Diantara Para Pangeran

Diantara Para Pangeran
Ch. 21


__ADS_3

"Kenapa kembali nak,apa tidak bisa diam dirumah omma dan appa untuk sementara waktu?"


"Maaf ma..pa,anak-anak juga harus sekolah karena liburan juga sudah hampir berakhir jadi kasihan kalau anak-anak tertinggal dengan pelajaran mereka"


"Ya sudah kalau begitu,kapan kamu akan berangkat nak?"


"Sebentar lagi ma penerbangan pukul 9 pagi"


"Loh kenapa mendadak sekali?ini kan sudah pukul 8 nak"


"Iya ma,saya dan anak-anak kesini hanya untuk berpamitan sama omma dan appa. Saya harap omma dan appa jaga kesehatan ya"


"Iya nak,kau juga jaga kesehatan. Berkunjunglah saat kau senggang,pintu rumah ini akn selalu terbuka buatmu nak"


"Baiklah omma..appa,saya pergi dulu"


Ashila beranjak pergi setelah memanggil anak-anaknya dan mereka menuju ke bandara tanpa memberitahu Minjun.


Orangtua Minjun merasa geram terhadap Minjun,akhirnya mereka memutuskan menghubunginya tapi teleponnya tetap tidak bisa di hubungi,lalu mereka menelpon Jihoon.


"Halo,Jihoon apa kau sedang bersama Minjun sekarang?!" tanya Appa Minjun


"Iya pak saya bersamanya sekarang"


"Suruh ia pulang ke rumah utama sekarang juga" perintahnya dengan tegas


"Dan satu lagi,Jihoon aku minta tolong kepadamu pergilah ke bandara sekarang juga tapi jangan kau beritahu Minjun kemana kau akan pergi"


"Baik"


Mendengar perkataan appa Minjun,Jihoon langsung mengerti apa yang dimaksudkannya


"Minjun kau disuruh pulang ke rumah utama sekarang juga"


Setelah menyampaikan pesan dari appa MinjunJihoon langsung pergi tanpa mengatakan sepatah kata pun. Para sahabatnya yang melihat Jihoon pergi tergesa-gesa mereka mengikuti kemana Jihoon pergi.


"Sebentar,bukannya ini jalan menuju bandara?" tanya Song Hyun ke Gong Eun terheran


"Iya juga ya,jangan bilang..." jawab Gong Eun langsung terpikirkan sesuatu


Mereka berhenti didepan bandara,Jihoon keluar dari mobil lagsung berlari ketempat penerbangan yang dituju oleh Ashila diikuti oleh Song Hyun dan Gong Eun.


"Jihoon apa kau sedang mencari Ashila?" tanya Hyun


"Iya,tolong temukan dia sebelum jam keberangkatannya,dia akan berangkat 30 menit lagi"


"Baiklah" seru mereka berdua


Mereka berpencar mencari keberadaan Ashila berharap Ashila belum menuju ke pesawatnya.

__ADS_1


***


Ashila tiba 45 menit lebih awal dari jam keberangkatannya,


"Ma Wawa ingin pergi kekamar mandi"


"Oke sayang,ayo mama antar"


Ashila mengantar Wawa dan Sasa ke toilet meninggalkan koper mereka. Setelah mengantar anak-anaknya,Sasa yang berjalan sendiri tertabrak oleh seorang pria memakai masker dan topi hitam. Ashila terkejut dan langsung menghampirinya.


"Apa kau tak apa-apa sayang" ujar Ashila sambil menggendong Sasa yang terkejut dan hampir menangis


"Maafkan saya karena tidak hati-hati" ucap seorang pria yang telah menabrak Sasa


"Tidak apa-apa,maaf saya kurang memperhatikan anak saya"


Pria tersebut heran dengan perkataan Ashila yang mengatakan bahwa itu adalah anaknya karena Ashila masih terlihat muda.


"Apa ini anak anda?" tanyanya keheranan


"Iya ini anak saya,maaf kalau begitu saya permisi dulu"


"Tunggu,apa perlu dia diperiksakan?"


"Tidak perlu,terima kasih"


Ashila beranjak pergi,pria itu hanya mengamati Ashila yang hampir menghilang dari pandangannya. Ia terkejut saat managernya menepuk punggungnya


"Aww sakit"


"Ayo kita cepat pergi sebelum fans fanatikmu itu menemukanmu lagi"


Pria itu tak lain adalah Ji Ilsung model ternama berumur 33 tahun,ia pulang dari pemotretan di luar negeri. Ia dan managernya menuju mobil yang terpakir didepan bandara,didalam mobil ia menceritakan semua yang terjadi barusan pada managernya.


"Apa kau tau,tadi saat aku bingung mencarimu aku menabrak anak kecil yang begitu menggemaskan. Sepertinya tuh anak bukan orang negara ini deh"


"APAA?! Lalu apa kau sudah meminta maaf pada ibunya?"


