Diary Of Jianren

Diary Of Jianren
Bab 18 - Tubuh Yin Murni dan Hidup Tenang!


__ADS_3

“Apa yang kau lakukan di sini?”


Boom.


“Berisik. Setan rendahan sepertimu tak layak berbicara santai di depanku.”


Tanpa memalingkan wajahku, aku menghancurkan setan yang sedang memakai wujud manusia itu hancur tak tersisa.


“Beraninya manusia rendahan bersikap sombong di wilayah Raja Setan Zhong Kui.”


“Lalu, apa?”


Aku menatap setan di depanku dengan dingin. Dia berwujud perempuan muda berpakaian terbuka. Sungguh pemandangan yang tak enak di lihat.


“Kau—!”


Dia melotot ke arahku dengan marah.


“Aku sibuk.”


Boom.


Hantu perempuan itu hancur tak tersisa. Hanya dengan tatapanku


“Ting, memicu [Misi Sampingan].”


“Buka.”


...[Misi Sampingan]...


Misi: Hancurkan Raja Setan Zhong Kui tanpa bergerak


Hadiah: Skill [Gift]


Syarat penyelesaian: Setelah Host menerima misi ini, Host dilarang untuk bergerak saat menghancurkan Raja Setan Zhong Kui


Jangka waktu: 1 Jam


Kegagalan: Semua poin Host hangus


...Terima/Tolak...


“Terima.”


“Misi sampingan berhasil diterima.”


Tanpa ragu aku menerima misi sampingan yang diberikan oleh sistem. Aku begitu yakin bisa menyelesaikan misi ini dengan mudah.


“Siapa kau?”


Terdengar suara yang familiar bagiku. Ya, dia adalah Raja Setan Zhong Kui.


‘Hancur!’


“Hei apa kau tidak mendengar raja ini? kubilang siapa—”


Boom.


Aku membatin dalam hati. Tanpa bergerak sedikitpun, aku menghancurkan Raja Setan Zhong Kui sebelum dia menyelesaikan perkataannya. Dia lenyap dalam sekejap mata.


“Misi berhasil. Selamat, Host mendapatkan Skill [Gift].”


“Tidak ada ketegangan sedikitpun.”

__ADS_1


Aku merenggangkan badanku. Lalu, berjalan menuju villa kosong di depanku.


“Sebenarnya siapa Anda?”


Aku menoleh ke sumber suara tersebut, terlihat beberapa setan yang melihatku dengan ketakutan di wajah mereka. Salah satu setan itu terlihat memberanikan diri untuk bertanya padaku.


“Hanya seorang murid biasa.”


“Anda pasti bercanda.”


Setan itu terlihat tidak percaya, tapi mau bagaimana lagi. Aku memang seorang murid biasa. Benar, kan?


“Aku tidak menyuruh kalian percaya padaku.”


Aku kembali berjalan, mengabaikan para setan yang melihatku dengan takut.


“Apa Anda kemari untuk membawa kembali Tubuh Yin Murni?”


Shettt.


Aku terhenti kembali sembari menatap setan yang berbicara denganku. ‘Tubuh Yin Murni’ salah satu dari beberapa tubuh unggulan yang diimpikan banyak wanita. Dan sekarang tubuh itu ada di depanku? mungkinkah ini keberuntungan? atau malah kesialan?


“Jadi Raja Setan Zhong Kui suka menculik perempuan yang memiliki kondisi fisik spesial?”


Aku bertanya kepada setan yang memiliki keberanian berbicara padaku.


“Lebih tepatnya Raja Zhong Kui menculik semua manusia yang memiliki kondisi tubuh spesial, mau dia perempuan atau laki-laki.”


“Si sialan itu sungguh keterlaluan.”


Aku menggeleng-gelengkan kepala mendengar jawaban setan itu.


“Siapa namamu?”


“Iya, siapa namamu? sekalian beritahukan statusmu saat masih berada di bawah Raja Setan Zhong Kui.”


“Nama saya Wu Que, saya penasihat Raja Zhong Kui. Saya...”


Setan yang bernama Wu Que itu menjelaskan dengan detail posisinya kepadaku. Ngomong-ngomong, dia setan berpenampilan seperti manusia walaupun dia belum memakai wujud manusianya. Memakai busana layaknya ahli strategi zaman kuno dan memegang kipas. Aura yang dia miliki lebih menonjol daripada bawahan Zhong Kui lainnya.


Setelah Wu Que selesai menjelaskan posisinya, aku langsung mengambil keputusan untuk kedepannya.


“Baik, aku paham. Mulai sekarang kau akan menjadi Raja Setan di daerah ini.”


“Tidak, saya tidak berani. Bagaimana kalau Raja Setan daerah lain mengetahui tentang hal ini? saya bisa—”


“Apa kau menolak perintahku?”


Aku melihat Wu Que dengan tajam sembari mengeluarkan aura penindasan. Dia terdiam menatapku, lalu menganggukkan kepala pertanda setuju.


