakal tahu kok kalau sudah masuk"


Mereka turun dari mobil, Sasa digendong oleh appanya dan Wawa digandeng oleh mamanya. Tak lupa Minjun juga menggandeng tangan Ashila. Mereka memasuki vila yang terlihat begitu elegan dari luar.


"Selamat datang" seru para oppa yang telah menunggu kedatangan Ashila dan juga anak-anaknya dari semalam.

__ADS_1


"Oh.. oppa" Ashila terkejut dengan kemunculan para oppa nya itu


"Kalian semua disini? Ada acara apa ini? Apa ada yang berulang tahun? Kenapa aku tidak ingat?"


"Baby, kamu itu biasa deh kalau tanya satu-satu donk, kita kan bingung jawabnya" jawab Ha jun


"Gak ada acara apa-apa kok honey, kita duduk dulu nanti dijelasin, okey"ujar ilsung


Mereka semua duduk disofa yang terletak di ruang keluarga,


" ini sebenarnya ada apa sih?"


"Sayang vila ini kita semua yang beli" ujar Minjun


"Untuk apa?"


"Untuk kita semua berkumpul" jawab Jihoon


"Mulai sekarang kita disini akan selalu meluangkan waktu buatmu sesibuk apapun kita, kita berencana berkumpul disini 1 bulan 2 kali menginap dan menghabiskan waktu bersama disini untuk beberapa hari" tutur Song Hyun


"Oh begitu, tapi kenapa harus mengeluarkan banyak uang sih oppa, kita kan bisa berkumpul atau piknik ke suatu tempat gak perlu begini juga"


"Sayang kalau kita piknik itu hanya berlaku sehari doank kan, iya kalau Minjun tiap hari bahkan tiap malam juga bertemu denganmu sedangkan kita semua? kalau cuma sehari buat kita itu kurang" tutur lagi Gong Eun


"Okey kalau begitu"


"Kamar kamu dan Minjun maupun anak-anak ada diatas, kita semua ada dibawah" jelas ilsung


"Oh ya baby gimana menurut kamu rumahnya? Apa sesuai dengan selera kamu?" tanya Ha jun


"Bagus donk, aku suka banget, tapi dari mana kalian tahu seleraku?"


"Sayang, apa gunanya suamimu ini kalau aku tidak mengetahui seleramu?" jawab Minjun kesal


"hahaha.. maaf sayang aku lupa"


"Yak.. kalian jangan bermesraan disini ya, kita tidak suka tahu, hargai lah perasaan kita juga donk" ketus ilsung


"Maaf oppa"

__ADS_1


"Kamu tahu, kita semua yang mendesain dan menata perabotan bahkan warna catnya" jawab Jihoon


"Benarkah?terima kasih oppa"


__ADS_2