
‘Huh, baiklah. Aku paham. Jadi, bisakah kita langsung saja membahas tiga hukum yang ingin ku pelajari?’
‘Sesuai kehendak Host.’
‘Hukum pertama yang ingin kupelajari adalah Hukum Ruang.’
‘Hukum Ruang [The Law of Space] berhasil dibuat.’
Sistem dengan cepat langsung membuat hukum yang kuinginkan. Akupun langsung mengatakan hukum selanjutnya.
‘Hukum kedua yaitu Hukum Waktu.’
‘Hukum Waktu [The Law of Time] berhasil dibuat.’
‘Yang terakhir adalah Hukum Tak Terkalahkan!’
‘...’
Lagi-lagi Sistem terdiam mendengar permintaanku, dia terlihat ragu-ragu untuk mengabulkannya.
‘Host sungguh licik. Lebih licik dari Sistem.’
Sistem terlihat kesal dengan permintaan terakhirku. Tapi, ini memang dalam rencanaku. Jika aku meminta Hukum Tak Terkalahkan di awal, maka dua permintaanku akan hangus seperti yang sebelumnya. Jadi, aku menang.
Aku hanya tersenyum menatap Sistem, menunggu respon darinya. Jika disetujui maka syukurlah, kalau tidak maka aku protes.
‘Anda menang Host, Sistem akan menyetujui permintaan terakhir Host tanpa syarat.’
‘Terima kasih Sistem.’
Kali ini aku tersenyum tulus kepada Sistem.
__ADS_1
‘Hukum Tak Terkalahkan [The Law of Invincible] berhasil dibuat.’
...[The Law of Space]...
...Hukum yang membuat Host dapat memanipulasi ruang yang ada disekitar tanpa harus mengeluarkan usaha, tidak memiliki efek samping. Host dapan berpindah ke segala tempat tanpa mengeluarkan keringat sedikitpun....
...Batas penggunaan: Tidak Ada...
...[The Law of Time]...
...Hukum yang membuat Host dapat memanipulasi waktu. Harap Host berhati-hati saat menggunakan hukum ini karena memiliki dampak yang sangat besar terhadap orang lain....
...Batas penggunaan: Tidak Ada...
...[The Law of Invincible]...
...Hukum yang membuat Host tak terkalahkan dalam wilayah tertentu. Dewa? Iblis? Kultivator? mereka hanyalah semut dihadapan Host....
‘Bagus! dengan tiga hukum ini, aku sudah tak terkalahkan di dunia.’
Aku menganggukkan kepala setelah selesai membaca deskripsi hukum. Ada sedikit kekaguman saat membaca hukum yang kupelajari.
‘Ngomong-ngomong, bukankah hukum [The Law of Invincible] terlalu hebat Sistem? Area berdiameter 100 meter dimana Host berdiri, berarti domain tak terkalahkanku dapat berubah-ubah sesuai dengan keberadaanku. Dengan kata lain bukankah aku tak terkalahkan?’
‘Apakah Host tidak mau? jika begitu—’
‘Eh, aku jelas mau. Kau tidak perlu terlalu serius Sistem.’
Aku tersenyum tipis membalas Sistem. Aku tak akan membahas hal ini lagi. Sistem sangat sensitif, jika hal yang menguntungkanku di hapus atau dikurangi, bukankah aku akan rugi? lebih baik diam jika menguntungkanku dan protes jika merugikanku.
‘Ini sudah lebih dari lima menit, apakah Host tidak mengusir hantu di depan Anda?’
__ADS_1
‘Oh iya!’
Aku segera mengalihkan pandangan ke tempat hantu itu berada, tapi sungguh di luar prediksi.
“Kemana hantu tadi?”
Aku menoleh ke arah Sistem, tapi Sistem hanya memberiku emoticon.
“^_^”
“Huh ... bisakah Sistem yang bijak memberitahuku dimana Hantu itu sekarang?”
“Dia telah pergi saat Host mengalami penderitaan sebelumnya.”
“Hah? mengapa dia pergi?”
Sistem diam tak menjawab. Akupun bergumam sendiri.
“Derajat manusia lebih tinggi dari hantu, mungkin kalimat itu benar. Hanya saja manusia tidak memahami kalimat tersebut dan terlalu bodoh karena takut dengan hantu.”
“Ding, selamat karena memahami arti dari kalimat tersebut. Mendapat 5.000 Poin.”
“Heh? bukankah aku juga pernah mengatakan itu di tutorial?”
“Tutorial adalah tutorial. Dunia nyata adalah dunia nyata. Kedua hal itu berbeda Host ^_^”
“Hah terserahlah, aku paham.”
Aku mengangguk paham mengenai maksud tersirat Sistem. Dengan kata lain jika aku mengungkapkan pemikiranku di dunia nyata tentang apa yang kupahami waktu di tutorial, maka aku akan mendapat hadiah dari Sistem.
“Hmmm ... karena masalahku sudah selesai, bisakah aku membuka hadiahku yang lainnya?”
__ADS_1
Bersambung