
“Tenanglah teman, lepaskan dia dulu.”
Xu Zhentian menahan pukulan yang akan aku berikan kepada pria itu. Akupun kembali bersabar. Hanya saja, ketika melihat pemberitahuan dari sistem mengenai perubahan bumi yang menjadi lebih singkat, hatiku terasa sakit.
...[Misi Utama]...
...Nikmati waktu luang Host di dunia yang belum berubah ^_^...
...Perubahan Bumi I: 3 Bulan...
‘Sudahlah, tidak ada yang bisa aku lakukan.’
“Terima kasih, teman.”
“Tak masalah.”
Aku beranjak berdiri dari tubuh pria itu. Membersihkan pakaianku dengan tangan layaknya ada debu, tapi sebenarnya pakaianku tetap bersih karena ini bukan set biasa. Aku hanya melakukan hal itu untuk pengalihan saja.
Pria yang tadi aku tinju juga mulai berdiri, dia memegang wajahnya yang terlihat menahan rasa sakit dari pukulanku tadi. Tanpa basa-basi aku langsung menyembuhkannya dengan The Law of Time. Mungkin lebih tepatnya adalah mengembalikan kondisi tubuh pria itu sebelum aku pukul.
“Kenapa?”
Pria itu melihatku dengan kebingungan. Orang yang tadi menghajarnya hingga babak belur, lalu menyembuhkannya. Bukankah itu terlihat aneh?
“Tidak ada gunanya aku marah padamu. Nasi sudah menjadi bubur. Daripada membuatmu kehilangan nyawa, sebaiknya aku mengambilmu sebagai rekan. Bertanggung jawablah atas perbuatanmu.”
__ADS_1
“Tunggu, memang apa kesalahanku?”
Pria itu menatapku dengan heran. Kebingungan yang sebelumnya tampak samar, sekarang semakin terlihat jelas.
”Aku juga tak begitu paham dengan tindakanmu, teman. Kenapa kau begitu marah kepadanya?”
Xu Zhentian juga menatapku dengan heran. Dia yang dari tadi berdiri di sampingku dengan penuh tanda tanya mulai tidak sabar menunggu jawaban dariku.
“Pakailah ini dulu.”
Aku melemparkan token yang sama seperti milik Xu Zhentian kepada pria itu. Pria itu dengan panik menangkap token yang aku lempar, lalu menatapku seakan bertanya 'Bagaimana cara menggunakannya?'.
“Ucapkan 'HV' dalam hati atau langsung. Maka kau tau efeknya.”
“HV!"
Seketika sebuah jubah telah terpasang ke pria itu. Jubah miliknya sama seperti milik Xu Zhentian. Dia melihat kejadian itu dengan takjub.
“Bagaimana bisa?”
“Hahaha, kau tidak perlu terkejut. Bersama dengan temanku ini pasti ada hal-hal menarik yang terjadi. Ini hanyalah sebagian kecil dari trik temanku.”
Xu Zhentian berusaha mengakrabkan diri dengan pria itu. Aku masih tetap diam mengawasi tingkah laku pria itu.
“A—aku mengerti...”
__ADS_1
Pria itu mengangguk paham, lalu Xu Zhentian berbasa-basi dengan pria itu. Sedangkan, aku masih mengobservasi dirinya serta keadaan sekitar.
“Hei, bukankah sudah seharusnya kau menjelaskan kepada kami tentang apa yang terjadi?”
Beberapa menit berlalu, Xu Zhentian mulai bertanya kepada dengan tidak sabar. Aku hanya menghela napas, lalu berkata, “Pria itu hanya dimanfaatkan oleh seseorang untuk mempercepat rencana mereka.”
“Aku hanya dimanfaatkan? tidak mungkin!”
Pria itu terlihat syok dengan ucapanku. Namun, aku berusaha menyakinkannya.
“Darimana kau belajar semua kemampuanmu itu?”
“Aku mendapatkannya sendiri.”
Jawab pria itu mantap, dia seakan yakin dengan jawabannya. Aku hanya tersenyum remeh mendengar jawaban pria itu.
“ Silent Step dan Fortitude adalah skill yang kau dapatkan sendiri dan aku percaya itu. Tapi, skillmu yang satunya, siapa yang memberikannya?”
“Sudah aku bilang, itu aku dapatkan sen—”
Perkataannya terpotong seakan mengingat sesuatu. Wajahnya menjadi gelap seakan menyadari sesuatu.
“Aku—aku mendapatkan skill itu dari seorang kakek tua...”
Bersambung
__ADS_1