Diantara Para Pangeran

Diantara Para Pangeran
Pertemuan Pertama 1.1


__ADS_3

2 bulan sudah berlalu,Minjun melakukan kegiatan seperti biasa.Tapi disela-sela kegiatannya dia selalu teringat dengan Ashila,sampai segala cara dia lakukan seperti bergonta ganti wanita yang ia kencani tapi semua itu tidak berguna karena semakin ia ingin melupakan wanita itu semakin ia penasaran dan juga ingin bertemu dengan wanita itu. Akhirnya setelah 3 bulan berlalu Minjun memutuskan untuk berangkat ke Indonesia dengan alasan ingin mengawasi perusahaan yang ada di Indonesia secara langsung. Untuk saat ini Minjun bertekad akan lebih lama tinggal di Indonesia,orangtua Minjun awalnya sangat terkejut dengan keputusannya ini tapi orangtuanya selalu mendukung apa yang menjadi keputusan anak lelakinya tersebut selama itu membuat anaknya bahagia.


Sesampainya di Jakarta Minjun langsung menuju ke hotelnya. 1 minggu berlalu Minjun menyuruh sekertarisnya untuk membeli sebuah Mall yang berada di kota J yang terletak dikota Ashila,dia tidak peduli berapa pun harganya asal ia bisa dekat dengan Ashila.


"Sekertaris Park tolong kamu akuisisi Mall di daerah kota J,aku tidak peduli berappun harganya"perintahnya pada sekertarisnya.


"Baik bos" jawab sekertarisnya. "Ada apa dengan bos ya tiba-tiba ingin membeli Mall didaerah kota J itu"batinnya.


"Secepatnya ya sekertaris Park,aa...dan juga carikan aku tempat tinggal didaerah kota J itu,karena aku akan tinggal disana untuk waktu yang agak lama" perintahnya lagi.


"Baiklah bos"jawabnya


Sekertarisnya pergi menuju kekota J dan langsung bernegosiasi dengan pemilik Mall tersebut. Akhirnya pemilik Mall tersebut setuju dengan penawaran sekertaris Park. Hanya butuh waktu 3 hari sekertaris Park mendapatkan Mall dan juga tempat tinggal untuk atasannya itu,sekertaris Park kembali menuju Jakarta untuk memberitau kabar tersebut kepada atasannya itu.


Sekertaris Park bekerja dengan Minjun sudah dari awal Minjun mendirikan perusahaannya itu,sekertarisnya yang tak lain adalah sahabatnya sendiri itu sangat setia terhadap Minjun,karena Minjun lah yang selama ini membantu kehidupannya.


Sekertaris Park sampai di kantor dan langsung menuju ke ruangan bosnya,tok..tok..tok..


"Masuk,oh gimana perekembangannya sekertaris Park" tanyanya


"Saya sudah berhasil mengambil alih Mall tersebut bos dan juga saya sudah mendapatkan tempat tinggal untuk anda,rumahnya tidak jauh dari Mall itu dan berada dikawasan elit" jawab sekertaris Park


"Kira-kira kapan aku bisa langsung pindah kesana?"

__ADS_1


"2 hari lagi anda sudah bisa menempatinya bos"jawab sekertaris Park


"Kenapa tidak besok saja?"


"Karena masih dibersihakan,perabotan dan keperluan bos lainnya masih dipersiapkan"jawab sekertaris Park


"ooh.. begitu..ya sudah trima kasih"


(percakapan ini pakai bahasa Korea ya)


***


Pagi hari saat Ashila melakukan rapat pagi Manager memberi tahu bahwa Mall tempat ia bekerja berganti pemilik dan 2 hari lagi pemilik itu akan datang untuk memperkenalkan diri. Manager mengatakan bahwa pemilik baru adalah orang Korea pemilik MJ Group yang terkenal di Korea. Setelah rapat karyawan kembali ke tempatnya masing-masing termasuk Ashila.


"Waaahh Mall kita sebentar lagi jadi lebih besar dari sebelumnya donk ya" kata karyawan 1 (K1)


"ehm...mungkin..kita gak bisa menebak donk kalau cuma kata orang aja" jawab Ashila.


