Diary Of Jianren

Diary Of Jianren
Bab 25 - Pembicaraan Singkat Dengan Yang Fan!


__ADS_3

Sabtu, 22 Januari 2023.


Pukul 07.00, kali ini aku pergi pagi-pagi bukan untuk bertemu teman, apalagi tunangan brengsek itu. Aku pergi untuk bertemu sepupuku dari Keluarga Yang.


“Kak Jianren sini!”


Sepupu memanggilku setelah aku sampai di tempat pertemuan, yaitu di daerah taman. Tempat dimana aku melihat Chu Feng pertama kali. Ngomong-ngomong, taman ini bernama Taman Timur. Tentu saja nama ini di ambil karena aku berada di Kota Karta bagian Timur.


Aku datang menghampiri sepupuku yang terlihat murung. “Mengapa wajahmu murung begitu?”


“Duduklah dulu Kak Jian.”


Akupun duduk disebelahnya, lalu dia melihat padaku dengan tatapan sedih. Aku ingin menghiburnya tapi tak tau masalah apa yang dia hadapi, jadi aku diam saja.


“Hiks...Aku tak mau bertunangan kak.”


Dia mulai berkata padaku dengan mata berkaca-kaca.


“Aku menolak memiliki istri seperti itu....”


“Tenanglah, lagipula kau masih SMA tahun pertama. Tidak mungkin keluarga memaksamu menikah dalam waktu dekat.”


Aku mulai menenangkan saudaraku, Yang Fan. Yang Fan adalah saudara laki-laki yang paling dekat denganku. Kami sering mengborol bersama dikala memiliki waktu luang. Kali ini dia bertemu denganku mungkin untuk membahas tunangannya.


“Tapi, tetap saja aku tak mau menikah dengannya kak!”


Aku terkejut Yang Fan meninggikan suaranya, baru kali ini dia bertingkah seperti ini.

__ADS_1


”Ahh, maaf kak. Aku tak bermaksud...”


“Tenanglah, aku paham...”


Aku mengangguk mendengar ucapannya. Lalu, aku menepuk pundaknya seraya berkata,“Ceritakan padaku masalahmu...”


“Jadi..."


Yang Fan mulai bercerita padaku tentang masalahnya. Aku mendengar cerita Yang Fan dengan serius.


Intinya dia mendapat informasi dari pacarnya bahwa tunangan Yang Fan bukanlah perempuan baik. Lalu, Yang Fan mencoba menyelidiki tunangannya tetapi tidak menemukan apapun. Dia menjadi putus asa dan gelisah.


“Mengapa pacarmu mengatakan bahwa tunanganmu bukanlah perempuan baik? seakan dia adalah perempuan yang baik atau mungkin lebih baik dari tunanganmu.”


Aku menanggapi cerita Yang Fan agak menohok. Aku sedikit kesal dengan orang yang merendahkan orang lain di depan orang lainnya.


“Itu hanya dari sudut pandangnu adikku. Terkadang cinta dapat membuat orang lain buta.”


“Tapi dia tak pernah berbohong padaku.”


“Lantas setelah kau menyelidiki tunanganmu, apa kau menemukan sebuah kejadian buruk yang diceritakan pacarmu itu? tidak, kan?”


“Mungkin aku saja yang belum menemukannya. Pasti perempuan itu lihai menyembunyikan sesuatu!”


“Haduh, cinta sudah membutakanmu adik.”


Aku menepuk jidatku. Adikku yang selama ini berpikir cerdas dan berhati-hati, tidak kusangka ada kalanya menjadi bodoh.

__ADS_1


“Kau begitu membela tunanganku kak. Memang kau tau dia siapa?”


‘Hehehe, bodoh jika aku tidak tau siapa tunanganmu dalam tutorial simulasi dunia.’


“Tunanganmu dari Keluarga Yan, Yan Qing. Aku benar, kan?”


“Bagaimana Kak Jianren bisa tau?”


“Aku sudah menyelidiki masalah Keluarga Yang. Siapa tunanganmu hanyalah informasi sampingan yang aku dapatkan.”


Aku memegang dagu sembari tersenyum angkuh. ‘Ini hanyalah masalah kecil, aku tau semuanya!’


“Lalu, Kak Jianren sudah menyelidiki tunanganku?”


“Apa kau begitu penasaran adik?”


“Tolong beritahu aku kak!”


“Semua informasi tidak dapat didapatkan secara gratis, apa yang bisa kau bayarkan padaku?”


“Harus bayar kak?”


Yang Fan menatapku dengan murung, dia tampak sedih.


“Heh, aku hanya bercanda. Untuk saudaraku informasi ini gratis.”


Lalu, aku mulai mengatakan pada Yang Fan mengenai apa yang aku tau tentang tunangannya Yan Qing. Tidak lupa untuk memberinya peringatan mengenai pacarnya itu.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2