Diantara Para Pangeran

Diantara Para Pangeran
Ch. 36


__ADS_3

"Oppa aku kembali dulu ya, aku mau menyiapkan untuk pesta nanti malam"


"Baiklah sayang, tapi ingat jangan terlalu lelah mengerti?"


"Bagaimana kalau kita pesan saja makanannya di hotel bintang 5? Aku tak tega kalau kamu terlalu lelah Ashila" timpal Jihoon


"Gak ah, aku ingin memasakkan makanan buat hari terbaik oppa. Apa tidak boleh? " tanyanya sambil memanyunkan bibirnya


"Ya sudah, tapi kalau butuh apapun telepon saja ya" ujar Jihoon


"Iya jangan terlalu memaksakan diri" timpal Minjun


"Siap komandan" ujarnya sambil mengangkat hormat tangan kanan disebelah plipisnya dan tersenyum


"Menggemaskan sekali" batin mereka berdua yang melihat tingkah laku wanita yang dicintainya


Ashila pun pulang bersama anak-anak tak lupa juga mereka berhenti disalah satu supermarket untuk berbelanja kebutuhan yang dibutuhkan untuk pesta nanti malam. Setelah itu ia dan anak-anaknya pun kembali. Sesampainya dirumah ia pun langsung menata bahan-bahannya,ia berganti pakaiannya terlebih dahulu lalu menuju dapur untuk memasak.


Wawa anak Ashila yang pertama membantunya mencuci sayur - sayurannya sedangkan Sasa bermain di ruang keluarga.


"Kak,ayo main sama Sasa" manja Sasa kepada kakaknya


"SEbentar ya dik,kakak masih bantuin mama dulu, sebentar lagi selesai kok. Kamu tunggu kakak di ruang TV dulu"


"Oke kakak"


"Kakak kalau mau nemenin adik nggak papa kok ditinggal aja"


"Nggak papa ma,aku selesaikan dulu ini baru nanti nemenin adik"


"Mama nggak papa kok sayang"


"Kasihan mama sendirian nggak ada yang bantu"


Wawa menyelesaikan pekerjaannya terlebih dahulu lalu menemanin adiknya bermain di halaman. Saat Ashila sedang asik memasak tak terasa waktu berlalu dan sudah waktunya suami pulang kerja.


TRIRIRI..


"Aku pulang"


"Appa..!!!" jawab serentak anak-anak


"Halo sayang,mama kemana?" tanyanya tak lupa sambil memeluk dan mencium anak-anak


"Mama sedang didapur masih memasak"


"Appa ke dapur dulu ya mau lihat mama"


"Oke pa"


Minjun berjalan menuju dapur dan langsung memeluk istrinya dari belakang. Ashila yang terlalu fokus memsak hingga tidak tahu kalau sudah pulang,ia pun terkejut saat suaminya tersebut memeluknya dari belakang.


"Astagaa..!! Oppa kau mengagetkanku"


"Sayang kau terlalu serius memasak sampai tidak tahu kalau suamimu ini sudah pulang hmm"


"Maaf oppa"

__ADS_1


"Sayang"


"Ada apa?"


"Liat aku"


"Sebentar oppa,nanti ikannya gosong"


"Apa kau lebih mementingkan ikannya dari pada suamimu sendiri?" ujarya sambil mematikan kompor dan memutar istrinya untuk menghadap kepadanya


"Aigo..apa kau sekarang cemburu pada seekor ikan suamiku" ujarnya sambil melingkarkan tangannya ke leher suaminya


"Cium donk"


"Ogah"


"Yaakk sayang,apa kau sudah tidak mencintaiku hmm"


"Eemmm"


"Yaakk sayang kenapa masih dipikir dulu"


"Aku sangat sangat dan sangat mencintaimu sayang" ucapnya sambil tersenyum


Minjun melihat tingkah istrinya yang begitu menggemaskan langsung menciumnya dengan mesra sampai beberapa menit.


"Sayang aku mau memasak dulu,nanti nggak selesai gimana?"


"Tapi aku masih mau lagi sayang"


"Nanti saja ya,sekarang mandi dulu sana. Oppa bau" ujarnya sambil menutup hidung


"Karena kau suamiku sayang"ledeknya balik


"Ya sudah aku mandi dulu ya"


MInjun pergi ke kamar dan mandi,setelah beberapa menit ia pun kembali ke bawah untuk membantu istrinya tapi dicegah oleh anak-anaknya.


