Diantara Para Pangeran

Diantara Para Pangeran
Ch. 15


__ADS_3

Mereka memutuskan untuk pulang karena hari sudah mulai gelap,mobil melaju dengan kecepatan sedang dan anak-anak pun terlelap di bangku mobil bagian belakang.


"Sayang berjanjilah padaku,jangan pernah tinggalkan oppa ya. Oppa tidak mau kehilanganmu" ujar Minjun saat menyetir dengan menggenggam tangan Ashila sembari menciuminya


"Ehm..oppa aku tidak bisa berjanji kepada oppa"


"Kenapa sayang? Apa kamu tidak mencintaiku?"


"Aku mencintai oppa,aku tidak bisa berjanji bukan karena aku tidak mencintai oppa. Aku hanya bisa bilang aku tidak akan meninggalkan oppa dan setia pada oppa kalau oppa juga bisa setia dan juga tidak akan meninggalkanku"


"Astaga sayang..iya lah oppa tidak akan meninggalkanmu dan kamu segalanya buatku"


Setibanya didepan hotel Minjun turun dari mobil sembari menggendong Sasa dan mengantar Ashila maupun Wawa ke kamar mereka.


"Sayang Oppa keluar dulu ya,ada kerjaan sama sekertaris Park"


"Iya..Hati-hati ya oppa"


Minjun lalu mencium kening,pipi maupun bibir Ashila.


"Tidur aja dulu gak usah nunggu oppa ya"


"Apa sampai larut?"


"Masih belum tau,oppa akan cepat menyelesaikannya dan kembali. hmm.."


"Baiklah"


Minjun pun pergi meninggalkan Ashila sendiri dikamarnya dan berangkat menuju rumah sekertarisnya yaitu Park Jihoon.


Ia pun tiba dan dengan segera menuju ke rumah Jihoon.


TING..TONG..


Pintu dibuka Minjun pun masuk kedalam..


"Ada urusan sepenting apa kau menyuruhku datang kesini hah" ujarnya agak kesal


"Duduklah"


"Gak usah basa basi langsung saja pada intinya"


"Kim A Young ada di Korea sekarang"


"Apa!!" serunya karena terkejut dengan perkataan Jihoon


"Darimana kau tau kalau A young ada di Korea" tanyanya lagi.


"Aku bertemu dengannya tadi siang di bar" ucap Jihoon dengan ketus


Jihoon merasa kesal karena melihat raut wajah Minjun yang mulai gelisah mendengar berita bahwa Kim A young yang tak lain adalah mantan kekasihnya sekaligus cinta pertamanya itu.


Jihoon tahu betul bahwa dulu Minjun sangat mencintai dan rela berkorban untuk A young,dan seberapa frustasinya dulu waktu A young meninggalkannya demi pria lain.

__ADS_1


Minjun setiap hari minum hanya untuk melupakannya selama hampir 2 tahun dan sekarang A young kembali.


"Apa hatimu goyah Minjun?" tanya Jihoon


Minjun hanya terdiam tanpa sepatah kata pun terucap. Didalam hatinya ada sedikit rasa senang karena cinta pertamanya yang selama ini ingin ia lupakan telah kembali. Ia pun sadar ada seorang wanita yang juga ia cintai dan sudah menjadi tunangannya,ia juga tak ingin menyakiti hatinya.


Melihat raut wajah Minjun yang kebingungan membuat Jihoon merasa geram karena tidak bisa langsung membuat keputusan tentang cintanya.


"Hyaaah Minjun,pa yang kau pikirkan hah!! Apa kau ingin kembali kepadanya dan meninggalkan Ashila hah!!"geramnya


" Ingat ini baik-baik ya Minjun,jika kau sampai melakukan itu aku tidak akan tinggal diam!! Jika itu terjadi aku akan merebut Ashila darimu!!"


Minjun terkejut mendengar ucapan Jihoon


"Apa maksudmu Jihoon?! Apa kau menyukai calon istriku yang tak lain temanmu ini?!"


"Iya aku menyukainya bahkan aku sangat mencintainya asal kamu tahu itu"


Mendengar itu Minjun langsung memukul Jihoon tanpa basa basi. Perkelahian diantara mereka pun terjadi,mereka saling baku hantam.


"Sejak kapan kau menyukainya hah!!"


"Aku tak tahu sejak kapan perasaan itu muncul,yang aku tahu aku sudah menyukainya"


Setelah perkelahian selesai mereka pun duduk sambil terengah-engah.


"Aku hanya ingin memberitahumu,bukan hanya kau dan aku yang bisa menjaga dan melindungi Ashila"


"Apa maksudmu?! Siapa lagi yang menyukai Ashila?! Ashila kan tidak punya teman di korea dan dia juga hanya bertemu teman-temanku saat acara pertunangan. Jangan bilang..."