Kemudian, Wu Que segera pergi membawa perempuan yang di culik Zhong Kui. Lalu, menyerahkannya padaku.


“Kerja bagus.”


Plop.


Setelah berhasil menemukan perempuan yang di culik Zhong Kui. Aku segera berteleportasi ke sekolah, tepat di ruang kelas kosong. Membawa perempuan ini bersamaku.


Perempuan berambut perak dengan tubuh Yin Murni. Parasnya terawat bersih dan memancarkan aura anggun. Sudah pasti perempuan ini populer di kalangan pria, laki-laki yang dekat dengannya pasti hidupnya tidak tenang. Semoga aku dijauhkan dari perempuan seperti ini, aku masih ingin hidup tenang.


“Sudah selesai?”


Sesampainya di ruang kelas kosong, gadis hantu yang sebelumnya masih menunggu di sana. Dia terlihat terkejut karena aku telah kembali dengan cepat.

__ADS_1


“Seperti yang kau lihat.”


“Aku yakin kau bukan hanya pria biasa, apalagi murid biasa. Kau lebih dari itu!”


Gadis itu menatap tajam kepadaku, namun aku menghiraukannya. Lalu, dia mengoceh selama beberapa menit kedepan.


“Hei, jangan hiraukan aku!”


Bahkan setelah aku menghiraukan gadis ini. Dia masih bersikukuh meminta jawabanku.


“Iya, sebenarnya aku adalah penguasa planet ini. Aku sudah ada sejak zaman kuno, bahkan sebelum planet ini ada. Aku adalah aku.”


Sembari menanggapi ocegan gadis itu dengan candaan, aku menaruh perempuan berambut perak di tempat yang mudah terlihat.


“Omong kosong.”


Gadis itu terlihat kecewa mendengar jawabanku. Dia menatapku dengan marah. Mencoba membuat diriku tak nyaman.


“Baiklah, tugasku selesai.”


Setelah menaruh perempuan berambut perak itu di tempat yang mudah terlihat. Aku bergegas keluar dari ruang kelas kosong. Namun, sesaat aku memegang gagang pintu. Terdengar suara lemas tak berdaya dari belakangku.


“Si—siapa kamu?”


‘Gawat!’


Aku langsung menarik gagang pintu dan keluar dengan cepat. Sebenarnya aku ingin menggunakan teleportasi, tapi aku merasa itu akan berbahaya jika digunakan untuk berpindah di lingkungan sekolah.


Tak kusangka perempuan itu terbangun begitu cepat. Seharusnya aku lebih waspada. Lain kali aku akan lebih berhati-hati.


“Hei tunggu, kau akan membalas kebaikanku, kan?”


Gadis hantu kecil itu masih mengikutiku yang menjauh dari ruang kelas kosong.


“Tolong cari tulangku dan kuburkan dengan layak. Aku sudah lelah dengan kehidupan hantu ini.”


Gadis itu langsung melanjutkan ucapannya, dia terlihat sedih saat mengatakannya. Berhubung dia telah memberiku informasi, tentu saja wajib bagiku untuk membalas budi.


“Tenang saja, itu perkara yang mudah. Besok pagi aku akan membantumu.”


“Apa kau serius?”


“Untuk apa aku berbohong?”


“Terima kasih.”


Gadis itu tersenyum padaku. Aku dapat merasakan kelembutan senyumannya, sepertinya dia memang ingin segera bebas dari kehidupan hantu ini.


‘Mungkin aku akan memberinya sesuatu untuk mengubah hidupnya, entah dia menerimanya atau tidak. Itu tergantung keputusannya.’


Batinku dalam hati sembari memandang senyuman gadis itu.


Untuk mengungkapkan kesenangannya, gadis itu menceritakan kepadaku tentang hal-hal menarik yang pernah terjadi di sekolah. Bahkan dia mengetahui rahasia sekolah atau bahkan sisi gelap setiap orang yang ada di sekolah.


Ketika aku bertanya tentang kehidupannya sebelum jadi hantu. Gadis itu tidak ingat sepenuhnya kehidupan saat masih hidup. Dia hanya samar-samar mengingat penyebab kematiannya. Namun, dia mengatakan padaku bahwa dia adalah seorang petinggi di salah satu keluarga besar di luar sana.


Saat aku tanya dimana, dia hanya mengatakan di sebuah negara yang memiliki jenis pedang bernama 'Katana'. Seketika aku memikirkan satu negara, yaitu Negara Sakura. Namun, apakah aku percaya? tidak sepenuhnya sih, hanya aku jadikan pertimbangan saja.


Gadis itu terus bercerita di perjalanan menuju ke kelas. Setelah lingkungan menjadi semakin ramai, gadis hantu itu pamit pergi. Akupun kembali ke kelas dalam keadaan lega.


Kejadian hari ini sungguh tak terduga. Aku menantikan kejadian di masa depan yang akan datang. Tentu saja aku tidak melupakan tujuanku untuk hidup tenang. Hanya saja aku perlu sedikit bertindak untuk kedamaian hidupku.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2