"Appa ayo main sama Sasa"


"Oke,ayo"


Minjun pun menemani anak-anaknya bermain,Ashila yang melihat itu merasa terharu melihat anak-anak tertawa terbahak-bahak bersama dengan appanya itu.


"Akhirnya anak-anakku merasakan gimana rasanya bermain dengan seorang ayah meskipun itu bukan ayah kandungnya,terima kasih Tuhan kau telah mempertemukanku denganya" batinnya


Tak berapa lama suara bel pun berbunyi.


TING TONG..


"Sebentar ya nak,appa mau buka pintu dulu"


Anak-anak mengangguk menandakan bahwa mereka mengiyakan ucapan appanya tersebut.


"Aku dataaang" ucap serentak para oppa yang datang setelah Minjun membuka pintu.


"Kenapa kalian lama sekali datangnya,HAH"

__ADS_1


"Maaf kami sudah berusaha secepatnya menyelesaikan pekerjaan agar cepat selesai tapi apalah dayaku karena pekerjaannya terlalu banyak" jawab mereka


"Daddy...!!!!" seru anak-anak saat melihat para oppa yang msuk


"Oh anak-anak daddy sedang apa?"


"Kita sedang main dad sama appa barusan,ayo daddy main sama kita juga"


"Oke,sebentar lagi ya,para daddy mau menyapa mama dulu nanti baru main sama kalian"


"Oke dad"


"Tapi kemana sayangku,kenapa tidak menyambut kita?" ujar Ha jun


"Dia sedang memasak lah,kasihan sendirian" jawab Minjun


Mereka langsung menuju dapur saat setelah mendengar perkataan Minjun.


"Halo sayaaaaang" teriak mereka semua


"Oh oppa,kalian sudah sampai?"


"Astaga kamu sibuk sekali sampai tak tahu kalau kita sudah datang ya"


"Maaf sebentar lagi selesai kok,tinggal sedikit lagi"


"Apa yang bisa kita bantu"


"Tinggal menunggu sup dan menyiapkan daging untuk barbeque saja kok oppa"


"Ya udah sisanya biar kita saja yang mengerjakan,kamu mandi dulu sana gih" ujar Jihoon


"Tapi oppa dan lainnya kan baru datang"


"Nggak papa sayang"


"Oke akku mandi dulu ya"


"iya"


Ashila pun menuju ke kamar untuk mandi,setelah beberapa menit berlalu ia sudah selesai. Ia turun kebawah menuju ke taman belakang karena acara diadakan ditaman belakang rumah kalian,para oppa sudah menyiapkan dan menata semua. Saat Ashila menuju ke taman para oppa melihat tak berkedip sama sekali karena saat itu Ashila memakai sebuah dress yang tak pernah ia gunakan.


"Oppa kenapa? Jelek ya?" tanyanya


Pertanyaan Ashila membuyarkan lamunan para oppa yang menatapnya takjub itu.


"Sayang kenapa kau pakai baju itu hmm" ujar Minjun


"Jelek ya sayang,ya udah kalau gitu aku ganti lagi saja" ujarnya hendak kembali kekamar tapi langkahnya terhenti karena dipegang oleh Jihoon


"Jangan,kamu cantik"


"Benarkah oppa?"


"Iya" jawab mereka serentak


Ashila pun menghampiri para oppanya dan mereka melirik Ashila setiap saat karena terkagum kagum dengan pesona Ashila.

__ADS_1


Ashila sosok wanita sederhana yang tak pernah menganggap penampilan hal utama,ia selalu memakai pakaian yang dianggapnya nyaman saja da ia jarang sekali memakai dress apalagi gaun karena ia menganggap bahwa pakaian itu sangat ribet buatnya.


Minjun tak pernah mempermasalahkannya karena baginya asal istrinya nyaman memakainya. Tapi hanya Minjun yang selalu mengetahui sosok mempesona Ashila karena ia adalah suaminya. Baginya ini bukan pertama kali melihat Ashila memakai pakaian seperti ini.


__ADS_2