Dijodohkan Dengan Santri

Dijodohkan Dengan Santri
Modus


__ADS_3

"Emang bilang lo gue itu dosa ya? " Tanya gavin.


"Enggak sih" Jawab karina.


Setelah acara selesai karina langsung di antar mama nya ke salah satu kamar di hotel tersebut.


"Ihh mamahh karina mau pulanggg besok karina mau sekolah" Kata karina yang memohon untuk pulang.


"Sayang kamu tidur disini ya mama ngantuk banget kalo kamu butuh sesuatu,kamar mama ada di sebelah sana" Tutur mama karina sembari menunjuk salah satu kamar hotel tersebut.


"Yaudah deh, karina mau tidur dulu" Ucap karina pasrah dan langsung pergi memasuki kamar hotel.


"Oh mungkin si gavin sama gue pisah kamar" Gumam karina senang karena tidak melihat keberadaan gavin di kamar tersebut.


"Kata siapa aku sama kamu pisah kamar? " Tanya gavin yang tiba tiba berada di belakang karina.


"Ehhh ayam fany terbang ke panci kaila" Ucap reflek karina karena terkejut gavin yang tiba tiba berada di belakang nya.


Gavin yang melihat ekspresi lucu karina hanya tertawa.


"Hahaha lucu banget si lo kalo lagi kaget" Kata gavin sembari tertawa.


"Ga lucu" Cetus karina dan pergi ke kamar mandi.


.......


"Ihhh gavin lo tidur di sofa kek gue males satu ranjang sama cowo" Cetus karina sembari mendorong tubuh gavin agar pergi dari kasur.


"Apaan sih sayang aku ngantuk" Kata gavin sembari duduk.


"Pergi"


"Ga"


"Pergi vin"


"Enggak"


"Ihh vin pergiiiiii"


Cup gavin mencium pipi karina sekilas dan melanjutkan tidurnya.


Karina yang mendapatkan perlakuan seperti itu dari gavin kaget se kaget mungkin sampai arwah dia ingin melayang.


"Eh lo melakukan pelecehan ke gue" Kata karina sembari memegang pipi nya.


"Pelecehan apa sih sayang kita kan udah halal" Ucap gavin.


"Pokonya-"


Karena tidak ingin berdebat gavin langsung menarik karina ke pelukan nya dan berkata.


"Udah ayo tidur sebelum gue terkam lo idup idup" Ucap gavin dengan suara berat dan membuat karina merinding.

__ADS_1


"Buset dah kenapa jantung gue senam zumba ya" Batin karina saat berada di pelukan gavin.


Dan akhirnya mereka tidur dalam keadaan berpelukan.


"Sayangg ayo bangun sholat subuh" Kata gavin sembari mengusap rambut istrinya itu.


"Apaan sih vin subuh subuh bangunin gue" Gumam karina setengah sadar.


"Ayo sholat subuh sayang kamu mau masuk neraka hm? " Tanya gavin.


"Kali ini aja deh gue ga sholat mager" Gumam karina.


"Gaada penolakan cepetan ambil Wudhu dan sholat aku jadi Imam nya cepat! " Tegas gavin sembari menarik selimut istri nya.


"Iya iya gue bangun nih berisik banget"Cetus karina kesal sembari berjalan ke arah kamar mandi.


Gavin yang melihat kelakuan istrinya itu hanya bisa menggelengkan kepala nya dia harus butuh kesabaran yang sangat sangat sangat besar untuk menghadapi istri nya itu.


Mereka pun sholat subuh berjamaah bersama.


"Mau ngapain? " Tanya gavin ke karina hendak menuju kasur.


"Mau tidur" Jawab karina sembari merebahkan tubuh nya ke kasur.


"Ga boleh, ayo sini kita pacaran halal" Kata gavin sembari menarik karina ke pangkuan nya.


"Apaan sih lo gue ngantuk banget nih" Cetus karina kesal dan duduk di sofa.


"Sayangg kamu udah mengakhiri hubungan kamu sama pacar kamu? " Tanya gavin lembut.


"Sekarang juga aku mau kamu putusin pacar kamu" Tutur gavin.


"Siapa lo ngatur ngatur gue? " Tanya karina yang tidak Terima hidup nya di atur atur.


