Diantara Para Pangeran

Diantara Para Pangeran
ch. 31


__ADS_3

"Aku sih setuju saja asal bisa menghabiskan waktu dengan sayangku" ujar Song Hyun


"Sabar.. sabar.. sabar..mereka sudah membantuku menjaga istriku dulu" batin Minjun


"Semua setuju kan?" kata ilsung


"Okey" jawab mereka serentak


"Sekarang kita cari rumah atau apartemen yang sesuai selera Ashila gimana?" kata ilsung


"Kita cari rumah saja, karena dia lebih senang melihat banyak tanaman menurutnya itu kelihatan sejuk" ujar Minjun


"Kalau menurutku bagaimana kalau sebuah vila saja? vila xx yang tak jauh juga dari kota dan menurutku disana cukup luas juga" tutur Jihoon


"Baiklah, setuju" jawab mereka serentak lagi


"Siapa yang akan mengurusnya? Aku sibuk akhir-akhir ini dan tidak punya banyak waktu buatku melihat wilayah vila tersebut" ujar ilsung


"Ya sudah biar aku saja nanti yang akan mengurusnya nanti" kata Song Hyun


"Okey kalau begitu, berapa nomor rekening mu biar ku transfer untuk pembayarannya" kata ilsung


"Bagaimana kalau kita bayar bersama saja? Toh yang menempati kita semua nanti" ujar Minjun


"Aku setuju, dan rumah itu atas nama Ashila saja, bagaimana" ujar Ha Jun


"Okey" jawab mereka serentak untuk kesekian kalinya


Setelah rapat mereka pun pulang kerumah masing-masing, waktu pun menunjukkan jam 01.00


Sesampainya dirumah Minjun melihat Ashila yah tengah tertidur disofa depan televisi yang sedang menyala, ia tertidur saat menunggunya pulang dan tak terasa telah tertidur. Minjun yang melihat itupun langsung menggendongnya ke kamar mereka, Minjun membaringkannya perlahan agar Ashila tak terbangun. Minjun ke kamar mandi untuk membersihkan diri dari bau alkohol yang telah di minumnya tadi bersama teman-temannya, karena Ashila sangat tidak menyukai bau alkohol. Setelah selesai membersihkan diri Minjun perlahan-lahan naik ke atas kasur dan memeluk Ashila.


"Sayang, Terima kasih telah bersedia bersamaku meskipun aku pernah menyakitimu dulu, aku berjanji akan selalu membuatmu bahagia untuk kedepannya, kau wanita yang benar-benar membuatku gila sayang" batinnya dan mengecup kening istrinya


Ashila yang tengah tertidur membuka matanya perlahan karena merasa ada yang telah mengecup keningnya.


"Oppa sudah pulang? Jam berapa sekarang?"


"Maaf sayang aku membangunkanmu ya,, sekarang sudah jm 2 pagi"


"Tidak masalah oppa, apa oppa sudah makan? Apa mau aku siapkan sesuatu?"


"Oppa sudah makan tadi sama yang lain, kamu sedah makan?"


"Aku sudah makan dulu tadi sama anak-anak, menunggu oppa terlalu lama, kasihan anak-anak"


"Tidak apa-apa sayang, kalau oppa terlambat pulang lagi tidak usah menunggu oppa, mengerti. Kalian lebih penting buatku, oppa tidak mau kalian sakit"


"Baiklah"


"Tapi sayang.. "

__ADS_1


"Ya oppa kenapa? Ada masalah apa tadi dengan para oppa yang lain? Tumben sekali kalian berkumpul tidak mengajak ku"


"Ehm..salah satu dari mereka cuma minta pendapat kita semua soal properti saja"


"Oh begitu rupanya"


"Sayang.. jangan membahas yang lain dulu, aku menginginkan mu malam ini sayang"


"Baiklah"


Minjun pun langsung mengulum bibir kecil Ashila perlahan-lahan dan tak lupa memainkan lidah mereka masing-masing, tangannya bergerilya keseluruh tubuh Ashila hingga wanitanya tak berkutik. (Okey sudah cukup jangan terlalu banyak😅)


Matahari bersinar melewati sela-sela tirai dan menyinari mata Ashila, jam pun menunjukkan sekitar pukul 9. Ashila terbangun dengan merasa pegal di sekujur tubuhnya setelah aktifitas panas mereka dini hari tadi.


