
"Iya gapapa kok" Ucap gavin sembari tersenyum.
Setelah selasai makan karina dan gavin pun langsung segera pulang.
Sesampainya di rumah.
"Nanti mau ke rumah bunda dan papa? " Tanya gavin.
"Ada acara apa? " Tanya karina.
"Gaada sih, bunda nyuruh kita dateng untuk makan malam bersama" Jawab gavin.
"Oh yaudah" Ucap karina.
Mereka pun kembali sibuk dengan kegiatan mereka masing masing.
"Gavin dimana ya? " Gumam karina mencari keberadaan gavin.
Karina pun mencari gavin ke kamar nya tetapi tidak menemukan gavin disana dan lalu karina pun mencari gavin ke taman belakang.
"Mana sih tu gavin" Gumam karina sembari menuju ke taman belakang.
Saat sudah berada di taman belakang rumah mereka karina melihat gavin yang sedang bermain basket sendirian.
"Ohh ternyata disini" Gumam karina.
Karina pun memperhatikan gavin yang sedang fokus berlatih bermain basket.
Karena sudah merasa kelelahan gavin pun berhenti bermain basket.
"Nih air" Ucap karina sembari memberikan botol minuman ke gavin.
"Lho sejak kapan kamu disini? "Tanya gavin sedikit terkejut dengan kehadiran karina yang dari tadi tidak ia sadari.
"Udah lama"Jawab karina.
"Ada apa kok kayak nyariin aku? " Tanya gavin ke karina.
"Gaada cuman bosen aja" Jawab karina.
"Gimana by one main basket sama aku? " Tawar gavin.
"Emm kayak itu seru, ayo" Ujar karina sembari mengambil bola basket dari tangan gavin.
"Ehh belum mulai"Tegur gavin ke karina yang sudah memulai pertandingan mereka.
"Ga peduli" Ucap karina sembari menjulurkan lidahnya.
"Dasar kamu" Ucap gavin menggeleng kan Kepala.
Mereka pun by one basket hingga karina kelelahan.
"Udah deh nyerah ngaku kalah aku" Ucap karina menyerah karena sudah kelelahan.
"Yasudah sana siap siap biar kita kerumah bunda" Ucap gavin menyuruh karin untuk bersiap siap.
"Oke" Jawab karina sembari pergi meninggalkan gavin.
Karina pun segara pergi ke kamar nya untuk bersiap siap begitu juga gavin.
"Oh iya gua kan mau ketemu bunda jadi pakaian nya harus sopan" Gumam karina sembari mencari pakaian di lemari nya.
"Akhirnya ketemu juga nih gamis" Ucap karina yang akhirnya menemukan gamis yang di berikan oleh mama nya sebagai hadiah pernikahannya.
__ADS_1
"Pakai hijab ga ya? " Gumam karina berpikir.
"Pakai aja deh biar sopan" Gumam karina.
Setelah selesai dandan karina pun langsung turun ke bawah untuk menemui gavin.
"Aku cantik ga pakai hijab ini? " Tanya karina ke gavin.
"MasyaAllah kamu mah selalu cantik apa lagi kalau menutup aurat gini" Ucap gavin memuji karina sembari tersenyum.
Mendengar pujian dari gavin karina pun salting dan mengalihkan pandangan nya.
"Yaudah yuk berangkat" Ucap karina salting sembari meninggal kan gavin dan menuju ke mobil.
Gavin yang melihat kelakuan karina merasa gemas dan dia segara menyusul karina yang sudah berada di mobil.
"Kok aku di tinggalin? " Tanya Gavin ke karina.
"Kamu nya aja yang kelamaan" Cetus karina yang masih salting.
"Yaudah deh serah kamu" Ucap Gavin mengalah.
Dan Gavin pun segera melajukan mobilnya ke rumah bunda dan papa nya.
"Arga masih gangguin kamu? " Tanya Gavin ke karina sembari melirik karina. .
"Ya begitulah dia setiap hari ganti nomor buat nelpon aku" Jawab karina.
"Kamu mau ganti nomor? " Tanya Gavin sembari fokus menyetir.
"Kayak nya gausah, soalnya nanti ribet karena banyak keperluan di nomor itu" Jawab karina.
