Diary Of Jianren

Diary Of Jianren
Bab 29 - Talent Cube Premium!


__ADS_3

Jumat, 28 Januari 2023.


Aku keluar diam-diam saat malam. Aku pergi menuju alamat yang telah aku tulis di surat yang kuberikan ke Xu Zhentian. Apakah dia menerima tawaranku atau tidak, itu terserah padanya.


Ketika aku sudah sampai di tempat pertemuan, aku melihat Xu Zhentian sedang berdiri di sana. Setidaknya dia sudah lebih baik dari kemarin.


“Jadi, kau sudah memilih untuk berubah?”


Aku langsung teleportasi di depannya. Dia sedikit melompat mundur saat melihatku. Lalu, dia menatapku dengan heran.


“Bagaimana kau bisa muncul di depanku?”


“Hanya trik kecil.”


Jawabku sembari tersenyum padanya. Xu Zhentian tidak bertanya apapun lagi, dia langsung menuju ke topik pembahasan.


“Aku sudah memutuskan untuk berubah. Jadi, apa yang akan kau lakukan padaku?”


“Eh, tunggu—kau dari SMA 8 Karta?”


Sebelum aku menjawab pertanyaan pertama, Xu Zhentian langsung melemparkan pertanyaan kedua dengan histeris.


“Kau benar, aku dari SMA 8 Karta. Ada masalah?”


“Kau murid tahun ke berapa?”


“Murid tahun ke-2.”


“Sial, apa aku tertipu?”


“Apa kau meremehkanku karena berada di sekolah dan umur yang sama?”

__ADS_1


Andaikan Xu Zhentian tau kalau aku sudah berumur lebih dari ratusan tahun.Dia mungkin sudah terkejut sampai pingsan. Hanya saja tutorial dari sistem tidak membuatku terlihat tua sedikitpun.


“Bagaimana bisa orang seumuran denganku membuatku berubah? takdir mempermainkaku...”


Xu Zhentian terlihat sedih dan kecewa. Namun, aku merasa dia yang sekarang lebih baik dari sebelumnya.


“Hei, lihatlah aku.”


Aku menyuruhnya melihatku. Lalu, dalam sekejap mata aku sudah berada di belakangnya.


“Bagaimana bi—”


Aku berpindah lagi ke depannya dengan jarak beberapa meter darinya. Xu Zhentian tercengang melihatku, dia seakan tidak percaya.


“Itu hanya trik kecil. Lihat ini!”


Swishhh.


Seketika beberapa pohon yang mengelilingi Xu Zhentian hancur menjadi berkeping-keping. Xu Zhentian yang melihat pemandangan itu hanya menatapku seakan tidak percaya.


“Apa kau sekarang paham?”


“A—aku paham.”


Xu Zhentian menjawabku sembari mengangguk. berulang-ulang. Wajahnya terlihat pucat. Apa mungkin dia ketakutan?


“Huff...tidak perlu ketakutan melihatku. Aku tidak akan menyakitimu teman.”


“Terima Talent Cube ini. Benda ini akan membuatmu menjadi lebih baik.”


Aku melemparkan [Talent Cube] premium kepada Xu Zhentian. Dia dengan panik menangkap [Talent Cube] itu. Lalu menatapku dengan heran.

__ADS_1


Ngomong-ngomong, mengapa aku bilang bahwa [Talent Cube] premium? sebenarnya itu karena tidak ada perjanjian sumpah setia kepadaku di dalam Talent Cube itu. Jadi, seseorang bisa menggunakan [Talent Cube] premium tanpa harus setia padaku.


Harganya mahal, setara dengan [Talent Cube]×4 biasa. Makanya aku memberi nama [Talent Cube] premium.


Mengapa aku memberikan [Talent Cube] premium kepada Xu Zhentian? tentu saja karena dia temanku di simulasi dunia ke-1. Aku berhutang budi padanya. Anggap saja ini adalah balasan untuk hutang budiku.


Aku juga telah memikirkan resiko dari memberikan benda itu padanya. Namun, kalian tenang saja. Aku sudah memikirkan hal ini dengan matang. Aku cukup menjelaskannya sampai sini.


“Bagaimana cara menggunakan benda ini?”


“Hancurkan saja dengan genggamanmu. Otomatis benda itu akan aktif sendiri.”


“Apa ada harga yang harus aku bayar dengan menggunakan benda ini?”


“Kau tidak perlu waspada terhadapku. Kau tidak perlu membayar benda itu. Anggap saja itu hutang budiku, teman.”


“Hutang budi?”


“Haishh...kau terlalu banyak bicara. Pakai aja itu, cepat!”


“Baiklah, tenang. Aku akan memakainya.”


Pada akhirnya Xu Zhentian menggunakan [Talent Cube] walaupun ada keraguan di hatinya. Menyadari keraguan itu, aku mencoba menenangkannya.


“Tenanglah dan pakai saja, teman. Aku bersumpah kau akan baik-baik saja.”


Aku mengucapkan dengan nada lembut dan penuh kejujuran. Xu Zhentian yang mendengar ucapanku hanya tersenyum.


“Baik, aku percaya padamu teman.”


BOOM!

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2