
Jihoon yang terbangun di pagi hari memegang kepalanya yang terasa sakit karena alkohol,ia mengingat kejadian semalam,
"Apa yang sebenarnya terjadi?" gumamnya sambil mengingat
"Aku semalam kan tak begitu banyak minum tapi kenapa aku bisa sampai pingsan?"
Sambil mengingat-ingat ia pun membangunkan para sahabatnya yang juga terlelap.
"Hei kalian bangunlah,ini sudah pagi"
Mendengar Jihoon berteriak para sahabatnya pun terbangun dengan memegang kepala mereka masing-masing. Telepon Jihoon berdering ia terkejut saat melihat nama yang tertera dilayar handphonenya,itu adalah ibu Minjun.
"Halo,pagi bu" ucapnya
"Jihoon,apa Minjun bersamamu?"
"Tidak bu,memang ada apa bu?"
"ibu dari kemarin telepon Ashila tidak bisa,handphonenya tidak aktif. Semalam ibu mencoba berkali-kali telepon Minjun juga tidak bisa dihubungi,tidak terjadi apa-apakan sama mereka?"
"Kenapa ibu bisa berpikir seperti itu?ibu tenang ya nanti saya tanya sama Minjun kenapa nomor telepon mereka tidak bisa dihubungi"
"Tolong ya nak,karena A young kemarin ke rumah mencari Minjun. Ibu takut dia membuat masalah dalam hubungan Minjun dan Ashila"
"Baik bu saya tanyakan nanti ya"
Setelah menutup telepon para sahabatnya bertanya.
"Ada apa?" tanya Song Hyun
"Sialan cewek itu,demi mencari Minjun dia sampai mencarinya di rumah utama"
"APAAA!!!" sorak mereka
"Apa yang terjadi semalam ya,sepertinya kita semalam tidak terlalu banyak minum kan tapi kenapa kita bisa pingsan ya" tanya Jihoon kepada para sahabatnya
"Iya juga ya,aku akan panggil manager bar" ujar Gong Eun
Gong Eun langsung menelpon pihak bar dan menyuruh manager menghadap ke ruangan mereka. Manager bar pun dengan terburu-buru pergi keruangan para Bos itu,dalam pikiran manager apa yang sedang terjadi sampai para Bos besar memanggilnya.
"Selamat pagi tuan,ada yang bisa saya bantu" tanya manager bar
"Coba kau cari tahu semalam siapa yang membawakan minuman kami?"
__ADS_1
"Baik tuan akan saya cari"
Manager bar pun pergi dan mengumpulkan para pelayan,manager menyakan kepada semua pelayan.
"Siapa diantara kalian semua yang mengantar minuman ke ruang VVIP 1?"
Salah satu pegawai perempuan mengaku,dan pelayan tersebut dibawah lah ke ruang VVIP 1 tempat para bos besar tersebut.
"Tuan ini pelayan yang mengantar semalam"
"Kamu semalam menaruh apa diminuman kami?" tanya Gong Eun kepada pelayan tersebut sambil mengeluarkan pistol
Semua orang di dalam ruangan terkejut bukan kepalang,kecuali para bos besar yang sudah mencurigai ada sesuatu yang salah.
"Sa..sa..saya tidak menaruh apapun tuan" jawab pelayan tersebut ketakutan
"Jawab dengan jujur atau kau ku bunuh sekarang!!!" seru Gong Eun sambil mengancam
"Se..semalam ada wanita cantik yang memgancam saya tuan,setelah ia bertanya siapa yang berada di ruang VVIP 1 ini,lalu wanita itu mengeluarkan botol kecil dan menuangkan isinya kedalam minuman yang tuan pesan"
Mendengar penjelasan pelayan tersebut Jihoon,Song Hyun dan juga Gong Eun langsung terpikirkan A young yang tiba-tiba datang semalam.
"Lalu? ceritakan semua yang kamu tahu,maka aku akan mengampunimu" ujar Gong Eun
"APAA!!" sontak terkejut mereka bertiga
"Dikamar mana ia check in" tanya Song Hyun
"Dikamar double room 2 tuan dilantai 3 bar ini"
Mendengar itu mereka bertiga langsung bergegas keruangan yang disebut oleh pelayan itu dan meninggalkan pelayan tersebut. Mereka berlari terburu-buru,saat itu juga Jihoon ingat bahwa ia menempelkan kamera tersembunyi yang bentuknya seperti kancing di pakaian Minjun semalam. Mereka juga meminta kunci ganda kamar tersebut kepada manager.
