
“Jackpot! aku mendapat kandidat pengikut!”
Aku segera mengikuti laki-laki bernama Chu Feng itu, tentu saja dalam jarak 99 meter agar tidak ketahuan. Bagaimana untuk si perempuan? masa bodoh, dia bukan targetku.
“Pacarnya selingkuh, lalu dia berasal dari Keluarga Chu. Jika tebakanku benar, maka orang yang berselingkuh dengan pacarnya adalah orang dari Keluarga Zu. Ini adalah plot sang karakter utama!”
Gumamku bersemangat. Aku sering membaca komik ataupun novel, jadi aku sudah familiar dengan jalan cerita semacam ini. Bukankah kalian juga begitu?
Setelah berjalan agak lama, ternyata tempat yang dituju Chu Feng adalah sebuah bangunan GYM.
‘Langsung mau berubah? waduh...parah, kebanyakan nonton fyp pasti.’
Ucapku dalam hati, walaupun aku tau kalau Chu Feng sudah terbiasa nge-GYM. Aku bisa merasakan kondisi tubuhnya yang berbeda dari orang lain, dia sudah rutin berolahraga sejak lama. Sungguh sayang perempuan itu meninggalkan lelaki sepertinya.
“Sistem, gunakan set 'Infinite Darkness'.”
Aku mulai mempersiapkan rencanaku untuk menjadikan Chu Feng pengikutku. Dalam sekejap pakaianku langsung berubah, menjadi warna hitam legam semacam hoodie tapi ini lebih keren. Tidak lupa aku mengaktifkan tudung agar tak diketahui oleh Chu Feng maupun orang lain.
“The Law Of Space.”
Aku dengan cepat berpindah tempat di depan Chu Feng yang sedang bersedih. Chu Feng yang melihat kehadiranku merasa terkejut dan ingin berteriak. Tetapi, sebelum dia berteriak aku telah membawanya ke kehampaan.
Dimana letak kehampaan? perbatasan antara ruang yang ada di dunia nyata. Intinya ruang untuk menghubungkan ruang lain di dunia nyata dan keluar dari zona waktu dunia nyata. Biasanya ruang di planet atau luar angkasa masih tertata rapi, kecuali ada suatu kejadian yang membuatnya berantakan. Untuk penjelasan selanjutnya akan datang sesuai tindakan yang kulakukan.
“Si—siapa kau?”
Chu Feng memberontak setelah aku membawanya ke kehampaan.
__ADS_1
“Jangan banyak berulah atau kau akan menerima akibatnya.”
Aku berusaha menenangkannya dengan sedikit ancaman. Dia terdiam setelah mendengar ucapanku.
“Ap kau sudah tenang?”
“Ya, maafkan aku.”
Entah mengapa dia malah meminta maaf kepadaku, bukankah seharusnya aku yang meminta maaf kepadanya karena membawa dia secara paksa? sepertinya dia masih terguncang.
“Heh, keturunan Keluarga Chu terlihat menyedihkan hanya kerana wanita? hahahaha!”
Aku berusaha memprovokasi Chu Feng, aku berharap dia bisa lebih sadar mengenai situasi yang ada di sekitarnya.
“Kau benar, aku sang menyedihkan.”
“Lihatlah situasi di sekitarmu.”
Aku sudah muak memberinya isyarat, lebih baik to the point saja.
Chu Feng akhirnya menoleh ke sekitarnya, tapi dia tidak terkejut sedikitpun. Dengan wajah murungnya, dia bertanya kepadaku.
“Dimana ini?”
“Kehampaan.”
“Mengapa kau membawaku?”
__ADS_1
“Aku memiliki urusan denganmu.”
“Urusan apa itu?”
“Jadilah pengikutku!”
Aku mengeluarkan aura intimadasi, Chu Feng terlihat tertekan tapi dia berusaha tetap tenang.
“Mengapa? mengapa kau ingin menjadikan orang menyedihkan ini sebagai pengikutmu? bukankah ada orang lain yang lebih—”
BUK.
Sebelum dia menyelesaikan ucapannya, aku melayangkan tinjuan ke wajah murungnya itu.
“Dengan merendahkan dirimu berarti kau juga merendahkan penilaianku.”
Aku menatap Chu Feng dengan tajam seraya mengeluarkan aura intimidasi lebih besar dari sebelumnya.
“Maafkan aku...”
Lagi-lagi Chu Feng meminta maaf denganku. Apa satu wanita dapat menghancurkan harga diri seorang pria? yah, walaupun aku dulu juga mengalami hal itu, tapi aku tak seterguncang Chu Feng. Apa mungkin karena dia memiliki hubungan 'pacaran' dengan perempuan itu? mungkin bisa jadi.
Menyadari bahwa Chu Feng terluka sangat dalam, aku tidak punya cara lain untuk memperbaikinya. Aku hanya bisa menggunakan 'itu'.
“Berhentilah meminta maaf dan tatap aku!”
Bersambung
__ADS_1