"Sayang,kamu itu udah jadi istri aku ga baik seorang wanita yang sudah menikah mempunyai hubungan dengan lelaki yang bukan mahramnya" Jelas gavin dengan nada lemah lembut.


Entah kenapa seorang karina Queensha yang sangat susah di atur bahkan keras kepala yang sudah stadium akhir yang selalu saja membuat orang tuanya,temannya dan juga guru guru di sekolah nya depresot tiba tiba saja menjadi luluh dengan perkataan gavin seorang pria yang baru dia kenal dan sudah resmi menjadi suami nya.


"Iya iya nih sekarang juga gue putusin pacar gue di depan lo" Kata karina sembari mengirim sebuah pesan ke arga.


Gavin yang melihat karina mengirimkan pesan ke arga bahwa dia ingin putus tersenyum dan mengacak acak lembut rambut karina.


"Gitu dong sayang" Kata gavin sembari mengacak acak rambut karina dan menarik hidung karina.


"Apaan sih lo, gua curiga nih lo itu sebenarnya pakboy yang berkedok santri" Tuduh karina dan membuat gavin istigfar.


"Kamu ini jangan ngawur sayang" Kata gavin sembari menarik pipi karina.


"Ihh lu mahh" Cetus karina kesal


"Kamu tuh ya udah punya aku jadi gausah genit sana sini" Kata gavin dan mendapatkan tatapan tajam dari karina.


"Kenapa hm ga suka ayo sini gelud" Tutur gavin.

__ADS_1


"Apaan sih ga jelas banget si lo" Cetus karina kesal.


"Iya aku tau hubungan kita tuh emang ga jelas tapi kalau aku cinta banget banget sama kamu tuh udah jelas banget" Ucap gavin sembari tersenyum manis sehingga memperlihatkan lesung pipi nya.


Karina yang pertama kali melihat senyuman gavin karinapun terpana dan jantung nya sudah tidak normal lagi karena perbuatan gavin.


"Udah uda sana mandi ini perlengkapan sekolah kamu udah di siapin mama" Suruh gavin.


"Iya" Kata karina paham dan pergi menuju kamar mandi.


"Kamu kebawah aja dulu sarapan nanti aku nyusul" Ujar gavin dan diangguki karina dan karina.


"Hay mah, mih, pa, yah" Sapa karina ke orang tuanya dan mertua nya sembari duduk bersama.


"Lho kok sendiri nak gavin nya kemana? " Tanya mama karina sembari melihat ke sekeliling.


"Kak gavin masih mandi mah" Jawab karina berusaha untuk bersikap anggun di depan mertua nya.


"Kamu mau sekolah nak? " Tanya mami gavin saat menyadari karina berseragam sekolah.


"Iya mih" Jawab karina sembari tersenyum.


"Assalamu'alaikum semuanya" Sapa gavin sembari duduk di samping karina.


"Wa'alaikumsalam" Jawab mereka bersamaan.


"pah motor gavin udah di antar kah? " Tanya gavin sembari makan.


"Udah nak kamu bisa nganter karina pakai motor sport kamu" Jawab papa gavin.


Selesai makan gavin dan karina langsung berpamitan ke orang tua mereka.


"Peluk nanti jatuh" Suruh gavin.


"Modus" Cetus karina sembari memeluk gavin.


"Modus sama istri sendiri masa ga boleh" Kata gavin.


"Udah ayo jalan" Suruh karina karena dia males memulai paginya yang cerah ini dengan berdebat.


Saat sampai di depan gerbang sekolah tentu saja gavin dan karina menjadi pusat perhatian semua orang karena pertama kali nya seorang karina yang sangat cantik bahkan karina termasuk siswi paling populer dan sangat cantik di sekolah nya tetapi orang orang sering menyebut karina badgirl karena sikap nya yang sudah sangat stadium akhir.


Karina menjadi pusat perhatian karena ini pertama kali nya dia berboncengan bersama cowo dan ini juga pertama kali nya karina mendadak jadi anggun dan berpakaian rapi.


.


.


.


.


Hay semua nya jangan lupa Like, Komen,dan Vote yah!.

__ADS_1


Biar author semangat buat nulis dan up nya😼


__ADS_2