"Oppa bangun, anak-anak harus sekolah nanti oppa dan anak-anak terlambat"


"Jam berapa sekarang?"


"Ini sudah jam 9 oppa"


"Baiklah"


Minjun bangun dari tidurnya ingin menuju kamar mandi untuk bersiap.


"Oppa aku juga ingin ke kamar mandi tapi bagian bawah ku sakit"


"Minjun yang mengerti tanpa diminta ia langsung menggendong istrinya menuju kamar mandi dan mandi bersama dengan mengulang sedikit adegan panas merekan. Setalah itu mereka bersiap untuk ke meja makan dengan Minjun yang tetap menggendong Ashila.


"Iya,, mama sakit gak bisa berjalan untuk sementara" ujar Minjun sambil melirik Ashila


"Mama tidak apa-apa sayang" jelasnya ke Sasa sambil mencubit pinggang Minjun.


"Mama makanannya mana? kita sudah terlambat" ujar anak pertamanya


"Appa yang buatin ya, mau sandwich buatan appa gak?"


"Mauuuu" jawab mereka serentak


Setelah sarapan mereka pun berpamitan ke Ashila, Minjun tidak lupa mencium kening istri tercintanya itu.


"Ma kita berangkat dulu ya" kata Wawa


"Da.. da.. mama" kata Sasa


"Sayang aku berangkat dulu, tapi.. "


"Apa lagi hhmm"


"Apa aku tidak usah bekerja saja ya hari ini, istriku kan lagi tidak bisa berjalan"


"Berangkat saja sana, aku sudah tidak apa-apa" tegasnya

__ADS_1


"Baiklah istriku" ujar nya sambil memanyunkan bibirnya


Ashila merasa gemas melihat perilaku suaminya tersebut. Baru 10 menit Minjun pergi meninggalkan rumah ia pun sudah menelpon istrinya.


"Iya oppa"


"Sayang, kamu tidak perlu melakukan apapun mengerti"


"iya"


"Apa sudah baikkan? Maafkan aku karena terlalu kasar"


"Yaa oppa, kau sedang bersama anak-anak, jangang ngomong sembarangan, iiisshh"


"Oh iya aku lupa"


"Sudah matikan teleponnya"


"Tapi sayang aku masih merindukanmu"


"Iya aku tahu" langsung mematikan teleponnya


"Sayang halo.. halo.. Astaga kenapa dimatikan, apa salah kalau appa bilang merindukan mama kalian"


"Kan appa baru saja berangkat, pasti mama kesal" jawab anak pertamanya itu


"Begitukah"


"Mungkin"


"Oke sudah sampai, semangat belajarnya ya sayang, kalau terjadi sesuatu telepon appa, mengerti" ujar nya terhadap anak pertamanya itu


"Okey appa"


Minjun menuju ke sekolah anak keduanya yang tak jauh dari sekolah anak pertamanya itu, hanya membutuhkan sekitar 10 menit naik mobil.


"Oke Sasa sudah sampai, belajar yang rajin, mengerti.. "ujar nya sambil menggendong anaknya memasuki halaman sekolah dan berhenti didepan guru yang sudah menunggu didepan pintu.


" Halo Sasa, berangkat sama appa ya hari ini"


"Iya bu"


"Sekarang sama bu guru ya, appa mau berangkat bekerja"


"Baiklah appa"


"Bu saya titip anak saya ya, mungkin nanti yang menjemputnya pamannya soalnya istri saya sedang sakit"


"Oh baiklah pak saya mengerti"


Minjun pun berangkat ke kantornya.

__ADS_1


__ADS_2