"Kau,aku maupun mereka sama-sama tertarik dengan Ashila karena kelembutannya,keunikannya yang tidak terpengaruh dengan godaan pria lain maupun ketampanan pria lain,baru kali ini kita semua menemukan wanita seperti itu. Kau tau sendiri bahwa Song Hyun dan juga Gong Eun adalah Playboy kelas kakap tapi kamu tau mereka sampai meninggalkan wanita-wanitanya karena ingin berubah demi Ashila"


"Diam kau!! Jangan bicara Omong Kosong!! Itu tidak mungkin,mereka belum begitu mengenal Ashila dan bahkan mereka baru 2 hari ini mengenalnya"


"Kau bilang itu tidak mungkin?! tanyakan pada dirimu sendiri,kau tertarik dengan Ashila apa kau sudah mengenalnya?! Tidak kan?!"


Minjun pun bergegas pulang sebelum amarahnya memuncah kepada Jihoon,ia pun menancap gas dan kembali ke apartemennya dengan keadaan yang babak belur setelah pertengkarannya bersama Jihoon.


Ia tidak kembali ke hotel karena ia tidak ingin Ashila khawatir melihat luka-lukanya. Minjun ingin menelpon Ashila tapi ia melihat waktu yang sudah menunjukkan jam 3 pagi dan ia pun mengurungkan niatnya untuk menelpon Ashila takut kekasihnya itu terbangun karena telepon darinya.


Ashila yang menunggu kabar dari Minjun tertidur di sofa dan ia terbangun saat waktu menunjukkan pukul 02.30 pagi,tapi tak kunjung ada kabar sekalipun dari Minjun. Ashila ingin menghubungi takut mengganggu pekerjaan Minjun.


Hingga matahari terbit dan Ashila memutuskan untuk menghubungi Minjun karena tidak biasanya ia tidak memberi kabar.


TUUTT..TUUTT..


"Hallo oppa"


"Iya sayang kenapa?"


"Oppa kemana aja?kenapa semalam oppa tidak kembali?"


"Maaf oppa banyak urusan dan terjadi masalah"

__ADS_1


"Apa itu serius?"


"Gak kok,jangan khawatir ya"


"Oppa gak lupa kan?hari ini mengantar papa sama mama ke bandara?"


"Iya ini oppa siap-siap berangkat ke hotel,sekalian kemas barangmu ya. Sekalian sayang sama anak-anak pindah ke apartemen oppa."


"Iya baiklah"


Setelah selesai telepon Minjun berjalan keluar apartemen menuju parkiran dan..


KRINGG..KRIINGG..


Suara telepon Minjun berbunyi,ia langsung mengangkat tanpa melihat siapa yang telah menelponnya karena ia mengira itu Ashila yang menelponnya kembali.


"Iya sayang ada apa lagi? Sudah serindu itukah sayangnya oppa tidak bertemu semalam saja,hm.."


"Oppa kok tau kalau aku yang nelpon,iya aku rindu sekali padamu oppa. Bisa kita bertemu oppa?"


Minjun sontak terkejut mendengar suara seorang wanita yang bukan Ashila itu ia langsung melihat layar handphonenya dan ternyata yang menghubunginya nomor yang tidak dikenalnya.


"Siapa ini?" tegasnya


"Iiih..oppa gitu deh,barusan kan sudah manggil sayang masa sekarang bilang siapa ini. Oppa jangan bercanda donk"


"Jangan OMONG KOSONG, Siapa kamu!!"


"Sayang,ini aku A young. Jahat deh oppa sudah lupa sama suara A young"


Tanpa berpikir panjang Minjun langsung mematikan telepon dari A young,ia langsung menuju hotel untuk menjemput mertuanya.


Sesampainya di hotel ia pun bertemu dengan Ashila dan langsung memeluknya begitu erat tanpa mengatakan sepatah kata pun.


"Oppa kenapa? Apa ada sesuatu yang terjadi?" tanya Ashila khawatir


"Sebentar saja seperti ini sayang"


"ehm..baiklah" Ashila membalas pelukannya sambil menepuk-nepuk punggung lebar Minjun dengan lembut


Saat Minjun melepaskan pelukannya dan mencium Ashila,ia sadar kalau wajah Minjun ada yang terluka walaupun sudah mencba ditutupi dengan plester


"Kenapa dengan wajah oppa hmm..Oppa berkelahi?"


"Tidak sayang,kemarin habis minum dengan Jihoon,oppa terjatuh"


"Jangan coba-coba membohongiku ya,aku gak suka itu oppa dan juga oppa minum lagi?!!" tanyanya dengan geram


"Maaf oppa lupa,itu yang terakhir hmm..oppa gak akan ulangi lagi". Tiba-tiba terdengar suara pintu diketuk


TOK..TOK..TOK..


Ashila membuka pintu dan ternyata itu adiknya yang memberi tahu bahwa orangtuanya sudah siap dan sedang menunggu.

__ADS_1


" Oppa berutang penjelasan padaku"


Ia berjalan keluar sembari menggandeng tangan anak-anaknya,dan Minjun merasa lega karena terhindar dari pertanyaan Ashila.


__ADS_2