"Kalau gitu kamu ga papa kan? " Tanya Gavin memastikan keadaan karina.
"Yaudah nanti aku akan bilang sama arga buat ga gangguin kamu lagi" Ucap Gavin.
"Gausah nanti kalian malah berantem kayak kemaren" Ucap karina menolak.
"Biar nanti aku aja yang urus" Ucap karina menyakinkan Gavin.
"Oke deh" Ucap Gavin.
"Ini ke rumah bunda tangan kosong aja ga bawa apa gitu kek? " Tanya karina ke gavin.
"Oh iya juga ya baru inget" Kata gavin.
"Bunda suka nya apa? " Tanya karina.
"Kalau bunda dia ga milih milih tapi bunda paling suka sama buah buahan" Jawab gavin.
"Yasudah gimana kita beli dulu buah baru ke rumah bunda" Ujar karina dan diangguki gavin.
Mereka pun langsung menuju toko buah.
Setelah sampai di toko buah karina dan gavin langsung memilihkan buah untuk bunda clara.
"Bunda suka buah naga? " Tanya karina ke gavin.
"Kalau buah naga itu kesukaannya papa" Jawab gavin.
"Gimana kalau semangka? " Tanya karina.
"Mamah ga terlalu suka semangka" Jawab gavin.
__ADS_1
"Gimana kalau durian? " Tanya karina.
"Nanti bau" Jawab gavin.
"Gimana beli apel? " Tanya karina
"Gasuka"Jawab gavin dan membuat karina kesal.
"Yaudah deh pilih sendiri" Ucap karina kesal.
"Iya iya maaf, beli aja semuanya nanti aku bayar" Ucap gavin.
"Ga mau beli aja sendiri" Ucap karina sembari meninggal kan gavin dan memutuskan menunggu gavin di luar toko.
"Ngambek deh dia" Ucap gavin gemas dengan karina.
"Lama banget sih milih buah doang" Gumam karina kesal karena gavin belum selesai juga.
Karina pun melihat ke sekeliling jalan dan melihat seorang nenek sedang berjualan gorengan di depan ruko yang sedang tutup.
Nenek tersebut duduk dengan beralasan kardus dan juga gorengan di tempat nya.
Keaadaan nenek tersebut menarik perhatian karina dan karina pun memutuskan untuk menghampiri nenek tersebut.
"Hai nek, gorengan nya masih ada? " Tanya karina sembari jongkok.
"Masih non" Jawab nenek tersebut sembari tersenyum.
"Aku mau dong nek, semua nya ya nek" Ucap karina sembari tersenyum manis ke nenek tersebut.
"Beneran non? " Tanya nenek tersebut sedikit kaget karena karina ingin memborong gorengan nya.
"Iya dong nek" Ucap karina sembari tersenyum.
"Alhamdulillah ya Allah, makasih ya non" Ucap nenek tersebut berterimakasih ke karina sembari membungkus gorengan ke plastik .
"Iya nek sama sama, nenek anak nya pada kemana? " Tanya karina penasaran.
"Anak saya sedang kerja dan sudah menikah di luar kota nak, sebenarnya dia tidak mau saya berjualan tetapi saya tidak ingin merepotkan nya jadi saya berjualan" Jelas nenek tersebut sembari tersenyum.
"MasyaAllah semoga rezeki nenek lancar selalu ya nek dan semoga nenek di beri kesehatan selalu" Ucap karina sembari tersenyum.
"Iya non Terima kasih" Ucap nenek tersebut sembari tersenyum.
"Iya nek sama sama, semuanya totalnya berapa nek? " Tanya karina sembari mengambil dompet nya dari tas mini nya.
"50 ribu saja non" Jawab nenek tersebut.
"Nih nek" Ucap karina memberikan uang sebanyak 2 juta ke nenek tersebut.
"MasyaAllah non ini kebanyakan 50 ribu saja" Ucap nenek tersebut menolak.
"Tidak apa apa nek ambil saja anggap saja ini rezeki nenek" Ucap karina sembari memberikan uang tersebut ke tangan nenek tersebut.
.
.
.
.
Hay semua nya jangan lupa Like, Komen,dan Vote yah!.
__ADS_1
Biar author semangat buat nulis nya😼