
Setelah meninggalkan tempat pertemuan Keluarga Yan. Aku pergi menuju sebuah bukit yang menjadi perbatasan antara Kota Karta bagian Tengah dengan Kota Karta bagian Timur.
“Selama lima tahun aku menjalani penderitaan ini. Aku akhirnya berhasil menjalankan beberapa rencanaku. Bahkan lebih dari itu!”
“Bisu, tidak berbicara selama lima tahun membuatku menguasai kemampuan 'Silent Step' serta menghilangkan aura keberadaanku di saat-saat tertentu.”
“Tersenyum, tidak membalas perbuatan jahat orang lain. Selalu tersenyum apapun keadaannya membuatku menguasai kemampuan 'Fortitude'. Kemampuan yang dapat memperkuat ketahanan mental dan fisik dari serangan atau rintangan apapun.”
“Dan yang terakhir, memberi keberuntunganku kepada Keluarga Yan sehingga keberuntunganku bisa berkurang. Hal ini adalah rencana terbesarku!”
“Huh, akhirnya rencana terbesarku dapat di mulai...hahahahaha!”
“Gerbang Kesialan buka!”
BOOM!
...----------------...
‘Bumi sedang mengalami perubahan takdir.’
...[Misi Utama]...
...Nikmati waktu luang Host di dunia yang belum berubah ^_^...
...Perubahan Bumi I: 90 tahun...
BOOM!
...[Misi Utama]...
...Nikmati waktu luang Host di dunia yang belum berubah ^_^...
...Perubahan Bumi I: 50 tahun...
“Ledakan itu berkaitan dengan perubahan bumi? sial!”
Aku spontan berteriak marah. Xu Zhentian yang melihat perubahan sikapku sedikit terkejut, dia berusaha menenangkanku. Sementara itu, durasi perubahan bumi terus berkurang.
...[Misi Utama]...
...Nikmati waktu luang Host di dunia yang belum berubah ^_^...
...Perubahan Bumi I: 30 tahun...
__ADS_1
“Tenang teman. Ambil na—”
“Tidak ada waktu untuk itu! ayo ikut bersamaku!”
Aku menarik tangan Xu Zhentian dan menggunakan The Law of Space untuk berteleportasi ke tempat ledakan tadi.
“Apa yang terjadi?”
“Hanya sebuah trik kecil.”
“Yang penting bukan itu, tapi untuk apa kita ke sini?”
Xu Zhentian bertanya dengan penasaran. Aku menjawabnya dengan cepat sembari mempersiapkan sesuatu.
“Untuk dia! sialan yang membuatku kehilangan hari liburku!”
Aku menunjuk orang yang berdiri di tengah sebuah bukit. Suatu gerbang berdiri tegak di belakangnya.
‘Set Infinite Darkness!‘
‘Set Infinite Darkness aktif!'
‘Beli dua set jubah yang telah aku desain sebelumnya sistem.’
“Teman, ambil ini!”
Aku melemparkan sebuah token bertuliskan ‘HV’ kepada Xu Zhentian. Dia menangkap token itu, lalu menatapku dengan heran.
“Ucapkan 'HV' dalam hati atau langsung. Maka kau tau efeknya.”
“HV!”
Setelah mengucapkan 'HV', Xu Zhentian telah berubah memakai sebuah jubah dominan hitam dengan coretan warna biru disekeliling jubah itu sehingga terlihat menakjubkan.
“Terlihat keren!”
“Ayo ikut denganku! waktunya pertunjukan!”
Plop.
Aku membawa Xu Zhentian berpindah di depan pria itu. Dengan wajah terkejut, pria itu berteriak kepada kami.
“Siapa kalian?”
__ADS_1
“Siapa aku? aku orang yang akan menghajarmu!”
“A—”
Sebelum dia menyelesaikan kalimatnya, aku meninju perut pria itu dengan keras, tapi berusaha menahan kekuatanku agar pria itu tidak terpental ke belakang.
“HANCUR!”
Beberapa detik setelah meninju pria itu, aku berteriak seraya melirik ke arah gerbang di belakang pria itu. Dengan sepatah ucapanku, gerbang itu hanya berkeping-keping.
“Tidakkkk!!! masa depanku!!!”
Pria itu berteriak dengan histeris melihat gerbang di belakangnya hancur, dia menoleh menatapku dengan mata penuh dendam.
“Kau—aku tidak akan memaafkanmu! aku bersumpah akan—!”
BUKKK!
Setelah gerbang itu hancur, aku jadi tidak perlu menahan kekuatanku lagi. Aku menendangnya hingga jatuh ke tanah.
“Memaafkanku? aku yang seharusnya marah sialan!”
Bug!
Setelah pria itu terjatuh, aku duduk di atas perutnya sembari memukul wajahnya.
“Berkatmu hari liburku jadi terpangkas!”
Bug!
“Berkatmu rencanaku menjadi lebih cepat dari perkiraan!”
Bug!
“Berkatmu juga aku jadi harus bekerja lebih keras!”
“Semua ini salahmu!”
Aku menatap pria itu yang telah babak belur dengan tajam. Pria itu hanya menatapku ketakutan.
“Tenanglah teman, lepaskan dia dulu.”
Bersambung
__ADS_1