2 hari kemudian,hari H CEO datang mengunjungi Mall dan meresmikan Mall MJ sebagai nama baru Mall tersebut,para karyawan yang berkumpul terutama para wanita saling bergosip dan mengatakan kalau CEO baru itu sangat tampan tapi Ashila tidak terlalu memperhatikan karena saat CEO itu datang Ashila pergi dari Aula tempat berkumpul para karyawan untuk menerima telepon dari anaknya.


"Iya sayang kenapa?"


"Ma..hari ini rapat orangtua,mama tidak lupa kan?" kata anak pertamanya

__ADS_1


"aah..iya sayang mama hampir lupa,bentar lagi ya mama berangkat"


Ashila langsung meminta ijin kepada Managernya untuk keluar sebentar menghadiri rapat di sekolah anaknya,manager mengijinkan karena Ashila sudah 2 tahun bekerja dan menjadi karyawan yang rajin,manager juga memakluminya karena manager merasa kasihan terhadap Ashila yang seorang single parent's yang harus menghidupi 2 anak sekaligus sendirian.


***


2 hari kemudian Minjun datang ke Mall untuk perkenalan dirinya kepada para karyawan,saat ia berjalan memasuki aula ia melihat wanita yang selama ini ia rindukan dan dia terkejut ternyata Mall itu tempat wanita itu bekerja. Setelah pertemuan selesai Minjun memanggil manager,


"Bagaimana perkembangan Mall selama ini?ada peningkatan atau biasa saja?" tanyanya


"Perkembangannya selama ini standart saja bos"kata manager


Setelah pembahasan panjang lebar,Minjun bertanya pada manager


"oh iya aku tadi waktu masuk ruang aula melihat seorang wanita keluar lewat belakang,siapa dia?dan kenapa dia tidak kembali ke aula padahal rapat belum selesai?"tanyanya


"Dia Ashila karyawan terbaik dan terajin di sini bos,tadi dia keluar karena sedang menerima telepon dari anaknya bos dan meminta ijin pergi sebentar ke sekolah anaknya untuk menghadiri rapat,tapi dia sudah kembali barusan bos"jawab manager


Betapa terkejutnya Minjun mendengar Ashila sudah sudah memiliki seorang anak yang duduk disekolah dasar.


"Apa?dia sudah punya anak?Kenapa harus dia sendiri yang menghadiri rapat disekolah anaknya?apa tidak ada yang bisa dimintai tolong tentang itu?"tanyanya bertubi-tubi karena kesal dan juga penasaran.


"Maafkan saya bos,sebenarnya Ashila adalah single parent yang harus merawat dan juga menafkahi kedua anaknya,dia tinggal dengan kedua orangtua dan juga 2 adik lelakinya bos. Dia orang yang mandiri,selama dia bisa mengatasinya sendiri dia tidak mau merepotkan oranglain apalagi orangtua dan juga saudaranya"jelaskan manager. (pembicaraan ini menggunakan bahasa Korea dan menggunakan jasa penerjemah ya😉)

__ADS_1


Begitu terkejut Minjun mendengar penjelasan dari manager tersebut.Minjun menyuruh manager kembali ke ruangannya. ia langsung meminta biodata Ashila ke sekertarisnya. Setelah mendapatkannya ia membaca dengan seksama apa yang tertulis di kertas portofolio itu. Setelah ia membaca ternyata tempat tinggalnya dan juga Ashila dekat,ia begitu senang.


Sebulan pun berlalu Minjun menjalankan Mall tersebut dengan sangat baik,disela-sela kesibukannya dia mengamati Ashila selama ini. Sampai-sampai ia seperti seorang penguntit, dan selama dia mengamati Ashila begitu kagumnya ia kepada Ashila dengan kepribadian,kesederhanaan dan juga semangatnya. Ia tidak berani langsung menemui Ashila karena Minjun belum begitu lancar berbahasa Indonesia karena baru sebulan ini dia belajar bahasa Indonesia hanya demi Ashila. Minjun takut Ashila tidak mengerti apa yang dia katakan kalau ia memaksa bertemu dengan Ashila.


__ADS_2