BRAKK
Pintu kamar tersebut terbuka,Minjun yang berada dikamar tersebut sangat terkejut dengan kedatangan para sahabatnya. Sahabatnya pun sama terkejutnya karena Minjun dalam keadaan hanya memakai celana boxernya.
"Hiyah!! apa yang sudah kau lakukan dengan wanita itu Minjun!!" sentak Song Hyun dan juga Gong Eun
Jihoon langsung menghampiri tempat Minjun dan mencari pakaiannya,sangat beruntung sekali pakaian Minjun tergeletak diatas meja dan kamera tersebut mengarah ketempat tidur mereka.
A young yang tak mengetahui itu hanya tersenyum seolah-olah ia sudah menang dalam pertarungan ini.
***
__ADS_1
Sudah tiga hari Ashila berada di hotel,sebenarnya ia sangat merindukan Minjun. Saat ia melihat layar handphonenya ada pesan dari nomor tak dikenal dan isi pesannya sebuah foto mesra Minjun tertidur yang bertelanjang dada dengan A young yang memeluk disebelahnya.
Ashila terkejut dengan foto-foto tersebut,ia sangat syok dan hanya bisa tercengang. Ia ingin menangis tapi air matanya tak bisa keluar setetes pun,ia terdiam sejenak,
"Apa yang harus aku lakukan sekarang di negeri orang ini"
ia melihat ke arah anak-anak dan memutuskan untuk kembali ke negaranya,ia membereskan semua barang bawaannya. Setelah anak-anak bangun ia memutuskan pergi ke rumah utama untuk berpamitan karena tidak sopan baginya apabila pergi tanpa orangtua tahu. Sesampainya di rumah utama ia disambut oleh pelayan.
"Siang nona muda"
"Bi..omma dimana?"
"Nyonya ada lantai 2 nona"
"Makasih ya bi"
Anak-anak yang mendengar bahwa kakek dan neneknya berada dilantai atas mereka segera berlari dan disusul oleh Ashila.
BUKK..BUKK..BUKK
Orangtua Minjun mendengar suara kaki yang berlarian menoleh kearah tangga dan benar itu adalah cucu-cucu dan juga menantunya yang mereka khawatirkan,Appa beranjak dari tempat duduknya dan berlari memeluk cucunya sedangkan Omma memeluk menantunya.
"Kamu kemana saja nak? Omma khawatir padamu,dari kemarin omma telepon tapi teleponmu mati,ada apa nak?" ujarnya sambil mengajaknya duduk disofa
"Saya tidak apa-apa ma"
Melihat ekspresi Ashila Orangtua Minjun menyuruh Hyejin yang tak lain adik kandung Minjun untuk membawa anak-anak bermain di taman belakang rumah,Hyejin yang mengetahui situasi tersebut dengan cepat membawa keponakannya pergi dari sana.
"Nak ceritalah pada omma dan appa,kamu masih ingatkan apa yang omma dan appa bilang pertama kali padamu bahwa omma dan appa akan melindungimu dan juga cucu omma"
"Omma..kenapa omma baik sekali padaku bahkan kepada mereka juga,padahal mereka juga yidak memiliki darah Lee sama sekali"
"Nak jangan pernah berkata seperti itu lagi ya,omma dan appa kan sudah bilang padamu kalau kamu sudah masuk kedalam keluarga Lee,kamu sudah menjadi anak omma dan appa,apalagi kamu perempuan yang baik dan pantas bersanding dengan putra omma"
"Terima kasih omma..appa"
"Sekarang cerita lah,apa ada masalah dengan Minjun?" tanya ibu Minjun pura-pura bertanya padahal ia sangat tahu pasti apa penyebabnya yang tak lain adalah A young mantan kekasih Minjun
"Tidak ada masalah apa-apa kok ma" jawabnya sambil tersenyum dan menutupi kesedihannya
"Baiklah kalau kamu belum mau cerita pada kita,tapi kalau ada masalah ceritalah pada kami nak"
"Iya omma,ehm..omma saya kesini sebenarnya mau berpamitan sama omma dan appa,saya dan anak-anak memutuskan kembali"
__ADS_1