"Ya sudahlah,tapi yang bikin aku terkejut ibu anak kecil itu sepertinya masih muda,dia terlihat sangan cantik,imut dan menggemaskan"


"Ya iyalah namanya juga anak kecil pasti terlihat menggemaskan"


"Yang ku maksud itu ibunya bukan anaknya walaupun anaknya juga menggemaskan"


"Waaahh apa selera seorang Ji ilsung sekarang ibu-ibu muda?"


"Bukan begitu kak,tapi kenapa suaminya membiarkannya pergi sendirian ya? dan sepertinya bukan hanya 1 yang dia bawa seperti ada 2 tadi,apa itu juga anaknya ya"


"Hiyah kenapa kau jadi memikirkan masalah orang lain"

__ADS_1


"Iya juga ya" pikirnya


***


Ashila kembali ketempat kopernya berada ia melihat Song Hyun yang kebingungan seperti mencari seseorang tapi Ashila tak menyangka kalau Song Hyun mencarinya.


"Oppa,sedang apa disini?" sapanya kepada Hyun


"Ashila" jawabnya


Song Hyun yang lega setelah melihat Ashila yang ternyata belum naik pesawat,ia langsung memeluk Ashila. Sedangkan Ashila terkejut karena perilaku Hyun yang tiba-tiba memeluknya


"Oppa,ada apa? Oppa sedang mencari seseorang?"


"Iya aku mencari seseorang yang ku sukai" jawabnya sambil tersenyum


"Loh ya udah sana cepat cari,emangnya dia ada dimana? Apa dia mau pergi?" tanyanya dengan polosnya


"Aku sudah ketemu dengannya,aku pikir kalau aku tidak bisa bertemu dengannya lagi kalau dia sudah pergi tapi Tuhan memihakku"


"Loh dimana dia sekarang? Apa sudah pergi?" tanyanya lagi sambil celingukan mencari seseorang


"Itu kamu Ashila,kamu orang yang ku cari" jawabnya sambil memegang kedua pipi Ashila dengan tersenyum


"Maksud oppa orang yang oppa sukai itu ..."


"Iya kamu,tolong jangan pergi. Kalau Minjun tidak bisa membahagiakanmu aku yang bakal membahagiakanmu,aku janji tidak akan menyakitimu,hhmm"


"Maaf oppa aku tidak bisa karena hati ku sudah menjadi milik oppa Minjun,aku tahu bahwa oppa Minjun tidak mungkin melakukan itu,aku percaya padanya"


"Kalau kau percaya padanya kenapa kau pergi seperti ini,hmm"


"Kalau dibilang aku tidak sakit hati itu tidak benar sejujurnya aku benar-benar sakit hati,aku kembali hanya untuk menenangkan hatiku saja opp. Biar oppa Minjun mrnyelesaikan semuanya,akan ku tunggu kurang lebih 1 tahun kalau ia benar-benar ingin mempertahankan hubungan ini dia pasti akan menjemputku. Dan untuk oppa aku minta maaf tidak bisa menerima oppa,aku berharap oppa mendapat seseorang yang jauh lebih baik dariku"


Saat mereka berdua berbicara Jihoon dan juga Gong Eun kembali ketempat mereka pertama kali berpencar yaitu tempat koper Ashila berada da mereka melihat Ashila dan anak-anak yang duduk bersama Hyun,Mereka menghampirinya dengan segera dan langsung memeluk Ashila dengan cemas.


"Ku kira kau sudah pergi,syukurlah aku masih bisa bertemu denganmu" ucap mereka berdua


"Hiyah Hyun kenapa kau tidak menelpon kami kalau kau sudah bertemu dengan Ashila"


"Oppa aku baru saja bertemu dengan oppa Hyun,kalian kesini buat nyari aku? apa kalian disuruh oleh oppa Minjun?"


"Bukan,Omma yang menelponku kalau kau akan kembali ke negaramu,kenapa kau tidak bilang kepada kami? Apa kau belum mempercayai kami?"


"Bukan begitu oppa,aku tidak mau mengusik kalian dengan permasalahanku karena kalian juga pasti punya permasalahan sendiri. Terima kasih sudah mengkhawatirkanku oppa,penerbanganku sudah mau berangkat. Aku sayang kalian oppa tapi hanya sebagai oppa q"


Mendengar perkataan Ashila mereka bertiga merasa tertusuk hatinya,karena Ashila hanya menganggap mereka sebagai saudara laki-laki baginya. Tapi mereka juga merasa lega walaupun tidak bisa memilikinya sebagai seorang kekasih tapi mereka masih bisa tetap berada disisinya sebagai kakak.


"Baiklah kami mengerti,kami akan menyelesaikkan urusan Minjun secepatnya,tunggulah sampai dia menjempumu kembali. Kami akan membereskan wanita itu secepatnya"

__ADS_1


"Aku percaya sama kalian,tapi jangan bertindak seenaknya ya,aku pergi dulu oppa"


Ashila pergi dengan memberikan senyuman termanis kepada mereka bertiga,mereka hanya melihat sampai Ashila menghilang dari pandangan mereka.


__ADS_2